Waktu Posting : 02-05-2014 03:11 | Dibaca : 2370x
Waspadai Batuk Tapi Jangan Takut - Batuk, jenis sakit yang satu ini tidak dikategorikan sebagai penyakit namun bisa jadi gejala bagi penyakit contohnya seperti TBC. Batuk yang menjadi gejala suatu penyakit adalah yang terjadi berkepanjangan setidaknya mencapai waktu dua minggu. Apabila sudah melebihi jangka waktu tersebut, maka jangan anggap batu yang Anda alami sebagai batu biasa. Anda harus segera mengambil tindakan baik itu ke dokter ataupun mengobatinya dengan obat herbal.
Batuk sendiri dikategorikan ke dalam dua macam, ada batuk yang berdahak dan batuk kering. Pembeda dari kedua jenis batuk ini adalah penyebabnya. Batuk berdahak disebabkan oleh radang atau infeksi pada saluran pernafasan, polusi udara termasuk asap rokok, efek dari flu, dan peningkatan jumlah asam lambung. Sedangkan untuk batuk kering, penyebabnya adalah virus yang dibawa oleh flu karena biasanya batuk kering terjadi setelah flu reda, bisa juga karena adanya penyempitan pada saluran pernafasan, alergi terhadap sesuatu, efek dari pemakaian obat-obatan sejenis antibiotic, dan selain menjadi penyebab batuk kering yang terjadi bisa saja karena Anda mulai terserang asma.
Batuk tentu akan mengganggu aktivitas Anda, bukan hanya karena capek terus-terusan tapi membuat Anda sendiri tidak nyaman jika berada di antara banyak orang. Anda malu dan orang merasa terganggu. Untuk itu, kenali jenis batuk Anda sebelum batuk semakin parah dan berdampak pada timbulnya penyakit serius seperti fangritis, asma, radang saluran pernafasan, difteri, atau mungkin saja ada benda asing yang masuk ke tenggorokan yang belum Anda terdeteksi. Itulah kenapa sebaiknya Anda harus memeriksakan jenis batuk Anda ini ke dokter agar diketahui penyebabnya.
Baca juga : Jangan Biarkan Asam Urat Menjerat Anda
Namun, untuk deteksi awal sebelum pergi ke dokter bisa juga Anda lakukan sendiri yaitu dengan menghitung hari dimana Anda mulai batuk, ketika sampai di empat belas hari batuk belum sembuh maka batuk inilah yang bisa jadi serius. Kemudian, apakah batuk Anda disertai sakit lain seperti demam, mual, pembengkakan di tenggorokan dan terasa sakit, serta kepala pusing. Anda harus waspada karena bisa jadi batuk tersebut bersamaan terjadi dengan amandel yang membengkak. Selanjutnya, jika batuk tersebut berdahak, Anda harus memastikan dahaknya mulai dari kekentalan dan warnanya. Seringkali batuk berdahak yang menjadi penyebab penyakit menunjukan indikasinya dengan warna yang tidak wajar bahkan bisa sampai berdarah. Harus diperhatikan juga, waktu batuk muncul setiap harinya, apakah batuk tersebut muncul setiap saat atau hanya pada waktu tertentu seperti malam hari saja.
Sebagai tindakan awal dalam pengobatan batuk berupa cara pencegahan, Anda bisa melakukan beberapa cara. Anda harus mengeluarkan dahak yang terus keluar bersama dengan batuk. Jangan sampai dahak menumpuk di tenggorokan dan saluran nafas tertututpi, Anda pun akhirnya tersengal-sengal kesulitan bernafas. Hindari polusi, jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker untuk menutupi hidung dan mulut. Suhu dingin akan membuat batuk semakin parah, jadi usahakan tubuh selalu hangat saat batuk. Begitu juga ketika mandi, sebaiknya gunakan air hangat. Minum air putih setiap hari dan jangan sampai kekurangan. Batuk tentu membuat penderitanya capek, jadi usahakan jangan sampai badan Anda kecapekan dengan bekerja juga dan membuat tubuh mengalami kelelahan. Batuk bukannya sembuh tapi malah susah sembuh.
