Waktu Posting : 04-10-2014 16:29 | Dibaca : 2525x
05-07-2016 10:25
Nih... Beberapa Makanan yang Mempercepat Datangnya Stroke! Stroke memang menjadi momok menakutkan karena bisa menyebabkan kelumpuhan, bahkan kematian. Di Indonesia stroke menjadi penyakit utama penyebab kematian. Merujuk data Harian Kompas,tahun 2015 lalu dari 41.590 kematian sepanjang Januari sampai Desember 2014, stroke menyumbang angka kematian sebanyak 21,1 persen. Angka ini tertinggi dibandingkan penyakit lain, seperti jantung dan pembuluh darah 12,9 persen, serta diabetes melitus dan komplikasinya 6,7 persen. Angka penderita stroke di Indonesia juga meningkat. Dari data Riset Kesehatan Dasar (riskesdas) 2013, prevalensi stroke di Indonesia 12 orang per 1.000 penduduk. Jumlah itu naik dibandingkan data Riskesdas 2007 yang hanya 8 orang per 1000 warga. Baca juga : Durasi Tidur yang Tepat Cegah Diabetes Selain karena usia lanjut, perubahan gaya hidup masyarakat yang cenderung mengonsumsi makanan tak sehat adalah salah satu faktor penyebab meningkatnya jumlah penderita stroke. Berikut ini beberapa makanan pemicu serangan stroke: Makanan manis Makanan manis memang menggugah selera, tetapi mengonsumsinya secara berlebihan dapat meningkatkan glukosa-kadar gula dalam darah. Dalam jangka panjang, kadar gula darah tinggi pada tubuh akan merusak pembuluh darah dan jaringan, menyebabkan diabetes, gangguan penglihatan serta kerusakan saraf, juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Terlalu banyak asupan makanan manis juga dapat menyebabkan obesitas atau kelebihan berat badan. Obesitas dapat mengakibatkan penyempitan pembuluh darah yang memicu terjadi stroke. Daging merah Riset Harvard School of Public Health mengungkapkan konsumsi sajian daging merah sebanyak dua porsi atau lebih setiap hari meningkatkan risiko terkena stroke hingga 28 persen bagi pria. Satu sajian daging merah setara dengan 4-6 ons daging. Sementara itu, wanita yang tiap hari makan dua sajian daging merah berisiko terserang stroke 19 persen lebih tinggi dibanding yang makan daging lebih sedikit. Kandungan lemak jenuh di daging merah mampu menimbulkan plak protein dalam pembuluh darah. Penumpukan plak ini dapat menyumbat arteri sehingga meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung. Keripik, kerupuk dan gorengan Beragam kudapan, seperti muffin, donat, keripik, kerupuk atau camilan panggang lain biasanya menjadi makanan wajib saat menemani aktivitas Anda. Padahal semua jenis kudapan itu mengandung lemak trans tinggi yang dapat meningkatkan risiko stroke. Lemak trans memiliki beberapa sifat jahat, seperti menyumbat saluran pembuluh darah dan meningkatkan konsentrasi lipid (lemak) pada tubuh. Lemak jenis ini juga dapat meningkatkan Kolesterol jahat dalam darah serta menurunkan Kolesterol baik. Minuman soda Menurut hasil studi Institute for Health Clinic dan Harvard University Cleveland, pemanis tambahan di soda dapat meningkatkan kadar gula darah dan insulin sehingga bisa memicu terjadinya peradangan dan resistensi insulin. Bila keadaan itu terus-terusan terjadi, suplai oksiden melalui pembuluh darah ke otak bisa mengalami penyumbatan akibat zat aktif yang terdapat dalam soda. Makanan kaleng dan cepat saji Makanan