Akibat Yang Ditimbulkan dari Pemakaian Celana Ketat Bagi Kesehatan

Additional Image

Waktu Posting : 23-02-2016 06:17 | Dibaca : 3132x

Pakaian merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia, selain sebagai pelindung tubuh pakaian juga dapat mempercantik penampilan pemakainya. Pakaian meliputi baju (sebagai atasan) dan celana (sebagai bawahan). Celana merupakan salah satu jenis pakaian yang berfungsi menutup pinggang sampai mata kaki atau hanya menutup hingga lutut atau paha.

 

Seiring perkembangan zaman, dunia fashion pun juga mengalami perkembangan. Banyak model pakaian bermunculan, perkembangan model pun mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Munculnya beragam model tersebut menjadi salah satu usaha yang dilakukan oleh para desainer dalam memberikan penampilan yang semakin menarik untuk masyarakat. Beberapa pakaian pun kemudian menjadi trend dan digandrungi oleh sebagian besar masyarakat, salah satunya adalah celana ketat (legging) atau pun jins ketat.

 

Baca juga : Apakah LGBT Itu Penyakit atau Bukan?  

 

Celana ketat (legging) adalah celana yang di desain sesuai bentuk tubuh pemakainya atau disebut dengan press body. Beberapa wanita beranggapan bahwa menggunakan celana ketat jauh lebih nyaman dibandingkan memakai rok. Bukan hanya wanita ternyata model celana ketat juga digandrungi oleh kaum lelaki. Akan tetapi, jika dilihat dengan jeli penggunaan celana ketat terutama yang berbahan jins, sebenarnya justru mempersulit penggunanya dalam mengenakan serta melepasnya. Selain itu, ternyata celana ketat juga memiliki bahaya lain bagi kesehatan. Apa saja bahayanya, mari kita simak penjelasannya di bawah ini.

 

Bahaya Menggunakan Celana Ketat (Legging)

  1. Sirkulasi darah tidak lancar dan menimbulkan penyumbatan. Menggunakan celana ketat (legging) dapat menimbulkan sirkulasi darah jadi terhambat dan terjadi penyumbatan. Hal tersebut karena pembuluh darah kuhususnya di bagian selangkangan, paha serta organ disekitarnya  mengalami penekanan. Sirkulasi yang terhambat pada bagian kaki tersebut biasanya disebut dengan varises. Akibat yang ditimbulkan antara lain, darah yang membeku serta dapat menimbulkan pembengkakan.

  2. Menjadi pemicu terjadinya kemandulan. Pada wanita, penggunaan celana ketat (legging) dalam jangka waktu yang panjang dapat menimbulkan gangguan reproduksi hingga mengalami kemandulan. Hal tersebut dapat terjadi karena tumbuhnya jamur di sekitar organ intim atau organ reproduksi yang kemudian berpengaruh pada prooduktivitas sel telur yang menyebabkan terjadinya kemandulan. Bukan hanya itu saja, pada beberapa kasus juga terjadi gatal-gatal, flek serta keputihan, hingga terjadi iritasi pada area vagina.

  3. Mengalami masalah pada saraf. Penggunaan celana ketat dalam jangka waktu yang lama atau panjang, akan menyebabkan penyakit neuritis. Penyakit neuritis tersebut berasal dari saraf pada bagian paha luar atau disebut dengan sindrom Bernhardt, tidak jarang pemakai celana ketat juga mengalami nyeri hingga kesemutan bahkan mati rasa. Beberapa ahli di bidang kesehatan telah berulang kali memberikan peringatan khususnya pada wanita mengenai bahaya pemakaian celana ketat. Karena wanita jauh lebih rentan mengalami gangguan saraf. Akan tetapi, jika peringatan tersebut diabaikan, maka hal buruk yang mungkin terjadi adalah deformasi kerusakan saraf dan tubuh.

  4. Merusak kulit. Menggunakan celana ketat yang press body tentu akan menyebabkan kulit pemakainya jadi lebih sering bergesekan dengan celana yang digunakan. Hal tersebut membuat kulit akan mengalami masalah kerusakan hingga masalah serius seperti infeksi kulit dan muncul ruam-ruam pada kulit. Biasanya infeksi tersebut muncul di sekitar paha, apalagi jika bahan celana terbuat dari bahan yang kasar.

  5. Infeksi saluran kemih. Diungkapkan oleh dr. Hilarry Jones dari TENA Brand Ambassador bahwa menggunakan celana ketat dalam jangka panjang akan menyebabkan infeksi saluran kemih. Jika hal tersebut terjadi, maka kandung kemih menjadi terlalu aktif atau mengalami kelemaham. Pada pria, banyak kasus yang terjadi seperti testis yang rentan terkilir.

