Waktu Posting : 13-05-2016 05:29 | Dibaca : 1880x
17-06-2020 14:04
Setelah diberlakukannya di rumah saja, kini pihak pemerintah mulai memberlakukan fase new normal meskipun pandemi covid-19 belum hilang. Masyarakat kini sudah mulai bia beraktivitas kembali di luar rumah. Namun menjalankan aktivitas di luar rumah di tengah pandemi covid-19 ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Oleh sebab itulah sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh agar daya tahan tubuh tetap terjaga.  Tetap berolahraga di rumah  Agar tubuh tetap sehat serta memiliki daya tahan tubuh yang kuat, lakukan olahraga di rumah. Cukup melakukan olahraga ringan sekitar 30-60menit seperti dengan berlari menggunakan treadmill atau angkat beban dengan dumbell. Atau bisa juga dengan melakukan olahraga yoga agar tubuh tidak kaku sesudah bekerja seharian.  Masak makanan sehat  Mengkonsumsi makanan sehat dapat meningkatkan kesehatan tubuh. Cobalah untuk memasak makanan sendiri dengan memenuhi kebutuhan karbohidrat, protein dan kebutuhan serat dengan konsumsi sayur juga buah. Bila perlu tambahkan suplemen penambah daya tahan tubuh agar dapat menunjang aktivitas yang dilakukan di luar rumah.  Lakukan me time  Melakukan aktivitas di luar rumah di tengah pandemi covid-19 mungkin dapat menimbulkan stres. Dan stres ini akan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh yang kemudian dapat menyebabkan sakit. Lakukan hal-hal yang dapat membuat perasaanmu merasa senang. Seperti mendengarkan musik relaksasi, membaca buku dan lain sebagainya.  Jagalah kebersihan  Hal penting lainnya yang perlu dilakukan agar tubuh tetap sehat ketika beraktivitas di luar rumah adalah menjaga kebersihan. ketika mandi sebaiknya gunakan sabun anti bakteri. Kandungan anti bakteri dapat memberikan perlindungan dari kuman penyebab penyakit. Selain itu gunakan masker pada saat keluar rumah. Â
13-07-2014 07:14
Bila Anda menuliskan seluruhnya rutinitas yang teratur Anda kerjakan tiap-tiap hari, pastilah ada berbagai rutinitas jelek, beberapa hal bodoh yang semestinya tak Anda kerjakan lantaran beresiko jelek pada kesehatan. Rutinitas jelek memanglah jadi “menyenangkan” namun berbuntut merugikan. Tersebut penyebab saat ini Anda mesti berkemauan untuk menghentikan beberapa hal yang merugikan kesehatan Anda sendiri, beberapa hal seperti dibawah ini : Bangun kesiangan serta begadang Ini ialah rutinitas yang bakal menguber Anda. Badan kita menuntut istirahat tidak cuma untuk berperan dengan baik, tetapi pula untuk melindungi berat tubuh terus ideal. Baca juga : Rahasia Sukses Turunkan Berat Badan Membiarkan badan dehidrasi Ini sungguh keterlaluan. Membiarkan badan kekurangan cairan badan bakal mengakibatkan kelesuan, sakit kepala, kram otot, kedinginan, serta gelisah. Umumnya kita minum cuma waktu terasa haus, walau sebenarnya waktu Anda haus sesungguhnya Anda telah alami dehidrasi sebesar dua %. Bawalah senantiasa botol minuman untuk membiasakan diri minum air semakin banyak. Mengemil malam hari Waktu Anda kelelahan sesudah kerja seharian, Anda bakal gampang tergoda mengemil makanan yang tak sehat serta makan terlalu berlebih. Anjuran untuk ini, minumlah satu gelas besar air putih serta beri badan Anda istirahat yang cukup. Melupakan sarapan Satu dari delapan orang dewasa melupakan sarapan. Umumnya dari kita juga berasumsi itu hal remeh serta memiliki pendapat, “Kalau saya tak mempunyai saat untuk bikin sarapan yang komplit, tambah baik tak usah sarapan. ” Ini pikiran yang salah. Sarapan sehat tak mesti suatu hal yang wah atau mahal. Buah-buahan fresh, sereal, roti gandum serta oat telah amat menyehatkan. Melakukan latihan fisik yang itu-itu saja Bila Anda melakukan olahraga yang sama tiap-tiap hari, badan Anda pada akhirnya bakal punya kebiasaan dengan kebiasaan itu. Buat pergantian. Tingkatkan kecepatan, lebih intensitas, serta coba suatu hal yang baru. Baca juga : Asupan Vitamin dan Mineral Pengaruhi Kinerja Otak Tak memakai SPF Melanoma ialah kanker kulit yang paling kerap berlangsung pada wanita. Beberapa orang yang malas memakai tabir surya, serta jikalau gunakan cuma memoleskan ala kandungannya. Panduan memakai tabir surya, fokuslah pada satu per satu ruang badan Anda serta yakinkan jangan sempat ada yang tak teroleskan. Berikan di bagian badan, bukan hanya pada tangan Anda, supaya cream tabir surya bisa rata. Membawa tas yang terlampau berat Persoalan pertama, Anda membawa terlampau banyak beberapa barang yang tak utama ; ke-2, kita menanggung beban dari tas di satu bahu yang mengakibatkan tidak seimbangan serta menyebabkan persoalan kesehatan pada leherm bahu, serta punggung. Pilihan sehat, gunakanlah tas yang lebih kecil serta bawalah cuma barang yang utama, atau belilah tas jenis cross-body. Melakukan diet asal-asalan Diet asal-asalan atau konsumsi pil diet ialah persoalan serius yang dapat beresiko negatif waktu Anda jadi tambah umur. Pemecahannya, temukanlah makanan sehat apapun yang sesuai sama untuk keadaan Anda, jauhi konsumsi makanan atau minuman paket, makanan terproses, serta gula.
