Waktu Posting : 30-08-2016 06:39 | Dibaca : 2539x
Mata adalah organ tubuh yang didalam tubuh tapi terlihat dari luar, sehingga harus dijaga kesehatannya lebih baik. Mata memiliki retina yang sangat mudah rusak jika terkena sinar matahari langsung, oleh karena itu, nelayan-nelayan yang sering melaut, banyak yang terkena penyakit katarak, karena pada saat melaut tidak memakai pelindung buat mata.Â
Bagaimana menjaga mata agar pada saat umur 60an, tidak terkena katarak? Hindari dari sinar matahari langsung. Jika proses melihat sampai memicingkan mata, berarti mata menerima sinar terlalu banyak. Jika terlalu sering memicingka mata berarti makin cepat terkena katarak.
Baca juga :Â Penyakit Pada Kulit
Polisi yang bertugas di luar, di jalan raya, yang sehari-hari terkena matahari, harus hati-hati juga. Jangan sampai setelah pensiun kena katarak.Â
Polisi yang memakai kacamata hitam, bukan cuma untuk gaya gayaan, tapi untuk kesehatan matanya, jadi sudah seharusnya jika ada biaya pembelian kacamata hitam untuk polisi yang bertugas di luar ruangan.Â
Banyak yang tidak menyadari pentingnya menjaga mata sejak muda, pada saat masih sehat matanya. Untuk pengendara kendaraan roda 2 ataupun 4, di jalanan yang panas terik, sehingga pengendara memicingkan matanya, berarti sudah seharusnya menggunakan kacamata hitam. Ada beberapa pengendara yang menggunakan kacamata ada juga yang tidak. Setelah memperhatikan jalanan pada saat berkendaraan, jumlah pemakai kacamata hitam masih sedikit prosentasenya, kurang dari 50%.
Baca juga :Â Khasiat Jus Kulit Manggis Â
Pengetahuan untuk menjaga kesehatan mata sangat penting, bagi orang yang sehari-harinya selalu terkena sinar matahari.
25-05-2014 21:56
Aktivitas pasti akan lancar jika semua anggota tubuh kita sehat. Khususnya yang sifatnya menopang dan menyeimbangkan tubuh seperti kepala. Kepala merupakan bagian penting tubuh karena di sana terdapat otak yang merupakan penerjemah dari semua rangsangan yang diterima saraf. Otak juga yang menjadi pusat keimbangan dan pusat berpikir. Jadi, ketika kepala kita sakit otomatis kita tidak akan bisa berpikir dengan baik, dengan tenang, dan pekerjaan atau aktivitas pasti akan terganggu. Gangguan kesehatan yang sering menyerang bagian kepala adalah pusing. Mulai dari pusing sebelah atu yang dikenal dengan migraine, hingga pusing seluruh bagian yang membuat kita merasakan semua yang ada di sekitar berputar. Bukan hanya pening dan pusing saja, kita juga akan merasa tubuh tidak seimbang. Baca juga : Pengobatan Alternatif Penyakit Anemia Pusing seluruh bagian kepala tersebut biasa disebut dengan vertigo. Jika vertigo sudah datang, kita tidak dapat berdiri dengan baik lagi karena tubuh hilang keseimbangannya. Menurut orang tua jaman dulu, vertigo adalah penyakit pusing tujuh keliling. Mengenai hal tersebut, secara medis, vertigo merupakan penyakit yang menyerang tonusvestibular dan membuatnya hilang keseimbangan. Hal ini disebabkan karena kerusakan yang terjadi pada labirin serta saraf vestibular yang kemudian menyebabkan perifer hilang. Vertigo yang sakitnya luar biasa ini memang merupakan penyakit. Namun, vertigo juga bisa menjadi indikasi bagi gejala adanya penyakit lain. Kurang lebih, sepuluh jenis penyakit mempunyai gejala serangan berupa vertigo. Jadi, ketika vertigo menyerang sebaiknya segera tangani atau periksakan ke dokter, agar jika ada penyakit lain kita bisa tahu lebih dini dan segera melakukan pencegahannya. Untuk penyebab vertigo sendiri, penyakit ini bisa disebabkan karena beberapa faktor. Mulai dari ketergantungan obat-obatan yang sifatnya kimia, adanya kelainan atau gangguan pada bagian telinga, gangguan pada sistem sirkulasi, gangguan pada sistem neurologis, dan adanya pengaruh dari lingkungan. Beberapa ada juga yang disebabkan karena terlalu seringnya migraine dan dibiarkan serta diobati dengan obat yang tidak tepat, mabuk perjalanan, peradangan pada bagian leher, serta adanya bakteri yang menginfeksi