kaleng dan cepat saji umumnya mengandung kadar sodium dan garam tinggi. Konsumsi berlebihan dua zat ini dapat meningkatkan risiko terkena stroke. Namun, bila Anda ingin tetap mengonsumsi makanan dengan kandungan sodium dan garam maksimal adalah 1.500 miligram (mg) perhari. Hal ini sesuai dengan rekomendasi Asosiasi jantung dan Stroke Amerika Serikat. Oleh karena itu, sebelum Anda membeli makanan kaleng dan kemasan baca dahulu label makanan dengan teliti. Anda juga wajib waspada dengan sodium dalam bentuk lain, seperti baking soda, baking powder, MSG (monosodium glutamate), disodium phosphate, sodium alginate yang biasanya ada pada ragam kue kering, roti dan snack ringan dalam kemasan. Pola makan sehat Tapi, jika ingin meminimalisir risiko terserang stroke, ada baiknya Anda segera mengubah pola makan dari tak sehat menjadi sehat. Kurangi, bahkan bla perlu, tinggalkan jenis makanan berbahaya bagi kesehatan, seperti makanan manis, daging merah, gorengan, minuman soda, dan makanan kaleng. Perbanyaklah asupan makanan sehat, seperti buah-buahan, sayuran-sayuran hijau, dan makanan berserat tinggi. Untuk asupan protein hewani sebaiknya mengonsumsi daging ikan atau ayam. Bila rindu dengan kudapan manis, sebaiknya pilih camilan dengan kandungan gula alami. Jenis gula seperti ini biasanya berasal dari buah-buahan dan jagung. Lakukan perubahan pola makan secara teratur, mulai dari sarapan pagi, makan siang, dan makan malam. Apalagi saat ini sudah ada aplikasi mobile phone yang bisa membantu Anda menjalani pola makan sehat. Beberapa aplikasi bahkan bisa memasukkan menu makanan sehat dan jadwal konsumsinya. Sehingga saat tiba waktunya makan aplikasi ini dapat mengingatkan Anda melalui fitur reminder. Baca juga : Ingin Coba? Ini Ternyata Manfaat Pakai Kaos Kaki Isi Bawang Merah Tak hanya makanan, aplikasi itu juga memungkinkan Anda mengingat dan mengatur frekuensi minum air putih, kopi dan teh dalam satu hari. Aplikasi dengan detail seperti itu antara lain adalah Medcare. Selain membantu menjalankan pola makan sehat, aplikasi tersebut juga dapat mengatur rutinitas Anda berolahraga dan beristirahat. Aplikasi yang tersedia di Playstore dan App Store itu juga dapat memungkinkan Anda mengukur masa indeks tubuh dengan memasukkan tinggi dan berat badan. Nah, dengan begitu, pola makan sehat bukanlah perkara susah untuk Anda jalankan. Risiko Anda terserang stroke pun dapat diminimalisir.
05-06-2014 22:16
Olaharaga Yoga Untuk Pemula dapat dilakukan secara baik dengan mengetahui aturan – aturan serta tatacara secara benar. Senam yoga adalah salah satu aktivitas kebugaran yang mulai diminati oleh kalangan kaum hawa saat ini. Karena senam yoga memiliki manfaat yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh baik dalam sistem imun ataupun cara kerja otot didalam organ tubuh. Diera yang penuh dengan kecanggihan teknologi olahraga bukan lagi menjadi lifestyle melainkan menjadi kebutuhan, yang sangat penting terutama pada sistem metabolisme tubuh. Seperti halnya olahraga senam kegel, yoga juga sebagai jenis senam yang difavoritkan pada akhir – akhir ini. Bagi para pemula sudah seharusnya mengetahui cara – cara untuk melakukan yoga dengan baik. Sehingga sebelum mengawali senam yoga haruslah mengetahui beberapa tips olahraga yoga untuk pemula dibawah ini. 1. Belajar mengenai yoga, dimana sebelum memulai suatu hal itu kita harus mengetahui apa yang akan kita lakukan. Seperti yang disebutkan diatas, bahwa yoga bukanlah olahraga biasa tetapi yoga lebih memberikan pelatihan terhadap keseimbangan, stamina, kekuatan dan fleksibilitas, mengurangi stress dan kecemasan. 