23-02-2016 06:17
Pakaian merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia, selain sebagai pelindung tubuh pakaian juga dapat mempercantik penampilan pemakainya. Pakaian meliputi baju (sebagai atasan) dan celana (sebagai bawahan). Celana merupakan salah satu jenis pakaian yang berfungsi menutup pinggang sampai mata kaki atau hanya menutup hingga lutut atau paha. Seiring perkembangan zaman, dunia fashion pun juga mengalami perkembangan. Banyak model pakaian bermunculan, perkembangan model pun mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Munculnya beragam model tersebut menjadi salah satu usaha yang dilakukan oleh para desainer dalam memberikan penampilan yang semakin menarik untuk masyarakat. Beberapa pakaian pun kemudian menjadi trend dan digandrungi oleh sebagian besar masyarakat, salah satunya adalah celana ketat (legging) atau pun jins ketat. Baca juga : Apakah LGBT Itu Penyakit atau Bukan? Celana ketat (legging) adalah celana yang di desain sesuai bentuk tubuh pemakainya atau disebut dengan press body. Beberapa wanita beranggapan bahwa menggunakan celana ketat jauh lebih nyaman dibandingkan memakai rok. Bukan hanya wanita ternyata model celana ketat juga digandrungi oleh kaum lelaki. Akan tetapi, jika dilihat dengan jeli penggunaan celana ketat terutama yang berbahan jins, sebenarnya justru mempersulit penggunanya dalam mengenakan serta melepasnya. Selain itu, ternyata celana ketat juga memiliki bahaya lain bagi kesehatan. Apa saja bahayanya, mari kita simak penjelasannya di bawah ini. Bahaya Menggunakan Celana Ketat (Legging) Sirkulasi darah tidak lancar dan menimbulkan penyumbatan. Menggunakan celana ketat (legging) dapat menimbulkan sirkulasi darah jadi terhambat dan terjadi penyumbatan. Hal tersebut karena pembuluh darah kuhususnya di bagian selangkangan, paha serta organ disekitarnya mengalami penekanan. Sirkulasi yang terhambat pada bagian kaki tersebut biasanya disebut dengan varises. Akibat yang ditimbulkan antara lain, darah yang membeku serta dapat menimbulkan pembengkakan. Menjadi pemicu terjadinya kemandulan. Pada wanita, penggunaan celana ketat (legging) dalam jangka waktu yang panjang dapat menimbulkan gangguan reproduksi hingga mengalami kemandulan. Hal tersebut dapat terjadi karena tumbuhnya jamur di sekitar organ intim atau organ reproduksi yang kemudian berpengaruh pada prooduktivitas sel telur yang menyebabkan terjadinya kemandulan. Bukan hanya itu saja, pada beberapa kasus juga terjadi gatal-gatal, flek serta keputihan, hingga terjadi iritasi pada area vagina. Mengalami masalah pada saraf. Penggunaan celana ketat dalam jangka waktu yang lama atau panjang, akan menyebabkan penyakit neuritis. Penyakit neuritis tersebut berasal dari saraf pada bagian paha luar atau disebut dengan sindrom Bernhardt, tidak jarang pemakai celana ketat juga mengalami nyeri hingga kesemutan bahkan mati rasa. Beberapa ahli di bidang kesehatan telah berulang kali memberikan peringatan khususnya pada wanita mengenai bahaya pemakaian celana ketat. Karena wanita jauh lebih rentan mengalami gangguan saraf. Akan tetapi, jika peringatan tersebut diabaikan, maka hal buruk yang mungkin terjadi adalah deformasi kerusakan saraf dan tubuh. Merusak kulit. Menggunakan celana ketat yang press body tentu akan menyebabkan kulit pemakainya jadi lebih sering bergesekan dengan celana yang digunakan. Hal tersebut membuat kulit akan mengalami masalah kerusakan hingga masalah serius seperti infeksi kulit dan muncul ruam-ruam pada kulit. Biasanya infeksi tersebut muncul di sekitar paha, apalagi jika bahan celana terbuat dari bahan yang kasar. Infeksi saluran kemih. Diungkapkan oleh dr. Hilarry Jones dari TENA Brand Ambassador bahwa menggunakan celana ketat dalam jangka panjang akan menyebabkan infeksi saluran kemih. Jika hal tersebut terjadi, maka kandung kemih menjadi terlalu aktif atau mengalami kelemaham. Pada pria, banyak kasus yang terjadi seperti testis yang rentan terkilir. Menimbulkan iritasi dan jamur. Penggunaan celana