  6. Menimbulkan iritasi dan jamur. Penggunaan celana ketat, khususnya di Indonesia yang memiliki iklim tropis akan menimbulkan iritasi, menyebabkan kelembaban, dan muncul jamur. Keringat yang terlalu banyak tersebut menjadikan jamur lebih mudah berkembang. Hal yang biasanya akan terjadi adalah gatal-gatal pada kulit. Jamur yang biasanya muncul diantaranya, jamur kurap dengan gejala gatal serta muncul benjolan merah, jamur kandida dengan gejala gatal dan basah, serta jamur panu dengan gejala timbul bercak berwarna putih dan coklat.

  7. Meninggalkan bekas hitam. Pada awalnya mungkin pengguna celana ketat akan merasakan radang ringan. Akan tetapi, jika proses tersebut terjadi dalam jangka waktu lama, maka akan muncul bercak hitam di daerah pangkal paha. Bercak hitam tersebut akan hilang dengan sendirinya jika telah berhenti memakai celana ketat. Namun bekas hitam tersebut tidak akan mudah dihilangkan, memerlukan waktu yang cukup lama.

  8. Menurunkan produksi sperma. Untuk para pria, menggunakan celana ketat dalam jangka waktu yang panjang berakibat pada produksi sperma. Produksi sperma akan menurun, seharusnya produksi sperma pada saat-saat normal adalah sekitar 60 juta per mililiter, karena menggunakan celana ketat sehingga menurunkan produksi sperma menjadi kurang lebih 20 juta per mililiter (jika menggunakan celana ketat secara rutin dan lama).

  9. Menyebabkan penyakit paresthesia. Penyakit Paresthesia merupakan penyakit yang menyebabkan penderitanya merasa kesemutan dan merasa kepanasan hingga seperti merasa terbakar. Hal tersebut karena aliran darah yang tidak lancar sebagai salah satu akibat buruk dari penggunaan celana ketat. Penyakit ini biasanya menyerang bagian pinggul dan paha.

  10. Mengganggu kerja usus. Menurut seorang internis yang berasal dari Stamford Connecticut dr. Octaviano Bessa, mengungkapkan penggunaan celana ketat dapat mengganggu atau menimbulkan hambatan pada mobilitas usus. Hal tersebut menimbulkan rasa sakit pada bagian perut setelah dua hingga tiga jam setelah makan serta merasakan rasa tidak nyaman.

  11. Sesak nafas. Ternyata pemakaian celana ketat juga dapat menimbulkan sesak nafas, hal tersebut karena sirkulasi darah yang terhambat atau tidak berjalan lancar. Akibat paling parah dari sesak nafas ialah mengalami pingsan atau tidak sadarkan diri.

  12. Menyusahkan diri sendiri. Hal tersebut karena memakai dan melepas celana ketat sangat menyusahkan penggunanya. Berkeringat pada bagian paha dan sekitarnya dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada pemakainya, serta menimbulkan beberapa penyakit-penyakit yang telah disebutkan di atas.


 

Bahaya Menggunakan Jins Ketat

Menurut ahli bedah Keren Boylem dari Greator Bltimore Medical Center (USA), penggunaan jins ketat dapat memicu penyakit meralgia paresthetica. Penyakit tersebut merupakan suatu kondisi dimana sesuatu (dalam hal ini celana jins ketat) mermas saraf yang melewati paha luar serta mengakibatkan rasa terbakar, kesemutan dan mati rasa. Pemakaian jins ketat tersebut diyakini oleh ahli bedah dapat menimbulkan tekanan yang konstan pada saraf. Hal tersebut disebut dengan sindrom kesemutan paha. Pada wanita penyakit tersebut lebih rentan. Pengguna celana jins ketat akan mengalami rasa geli yang tidak biasa, yang diarasakan turun naik pada sepanjang paha. Semua itu merupakan gejala kerusakan pada saraf. Tekanan pada saraf secara intens dan berulang dapat mengakibatkan kerusakan saraf permanen.

Beberapa akibat di atas dapat disimpulkan bahwa pemakaian celana ketat (legging) maupun jins ketat dapat terjadi pada pria dan wanita.

Setelah mengetahui beberapa akibat yang ditimbulkan karena pemakaian celana ketat (legging) atau pun celana jins ketat, apakah Anda masih ingin terus menggunakannya?

Celana ketat (legging) maupun jins ketat memang salah satu jenis pakaian bagian bawah yang sedang trend serta digandrungi banyak orang. Akan tetapi, kita harus tetap memperhatikan keamanan serata kenyamanannya. Jadi, sebaiknya pilihlah pakaian yang tetap mengutamakan kenyamanan, keamanan, serta kesehatan.



BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Beragam Khasiat Minyak Peppermint untuk Mengatasi Gangguan Kesehatan

14-08-2020 19:55

Essential oil merupakan minyak alami yang diekstrak dari suatu jenis tanaman tertentu dan kini sedang menjadi primadona di kalangan masyarakat karena dipercaya dapat menyembuhkan beragam penyakit. Biasanya minyak ini didapatkan dari akar, batang, daun, bunga serta buah-buahan dan minyak esensial tersebut biasanya digunakan sebagai aromaterapi. Essential oil adalah jenis minyak alami yang digunakan sepanjang sejarah sebagai obat serta sebagai terapi kesehatan. Karena pada umumnya minyak alami ini ketika dihirup akan menimbulkan rasa menenangkan. Selain itu minyak essential yang dioleskan di tubuh yang dipercaya memiliki banyak manfaat seperti menghangatkan tubuh, membantu untuk menyembuhkan infeksi bakteri gatal serta menangkis akibat serangan serangga.   Salah satu essential oil yang tentunya sudah tidak asing lagi dan merupakan salah satu aroma favorit bagi banyak orang yaitu peppermint oil atau minyak alami yang diekstrak dari daun peppermint.  Peppermint oil ini memiliki warna yang kekuningan dan cenderung hampir bening. Minyak esensial yang satu ini tidak hanya memberikan efek menenangkan dan menyegarkan tetapi juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh. Di antara manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari minyak peppermint ini adalah : Dapat meringankan gejala IBS (Irritable Bowel Syndrome) Pada beberapa penelitian ditemukan bila manfaat dari minyak peppermint yaitu dapat mengatasi gangguan pada usus besar yang bisa menyebabkan sakit perut, kembung, diare maupun sembelit. Minyak peppermint ini dapat membantu untuk meredakan sakit perut serta gejala IBS lainnya. Hal ini karena kandungan pada minyak tersebut dapat mengurangi kejang pada usus besar dan melemaskan otot-otot usus serta mengurangi kembung. Meredakan sakit maag Penggunaan minyak peppermint yang dikombinasikan dengan jintan dapat mengobati dispepsia fungsional atau maag yang ditandai dengan adanya kembung serta nyeri perut. Di beberapa penelitian ditemukan bila kombinasi keduanya dapat memberikan efek untuk meredakan gejala maag. Mengurangi rasa mual Sesudah operasi pasien pada umumnya akan merasa mual dan ternyata pada satu penelitian kecil ditemukan bila pasien tersebut menghirup minyak peppermint akan memiliki tingkat mual yang lebih rendah karena efek dari minyak peppermint. Meredakan sakit kepala Manfaat lainnya dari minyak peppermint  yaitu mampu meredakan sakit kepala karena kemampuannya untuk meningkatkan sirkulasi serta mengendurkan otot-otot yang tegang karena sifat yang menenangkannya. Kombinasi dari minyak peppermint dan minyak kayu putih serta etanol menurut uji klinis yang dilakukan di Neurological Clinic, University of Kiel bahwa kombinasi tersebut dapat membantu mengurangi sakit kepala. Pada saat dioleskan pada dahi serta pelipis maka minyak tersebut akan menunjukkan efek relaksasi pada otot dan mental. Menyegarkan napas serta menjaga kesehatan mulut Khasiat minyak peppermint secara alami dapat menyegarkan napas karena kandungan mentholnya. Dan selain itu juga minyak tersebut mampu membunuh bakteri serta jamur yang menyebabkan infeksi dan gigi berlubang. Di sebuah penelitian yang diterbitkan dalam European Journal of Dentistry ditemukan bahwa pada minyak peppermint dengan tea tree oil dan minyak esensial thyme menunjukkan aktivitas antimikroba. Mendorong pertumbuhan rambut Minyak peppermint banyak digunakan banyak diguakan di dalam produk perawatan rambut karena minyak ini dapat menebalkan rambut serta merawat rambut yang rusak secara alami. Dan dengan kandungan mentol di dalam minyak peppermint ini dapat menjadi agen antiseptik yang kuat sehingga mampu menghilangkan kuman yang menumpuk pada rambut. Mengurangi rasa gatal Berdasarkan pada suatu penelitian menunjuukan bila kandungan mentol di dalam minyak peppermint dapat membantu dalam mengurangi rasa gatal. Di mana rasa gatal ini dapat membuat anda merasa tidak nyaman serta frustasi. Pada sebuah uji coba yang melibatkan wanita hamil sebanyak 96 orang dengan gejala gatal, setelah menggunakan  minyak peppermint yang dikombinasikan dengan minyak wijen mengalami rasa perbaikan untuk rasa gatalnya. Melegakan pernapasan Menghirup minyak peppermint dapat membantu untuk melegakan sinus serta tenggorokan yang gatal. Ini karena peppermint bertindak sebagai ekspektoran yang dapat membantu membuka saluran udara serta membersihkan lendir dan mengurangi sumbatan. Menurut studi laboratorium menunjukkan bila minyak ini memiliki sifat antimikroba serta antivirus yang dapat melawan infeksi yang menyerang saluran pernapasan.    Ternyata banyak banget khasiat kesehatan dengan menggunakan minyak peppermint ini ya. Wajib dan harus siap sedia di rumah bila suatu waktu ada gangguan kesehatan dapat diatasi dengan minyak peppermint ini. Butik Herbal   Bagus merupakan Toko Herbal   yang menyediakan berbagai kebutuhan produk herbal. Dan produk herbal yang dijual merupakan produk yang berkualitas tinggi serta terbuat 100% dari bahan alami tanpa bahan campuran.   