2. Mengetahui kondisi tempat untuk latihan yoga, hal ini mengacu pad kondisi tempat yang sesuai untuk digunakan latihan yoga. Untuk melakukan latihan yoga seorang pemula haruslah mengetahui ruangan yang baik. Karena dengan kondisi ruangan yang baik akan menunjang aktivitas untuk dilakukan didalamnya. Misalnya, kondisi ruangan yoga yang bersih dengan pencahayaan secara cukup serta tidak terdapat hal – hal, yang dapat mengganggu pelaksanaan yoga. Jika perlu lakukan yoga pada tempat terbuka untuk mendapatkan manfaat oksigen secara segar. Baca juga : Trik Dongkrak Energi Tubuh dari Makanan dan Olahraga 3. Perlengkapan yoga, dimana dalam melakukan yoga membutuhkan berbagai hal dan perlu dipersiapkan seperti tikar ataupun matras sebagai alas duduk dalam melakukan yoga. Selain itu gunakan pakaian yang nyaman terutama tidak terlalu ketat. Karena pakaian yang longgar adalah pilihan terbaik untuk digunakan yoga supaya tidak membatasi gerakan – gerakan demi gerakan pada senam yoga tersebut. 4. Memperhatikan kondisi pernafasan, dimana fungsi hidung serta setiap organ dalam sistem pernafasan menjadi hal penting yang harus diperhatikan dalam senam yoga. Lakukan pernafasan yang benar dengan berbagai postur dalam gerakan yoga. Lakukan pernafasan yoga dengan menarik nafas dan mengeluarkan nafas melalui hidung supaya bisa bernafas lebih dalam. 5. Perhatikan makan dan minum, dimana latihan yoga dirasakan paling baik untuk dilakukan pada waktu perut kosong. Sehingga sebelum melakukan yoga kosongkan perut selama 2 jam sebelum pelaksanaan. Tujuannya supaya gerakan – gerakan senam yoga bisa dilakukan secara baik dan tepat. Baca juga : Tips Kesehatan Ibu Hamil Tua Selain mengetahui tips dalam melakukan yoga sebagai pemula harus mengetahui gerakan – gerakan senam yoga sehingga dapat terlaksana dengan baik. Berikut ini terdapat beberapa gerakan senam yoga. 1. Child pose, merupakan gerakan yang berfungsi untuk peregangan pinggul, paha depan dan punggung. Pada posisi seperti ini sebaiknya tidur karena, akan membuka pinggul dan membantu mengurangi sesak. 2. Tree pose, dilakukan untuk peregangan pinggul, paha bagian dalam, memperkuat kaki dan tulang belakang. Gerakan ini sangat baik pada waktu hari – hari ketika kondisi pikiran sedang kacau karena tujuan utama gerakan ini adalah memusatkan pikiran supaya lebih tenang. Senam yoga sendiri memiliki filosofi yang berarti mengontrol, menyatukan dan bergabung atau bersama. Dengan demikian pada gerakan yoga yang akan dilakukan didalamnya terdapat unsur dari semua manfaat berdasarkan dari arti yoga tersebut. Yoga sudah lama dalam peradaban manusia kurang lebih 5000 tahun lalu, serta mempunyai kelebihan yaitu tidak melatih fisik tetapi, secara mental dan spiritual. Cara melakukan olahraga yoga untuk pemula yang sudah dijelaskan diatas bisa dijadikan acuan sebelum melakukan senam ini.