ketat, khususnya di Indonesia yang memiliki iklim tropis akan menimbulkan iritasi, menyebabkan kelembaban, dan muncul jamur. Keringat yang terlalu banyak tersebut menjadikan jamur lebih mudah berkembang. Hal yang biasanya akan terjadi adalah gatal-gatal pada kulit. Jamur yang biasanya muncul diantaranya, jamur kurap dengan gejala gatal serta muncul benjolan merah, jamur kandida dengan gejala gatal dan basah, serta jamur panu dengan gejala timbul bercak berwarna putih dan coklat. Meninggalkan bekas hitam. Pada awalnya mungkin pengguna celana ketat akan merasakan radang ringan. Akan tetapi, jika proses tersebut terjadi dalam jangka waktu lama, maka akan muncul bercak hitam di daerah pangkal paha. Bercak hitam tersebut akan hilang dengan sendirinya jika telah berhenti memakai celana ketat. Namun bekas hitam tersebut tidak akan mudah dihilangkan, memerlukan waktu yang cukup lama. Menurunkan produksi sperma. Untuk para pria, menggunakan celana ketat dalam jangka waktu yang panjang berakibat pada produksi sperma. Produksi sperma akan menurun, seharusnya produksi sperma pada saat-saat normal adalah sekitar 60 juta per mililiter, karena menggunakan celana ketat sehingga menurunkan produksi sperma menjadi kurang lebih 20 juta per mililiter (jika menggunakan celana ketat secara rutin dan lama). Menyebabkan penyakit paresthesia. Penyakit Paresthesia merupakan penyakit yang menyebabkan penderitanya merasa kesemutan dan merasa kepanasan hingga seperti merasa terbakar. Hal tersebut karena aliran darah yang tidak lancar sebagai salah satu akibat buruk dari penggunaan celana ketat. Penyakit ini biasanya menyerang bagian pinggul dan paha. Mengganggu kerja usus. Menurut seorang internis yang berasal dari Stamford Connecticut dr. Octaviano Bessa, mengungkapkan penggunaan celana ketat dapat mengganggu atau menimbulkan hambatan pada mobilitas usus. Hal tersebut menimbulkan rasa sakit pada bagian perut setelah dua hingga tiga jam setelah makan serta merasakan rasa tidak nyaman. Sesak nafas. Ternyata pemakaian celana ketat juga dapat menimbulkan sesak nafas, hal tersebut karena sirkulasi darah yang terhambat atau tidak berjalan lancar. Akibat paling parah dari sesak nafas ialah mengalami pingsan atau tidak sadarkan diri. Menyusahkan diri sendiri. Hal tersebut karena memakai dan melepas celana ketat sangat menyusahkan penggunanya. Berkeringat pada bagian paha dan sekitarnya dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada pemakainya, serta menimbulkan beberapa penyakit-penyakit yang telah disebutkan di atas. Baca juga : Tips Keramas Benar dan Sehat Bahaya Menggunakan Jins Ketat Menurut ahli bedah Keren Boylem dari Greator Bltimore Medical Center (USA), penggunaan jins ketat dapat memicu penyakit meralgia paresthetica. Penyakit tersebut merupakan suatu kondisi dimana sesuatu (dalam hal ini celana jins ketat) mermas saraf yang melewati paha luar serta mengakibatkan rasa terbakar, kesemutan dan mati rasa. Pemakaian jins ketat tersebut diyakini oleh ahli bedah dapat menimbulkan tekanan yang konstan pada saraf. Hal tersebut disebut dengan sindrom kesemutan paha. Pada wanita penyakit tersebut lebih rentan. Pengguna celana jins ketat akan mengalami rasa geli yang tidak biasa, yang diarasakan turun naik pada sepanjang paha. Semua itu merupakan gejala kerusakan pada saraf. Tekanan pada saraf secara intens dan berulang dapat mengakibatkan kerusakan saraf permanen. Beberapa akibat di atas dapat disimpulkan bahwa pemakaian celana ketat (legging) maupun jins ketat dapat terjadi pada pria dan wanita. Setelah mengetahui beberapa akibat yang ditimbulkan karena pemakaian celana ketat (legging) atau pun celana jins ketat, apakah Anda masih ingin terus menggunakannya? Celana ketat (legging) maupun jins ketat memang salah satu jenis pakaian bagian bawah yang sedang trend serta digandrungi banyak orang. Akan tetapi, kita harus tetap memperhatikan keamanan serata kenyamanannya. Jadi, sebaiknya pilihlah pakaian yang tetap mengutamakan kenyamanan, keamanan, serta kesehatan.