bagian telinga yang menyebabkan oksigen ke otak kurang. Begitu vertigo menyerang, biasanya kita akan merasa diri ini seolah melayang tidak menapak di bumi. Tapi, kepala pusingnya bukan main, ditambah lagi dengan mual-mual sampai muntah. Wajah pun pucat berkeringat. Beri\diri akhirnya tidak tegak dan solusinya biasanya dengan tidur. Sebagai salah satu usaha untuk menghindari penyakit ini, ternyata bisa dilakukan dengan menghindari makanan penyebab vertigo tersebut. Makanan peyebab vertigo diantaranya goreng-gorengan, jeroan, makanan manis, penyedap rasa, MSG, telur, daging, seafood, makanan bersantan, petai, jengkol, durian, nangka, es, soda, serta minuman yang beralkohol. Baca juga : Mengenal Gejala Kanker Darah Pada Anak Pada dasarnya, makanan yang harus dihindari agar terhindar dari vertigo hampir sama dengan makanan penyebab penyakit lain yang terhitung berat. Jadi, cara terbaik untuk sehat memang kembali kepada kebiasaan dalam memilih makanan. Makanan yang sehat akan menghindarkan kita dari penyakit-penyakit yang berbahaya. Untuk itu, kita juga bisa mencegah vertigo dengan pencegahan atau pengobatan penyakit berat tersebut. Salah satu pengobatan yang sifatnya menyeluruh dan hampir untuk semua penyakit adalah obat herbal. Obat herbal yang penggunaannya kini dimasukkan ke dalam gaya hidup sehat mampu membuktikan kelayakannya. Obat herbal telah menempuh penelitian para ahli dan kandungannya telah dimanfaatkan. Berbagai macam vitamin hingga antioksidan yang penting bagi kesehatan tubuh telah terbukti terkandung dalam obat herbal tersebut. Hebatnya, obat herbal fungsinya tak hanya mengobati tapi juga menjadi pencegahan sejak dini. Sifat obat herbal dalam mengobati, sifatnya menyeluruh tapi tidak akan merusak bagian yang sehat. Bagian yang sehat tersebut justru dilindungi. Pengobatan dengan obat herbal lebih terjangkau dan tidak akan disertai rasa sakit. Demikian juga untuk efek samping, sampai saat ini tidak ditemukan efek samping obat herbal yang berbahaya terhadap penderitanya. Setelah sembuh, obat herbal tidak akan menjadikan pasien ketergantungan. Beberapa jenis herbal alami untuk obat ternyata didapatkan dari bahan yang awalnya tidak pernah diduga dan jarang dimanfaatkan sebagai obat, seperti mengkudu, kulit manggis, dan daun sirsak.
28-04-2014 02:46
Apa beda Osteomalacia dengan Osteoporosis? - Defisiensi zat gizi dalam tubuh mampu menurunkan fungsi tubuh seperti halnya muncul gangguan berupa osteomalacia dan Osteoporosis. Kedua gangguan ini sering diartikan sama oleh sebagian masyarakat. Padahal dalam kenyataannya, kedua penyakit ini memiliki pengertian yang jauh berbeda satu sama lainnya. Jika dilihat dari sepintas mungkin keduanya ini merupakan bentuk gangguan organ yang sama yaitu tulang namun untuk lebih jelasnya anda akan mengetahui secara jelas dan detail tentang perbedaan keduanya yaitu : A. Osteomalacia Osteomalacia merupakan gangguan atau kelainan tulang akibat berkurangnya atau menurunnya kemampuan tubuh untuk menyerap kalsium atau vitamin D. Gangguan penyakit ini bisa menyebabkan tulang menjadi lunak serta kehilangan kekuatannya yang lama kelamaan akan menyebabkan cacat pada tulang. Baca juga : Apa Itu Demam Berdarah? Penderita : penderita penyakit osteomalacia sebagian besar yaitu anak – anak yang memiliki kelainan tulang dengan bentuk yang bengkok. Kelainan tulang ini dikarenakan asupan vitamin D yang kurang ataupun ketidakmampuan tulang untuk menyerap kalsium bagi kekuatan tulangnya. Namun, tidak hanya anak – anak yang berisiko menderita penyakit osteomalacia namun juga orang dewasa mampu berisiko menderita penyakit ini. Perbedaan nyata antara penderita anak – anak dan dewasa ini terletak pada pemulihan tulangnya. Anak – anak lebih mudah untuk dilakukan pemulihan tulangnya jika menderita osteomalacia dibandingkan dengan penderita dewasa karena susunan tulang dewasa sudah berada tahap pertumbuhan maksimal sehingga sulit dilakukan pembenahan sekalipun