24-04-2014 02:38
Pertumbuhan teknologi saat ini yang sangat pesat dan berubahnya pola hidup masyarakat ke arah kehidupan yang segalanya menjadi praktis, banyak menimbulkan kasus-kasus baru dalam ilmu kesehatan. Dimana pola hidup praktis saat ini sudah semakin meluas ke hamper sisi kehidupan masyarakat, dan yang paling dominan adalah pola hidup praktis yang berhubungan dengan gaya hidup yaitu seperti Konsumsi Makanan. Banyak kita dapatkan saat ini berbagai macam olahan makanan yang beredar luas di masyarakat yang dikemas secara praktis sehingga mudah dan cepat untuk disajikan, bukan hanya itu kini bumbu bumbu penunjang untuk membuat makanan olahan pun banyak tersedia dalam bentuk yang mudah disajikan sebaga ibahan pendukung dalam membuat makanan. Olahan-olahan makanan cepat saji yang sudah ada saat ini, bagi sebagian pihak yang kurang memperhatikan kesehatan justru sangat membantu mereka, yaitu Gaya Hidup. Gaya hidup yang diartikan oleh sebagian orang modern inilah yang menyebabkan banyak dari sebagian masyarakat lebih tertarik mengkonsumsi makanan ataupun olahan makanan yang cepat saji, karena yang menjadi dasar mereka mengkonsumsi makanan cepat saji adalah karena mereka nilai lebih cepat dan praktis dalam menghidangkan serta mengkonsumsinya. Seperti yang kita ketahui bersama olahan makanan siap saji adalah semua jenis makanan / olahan yang disimpan atau disediakan dalam bentuk makanan atau olahan yang dikemas sedemikian rupa dan praktis, sangat mudah disajikan dan dihidangkan, serta dalam proses penyajianya menggunakan cara ataupun proses yang lebih sederhana tidak membutuhkan alat bantu tertentu dalam membuatnya serta tidak memakan waktu yang lama. Baca juga : Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Obat Herbal Tentunya dengan semakin beredarnya olahan makanan cepat saji berserta beragam bentuk kemudahan dalam menyajikannya, banyak ditemukan pula dampak-dampak negatif yang semakin bermunculan terkait dengan bahaya yang ditemukan karena mengkonsumsi makanan cepat saji. Banyak ilmuwan dibidang penelitian kesehatan yang telah membuktikan bahwa berbahayanya banyak mengkonsumsi makanan dan olahan pangan cepat saji. Karena berdasarkan riset yang mereka lakukan, telah banyak menghasilkan fakta dan bukti yang otentik bahwa olahan ataupun makanan cepat saji sangat berperan sebagai pemicu munculnya berbagai macam penyakit di tubuh orang yang mengkonsumsinya. Bukanhal yang aneh, segala sesuatu yang praktis tentunya akan mempunyai resiko tinggi dibandingkan dengan yang alami. Jika kita kembali kemasa lalu, dimana pada saat ingin membuat makanan hanya bisa di dapat tentu dengan bersusah payah baik di mulai dari mengumpulkan terlebih dahulu bahan baku, membutuhkan waktu yang lama dalam proses pengolahanya namun di sisi lain tidak ada efek negatifnya dan sangat minim sekali menyebabkan timbulnya penyakit. Seiring dengan semakin berkembangnya hal ini, telah banyak dilakukan penelitian terkait dengan dampak dari mengkonsumsi makanan cepat saji. Berdasarkan banyaknya informasiakan hal tersebut, berikut beberapa kasus yang disebabkan efek dari mengkonsumsi makanan cepat saji yang sudah banyak diteliti oleh para ilmuwan di dunia diantaranya sebagai berikut: “ Di tahun 2011 ada sebuah riset yang telah dipublikasikan dan dicetak dalam Nutrition Research and Practice (NRP), yang berisi tentang hubungan antara olahan pangan dengan penyakit. Dalam hasi lriset tersebut di simpulkan, ternyata adanya zat aditif dalam olahan makanan cepat saji yang dapat memacu terjadinya alergi terhadap beberapa anak dengan kondisi tertentu, selain itu juga selain adanya kandungan zat aditif, kandungan lemak yang dalam olahan makanan cepat saji juga menjadi factor utama yang menyebabkan seseorang mengidap penyakit asma ” Baca