Featured Image
Tanaman Obat Keluarga

25-07-2014 07:41

Memperindah rumah dengan tanaman bunga adalah ide yang bagus. Namun menanam tanaman obat yang memiliki manfaat bagi tubuh adalah ide yang lebih baik lagi. Ada berbagai tanaman berkhasiat yang dapat anda tanam di halaman rumah anda. Salah satunya adalah sirih. Daun sirih memiliki khasiat antiseptic sehingga dapat membunuh kuman maupun jamur. Daun ini dapat digunakan untuk menghilangkan bau badan. Meminum rebusan daun ini juga dapat menjaga kesehatan organ kewanitaan. Baca juga : Obat Kanker Bekerja Secara Perlahan di Dalam Tubuh  Tanaman berkhasiat lain yang dapat anda tanam di halaman anda adalah pohon salam. Daun salam berguna untuk bumbu masakan selain itu  rebusan daun ini dapat digunakan untuk menurunkan kolesterol, menurunkan tekanan darah tinggi, dan menurunkan kadar gula dalam darah. Anda juga dapat menanam jahe. Jahe memiliki berbagai khasiat. Salah satunya adalah untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Rimpang jahe juga dapat digunakan untuk mengobati masuk angin dan meredakan sakit tenggorokan. Baca juga : Gejala dan Penyebab Penyakit Diabetes   Menanam tanaman mahkota dewa di rumah anda akan memberikan berbagai manfaat untuk anda. Buah mahkota dewa dapat menurunkan asam urat. Selain itu, buah ini dapat mencegah sel kanker menyebar dan bertambah besar. Tanaman lidah buaya dapat memperindah halamn rumah anda sekaligus memberikan manfaat kesehatan. Gel lidah buaya dapat anda gunakan untuk merawat kesehatan rambut. Lidah buaya juga berfungsi untuk melembabkan kulit wajah dan menghilangkan jerawat. Selain itu, lidah buaya dapat membantu memperlancar pencernaan anda.  

Featured Image
Cegah Kram! Jangan Konsumsi 5 Makanan Ini Sebelum Olahraga

24-08-2018 12:15

Olahraga merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh. Selain mengonsumsi makanan sehat, tubuh juga perlu melakukan olahraga agar otot dan seluruh bagian tubuh bergerak dan mengeluarkan keringat. Makanan sehat dan olahraga harus seimbang dan ada beberapa jenis makanan yang perlu dihindari sebelum melakukan olahraga agar tidak terjadi kram. 1. Makanan pedas Kram dan nyeri ulu hati setelah olahraga kerap dialami saat mengonsumsi makanan pedas sebelum olahraga. Makanan yang mengandung banyak rasa dan bumbu akan memerlukan cukup waktu untuk proses pencernaan, pengaturan untuk tidur siang dari pada latihan berat. 2. Minuman olahraga Beberapa merk khusus minuman olahraga sebenarnya hanya memiliki gizi yang rendah namun tinggi gula. Hal ini membuat tubuh menjadi lemas dan sebaiknya pilihlah jus natrium seperti tomat yang memiliki kalium agar tekanan darah tetap normal dan sehat serta membantu tubuh tetap terhidrasi karena rendah sodium. 3. Cokelat dan kue Cokelat dan kue merupakan jenis makanan tinggi gula sehingga tidak baik dikonsumsi sebelum olahraga.  4. Sayuran hijau Sayuran hijau mentah seperti bayam, brokoli, kangkung dapat menimbulkan ketidaknyamanan saat bepergian karena mengandung banyak gas yang akan tersimpan diperut serta menyebabkan kembung. Lebih baik untuk mengonsumsi salad hijau sebelum olahraga. 5. Muffin dan roti gandum Kedua makanan tersebut menyediakan banyak energi karena mengandung banyak gula. Efek sampingnya lebih banyak dari pada khasiatnya. Pilihlah bahan makanan lain seperti tortilla putih yang mengandung rendah serat serta irisan pisang dan mentega kacang untuk penambah energi.

...