dengan cara operasi tulang. Gejala : Manifestasi klinis yang biasanya dapat diketahui oleh para penderita penyakit osteomalacia yaitu sebagai berikut : a. Kelemahan otot pada bagian alat geraknya terutama pada bagian gerak bawah b. Perasaan nyeri pada bagian tulang belakang atau punggung, kaki serta daerah panggul penderitanya c. Jika tidak dilakukan penanganan yang serius maka akan muncul kesulitan gerak bagi penderitanya d. Munculnya kelainan tulang kaki dengan bentuk tulang yang menjadi bengkok Pencegahan: Untuk menghindari penyakit osteomalacia ini, anda perlu melakukan beberapa upaya preventif di bawah ini yaitu : a. Melakukan konsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi serta vitamin D. Contoh makanannya seperti telur, kecambah, ikan laut, dll b. Melakukan kebiasaan diri untuk berjemur dibawah sinar matahari di pagi hari. Matahari merupakan unsur kimiawi yang memberikan vitamin D yang baik bagi pertumbuhan tulang. Anda mampu mendapatkan vitamin D secara alami ini dengan berjemur dibawah matahari pada pada pukul 7 sampai dengan pukul 9 pagi. Baca juga : Berbagai Penyebab Jerawat di Wajah c. Berhati – hatilah ketika anda memutuskan diri untuk melakukan rongent atau penyinaran tulang dengan radiasi sinar yang terlalu lama. Hal ini mampu memunculkan kelainan tulang yang akan membuat anda kesulitan untuk bergerak. d. Melakukan konsumsi multivitamin agar tulang anda tidak kekurangan asupan vitamin terutama yaitu vitamin D. Fungsi vitamin D yang penting inilah yang memungkinkan seseorang untuk mengkonsumsi vitamin D secara eksklusif. Pengobatan: pengobatan yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan penyakit osteomalacia yaitu a. Melakukan operasi tulang jika memang tulang anda mengalami pembengkokan karena gangguan penyakit osteomalacia. b. Konsultasi dengan dokter untuk mengetahui beberapa treatment / pengobatan tentang tulang c. Mengkonsumsi multivitamin untuk nutrisi tulang anda B. Osteoporosis Penyakit Osteoporosis merupakan penyakit tulang yang terjadi akibat kepadatan tulang yang berkurang. Hal ini dapat dikatakan bahwa Osteoporosis merupakan kondisi tulang yang mudah mengeropos. Jika anda mengalami kondisi tulang yang seperti ini maka sudah pasti anda akan mengalami produktivitas kerja yang menurun. Penderita: penyakit Osteoporosis banyak menyerang kalangan individu yang sudah mengalami lanjut usia atau menopause. Secara alami, kepadatan tulang memang akan mengalami penurunan kepadatan ketika umur tulang juga bertambah dewasa namun bukan berarti Osteoporosis menjadi gangguan tulang yang wajar terjadi. Akhir – akhir ini, Osteoporosis juga banyak dialami kalangan individu usia 20 tahunan sehingga hal ini merupakan bukti nyata bahwa Osteoporosis menjadi gangguan tulang yang harus segera diatasi agar tidak terjadi produktivitas individu yang kian menurun. Baca juga : Beberapa Gangguan Kekurangan Iodium Gejala: penyakit Osteoporosis ini akan membuat penderitannya mengalami nyeri sekitar tulang belakang, kemampuan tulang untuk bergerak pun menjadi sedikit terganggu, mengalami sakit didaerah sekitar sendi, anatomi tulang belakang yang akan sedikit membungkuk. Pencegahan: tahap awal untuk mencegah terjadinya Osteoporosis yaitu dengan melakukan cek kepadatan tulang secara teratur, konsumsi susu yang kaya akan kalsium tulang, mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi, rajin berolahraga, mengurangi aktivitas yang terlalu berat, dan lain sebagainya. Pengobatan : jika anda sudah mengalami gangguan Osteoporosis ini maka yang perlu anda lakukan adalah mencegah penyakit ini untuk tidak bertambah parah. Untuk itu, maka berikut ini beberapa upaya yang tepat dalam mengobati penyakit osteoporosi, yaitu a. Melakukan konsultasi dengan dokter terkait penyakit anda b. Melakukan terapi kekuatan tulang c. Melakukan konsumsi suplemen kalsium bagi tulang anda. Semoga artikel mengenai perbedaan Osteoporosis dan osteomalacia ini bermanfaat untuk anda.