juga : Khasiat dan Manfaat Sirsak “ Di Amerika Serikat berdasarkan data yang ada saat ini, juga telah dinyatakan dan diakui bersama oleh para penduduknya bahwa banyaknya kasus-kasus obesitas (kelebihan berat badan) yang melanda Negeri Paman Sam tersebut adalah mayoritas di sebabkan oleh konsumsi masyarakat Amerika yang cukup besar terhadap olahan makanan cepat saji. Dan selain itu juga berdasarkan data hasil riset terbaru yang dilakukan di Amerika Serikat akhir-akhir ini seperti yang telah di kutip dalam salah satu jurnal kesehatan di Amerika Serikat yaitu Thorak, disimpulkan bahwa salah satu pemicu sering terjadinya kasus penyakit eksim dan asma di masyarakat Amerika Serikat adalah tidak lain disebabkan oleh tingginya tingkat konsumsi penduduk Amerika Serikat terhadap makanan olahan cepat saji, data dan kesimpulan ini didapatkan berdasarkan riset yang dilakukan dengan cara memberikan kuesioner kepada koresponden yang dipilih secara random (acak) terhadap 15 jenis olahan makanan yang sering dan gemar di konsumsi oleh masyarakat Amerika Serikat, dimana dari data yang didapat bahwa makin banyak dan berkembangnya kasus-kasus penyakit asam dan eksim yang dipilih dari 2 golongan usia masyarakat Amerika Serikat yaitu kelompok usia dewasa dan anak-anak remaja ialah di sebabkan karena banyak mengkonsumsi cepat saji. Dalam riset yang dilakukan dalam studi tersebut didapatkan kesimpulan dan juga fakta bahwa konsumsi olahan makanan cepat saji yang dikonsumsi dalam waktu satu minggu, di dapatkan hasil bahwa dalam waktu satu minggu tersebut olahan makanan cepat saji mampu menjadi penyebab gejala asma hingga 39% dari warga Amerika Serikat, dan berdasarkan data yang didapat juga bahwa 27% dari jumlah warga di Amerika Serikat dengan categori level anak-anak remaja jumlah korban yang terkena penyakit asma cukup meningkat di level anak-anak “ “ Dalam sebuah media berita yang dirilis pada rubric bidang kesehatan berdasarkan data ilmiah yang hasilkan oleh seorang peneliti dari University of Minnesota School of Public Health, Minneapolis dr Andrew Odegaard, beliau menyatakan bahwa semua orang yang mengkonsumsi olahan dan makanan siap saji yang kebarat-baratan berpotensi terserang penyakit diabetes golongan kedua. Hal ini disebabkan ialah karena tidak adanya aturan-aturan yang berlaku terhadap penggunaan trans-fatty acid yaitu zat aktif yang tidak pernah diatur dalam undang-undang di negara-negara Asia. Disana disebutkan bahwa komposisi lemak yang ada dalam makanan cepat saji sangat berpotensi terhadap timbulnya penyakit diabetes bagi kalangan remaja “ Itulah beberapa contoh kasus dan juga fakta yang di dapat terkait dengan dampak dari mengkonsumsi makanan cepat saji, meskipun demikian dengan banyaknya data-data hasil riset yang ditemukan terhadap dampak negative dari mengkonsumsi makanan cepat saji di lain sisi masih banyak juga kita temukan sebagian masyarakat di negeri kita ini yang meremehkan tuntunan pola hidup sehat, menurut mereka hal itu harus di lakukan agar bisa di katakana mempunyai pola hidup modern. Tentu, pola pandang yang sempit jika kita harus mengakuinya. Karena di jaman yang serba teknologi dan berkembang ini menjaga pola hidup sehat perlu di lakukan untuk mengimbangi kegiatan dan aktifitas sehari-hari, di mana dengan semakin berkembangnya pola hidup yang semakin modern dan juga teknologi yang semakin canggih tentunya akan juga memberikan dampak negative terhadap keberlangsungan hidup. Di mana akan banyak penyakit yang mungkin muncul karena tidak menjaga dengan baik pola hidup sehat sebagai dampak dari perkembangan jaman dan teknologi saat ini. Jadi jika kita ingin hidup sehat marilah kita jaga pola hidup, semaksimal mungkin hindari olahan makanan yang tersedia praktis (cepat saji) agar bisa hidup sehat.