02-06-2014 03:29
Gaya hidup mengonsumsi makanan sehat kian digandrungi. Tren mengunggah gambar dan cerita di media sosial juga dipercaya memiliki andil besar dalam menyebarluaskan gerakan ini. Mengunggah foto makanan sehat yang dihias atau dibnetuk khusus agar eye catchy menjelma sebagai keasyikan tersendiri. Salah satu metode yang semakin diakrabi, yaitu mengonsumsi makanan mentah (raw food). Diet raw food adalah penatalaksanaan cara makan dengan cara cuma mengkonsumsi makanan mentah. Biasanya makanan ini dimasak dengan menggunakan panas yang rendah. Diet ini sangat baik bagi kesehatan tubuh manusia karena dipercayai para pelaku diet bisa mencegah penuaan dini, menangkal penyakit degeneratif seperti kanker, menurunkan berat badan, dan lain-lain. Beberapa selebritis Hollywood berhasil melakukannya. Sebut saja Cher, Uma Thurman, Lisa Bonet, Natalie Portman, Sting, Jason Mraz, sampai Alicia Silverstone. Selebriti tanah air pun tak kalah gencar. Ada Sophie Navita yang kini bergelut dengan kampanye #indonesiamakansayur, juga penyanyi Andien dan Titi DJ yang terlihat gemar mengunggah foto gaya hidup sehatnya di Instagram. Beberapa tag familiar seperti #rawfood, #eatclean, dan #youarewhatyoueat juga tampak berseliweran di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan Path. Baca juga : Apakah Minum Susu Bikin Tubuh Gemuk? Beberapa dekade lalu, Artturi Virtanen, seorang ahli biokimia asal Finlandia, menciptakan teori diet raw food. Teori itu juga menyebutkan, dalam pemanasan makanan secara berlebihan akan terbentuk beragam senyawa asing pada makanan yang tak dapat dicerna dengan baik. Selain merangsang terbentuknya zat kimia yang berpotensi menimbulkan kanker, pengolahan makanan modern juga bisa melenyapkan agen-agen antikanker. Pengikut raw food diet (raw foodist) memiliki anggapan bahwa memasak makanan akan menghancurkan nilai atau daya kehidupan yang dimiliki makanan itu. Untuk itu, pengikut diet ini tidak akan makan buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian yang dipanaskan lebih dari 46 derajat Celcius. Untuk memulainya secara konsisten, tentu tak sembarangan. Seseorang harus membekali diri dari pengetahuan tentang cara mengolah dengan benar berbagai bahan mentah yang akan dikonsums. Sebab jika tidak, malah akan berakibat buruk bagi kesehatan. Pakar Gizi Klinik dari Universitas Padjadjaran Bandung, Gaga Irawan Nugraha, menyebutkan ada plus minus yang didapatkan saat seseorang menerapkan gaya hidup diet raw food. Beberapa syaratnya adalah makanan mentah itu bebas dari bahan kimia dan bersih. Selain itu, seseorang yang menerapkan metode ini harus tahu benar kebutuhannya terhadap komposisi gizi. Baca juga : Mandi Garam Bisa Hilangkan Letih dan Kurangi Lemak Keputusan untuk memasak sayur-sayuran atau membiarkannya tetap mentah saat dikonsumsi, bersipat personal. Itu sangat bergantung pada kandungan apa yang ingin tetap dijaga. Namun, secara umum, mengolah sayur sebenarnya tak akan merusak kandungan mineral dan seng. Saat mengonsumsi sayur, seseorang biasanya mencari mineral dan serat. Vitamin yang terkandung dalam sayuran bisa diganti dari buah-buahan dan jenis makanan lain. Jadi sah-sah saja jika sayur diolah terlebih dahulu sebelum dikonsumsi jika yang diinginkan adalah mineral dan serat. Sementara itu, saat mengkonsumsi kacang-kacangan, kandungan yang bisa didapatkan adalah vitamin, mineral, lemak, dan protein. Namun, seluruh zat gizi dalam kacang-kacangan diliputi oleh dinding sel sehingga takmudah dicerna tubuh. Agar dinding sel mudah pecah, cara termudah yaitu memasaknya. Namun, ada cara lain untuk mengonsumsi kacang-kacangan ini secara mentah, yaitu direndam selama beberapa waktu sebelum dikonsumsi. Secara umum, definisi pola makan yang sehat adalah mengonsumsi makanan yang mengandung zat gizi cukup yang diperlukan tubuh. Konsumsi makanan mentah hanya satu dari beberapa metode yang bisa dilakukan seseorang untuk melakukan diet, menjaga kesehatan, sekaligus bentuk kepedulian linkungan. Intinya bukan mentah atau tidaknya makanan, tapi komposisi makanan utama dan camilan yang dikonsumsi seseorang, serta kebersihan makanan itu sendiri.