Setelah menggunakan cara tersebut sebagai pencegahan agar batuk tidak semakin parah, lakukan pula cara berikut sebagai tindakan pengobatan dengan menggunakan obat alami. Sebetulnya bisa saja secara praktis membeli obat batuk di toko obat atau di warung yang banyak dijual. Namun, pengobatan batuk secara alami lebih disarankan karena efek samping obat kimia yang tidak bagus untuk kesehatan.
Baca juga : Cara Merawat Kulit Wajah Secara Alami Tanpa Efek Samping
Jeruk nipis merupakan buah yang tepat untuk meredakan batuk. Caranya cukup diperas saja dan dicampurkan dengan kecap secukupnya. Anda hanya harus rutin dalam sehari mengkonsumsinya sebagai sirup obat batu alami. Batuk pun perlahan akan mereda dan sembuh. Namun, kebanyakan orang tidak menyukai campuran rasa antara air jeruk nipis dan kecap ini. Anda pun bisa mengganti kecap sebagai campurannya dengan madu. Madu lebih disukai karena terasa lebih enak dengan rasa manisnya. Anda juga bisa mencampurkan madu pada air hangat atau teh hangat yang akan Anda minum sebagai penjaga daya tahan tubuh dikala batuk.
Bahan lain yang bisa digunakan dalam pengobatan alami untuk batuk adalah daun sirih dan jahe. Ambil sari daun sirih dan dengan merebusnya dalam air. Lalu, minum airnya selagi hangat setidaknya sekali sehari. Jika Anda tidak suka rasanya, Anda bisa menambahkan madu sebagai perasa dan penambah manfaat. Jangan khawatir, walaupun rasanya manis madu tidak akan membuat batuk semakin parah karena madu bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Sebetulnya, untuk Jahe Anda bisa menjadikannya sebagai penghangat alami tubuh untuk mencegah batuk semakin parah dengan tambahan bahan yaitu kencur. Anda cukup merajang atau memarut kedua bahan tersebut lalu peras airnya. Air tersebut jika diminum selain menghangatkan tenggorokan juga bisa menghangatkan suhu tubuh sehingga batuk tidak semakin parah. Selain bagi orang dewasa, cara ini juga bisa menjadi solusi bagi anak kecil yang batuk. Tapi, karena anak kecil tidak mungkin mau meminumnya, maka rajangan atau parutan jahe dan kencur bisa dioleskan pada bagian tubuhnya. Selain efek hangat diberikan lewat meminumnya, kedua bahan ini mampu menghangatkan walaupun itu hanya dioleskan pada kulit luar tubuh saja.
Jadi, walaupun harus waspada terhadap batuk, dengan mengetahui cara pencegahan dan pengobatan alaminya. Anda tidak perlu takut.
25-06-2018 12:56
Indonesia merupakan salah satu Negara yang memiliki banyak tumbuhan. Bahkan tanaman Indonesia sering digunakan untuk jamu bagi produk Jepang. Penggunaan tanaman milik Negara lain untuk dijadikan produk tentu saja harus memiliki izin karena menjadi hak milik Indonesia. Indonesia sendiri juga tidak berbeda dengan Jepang yang memakai tanaman untuk obat herbal. Indonesia juga memakainya untuk obat herbal. Obat herbal sendiri adalah obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan atau bisa juga berasal dari berbagai macam campuran ekstrak tumbuhan. Mulai dari akar, buah, biji batang bahkan bunga. Obat herbal dibagi menjadi dua jenis. Jenis yang pertama adalah jenis obat herbal tradisional, obat herbal tradisional merupakan jenis obat herbal yang sudah terkenal sejak turun temurun, misalnya jamu. Sementara itu jenis yang kedua adalah obat herbal non-tradisional, obat herbal jenis ini adalah jenis yang belum pernah dikenal sebagai obat herbal turun temurun, namun memiliki potensi untuk menyembuhkan atau mengobati atau memiliki manfaat bagi tubuh. Hal misalnya ditemukan paa daun kelor. Saat ini juga sudah banyak bermunculan obat herbal yang dijual bebas dikarenakan semakin banyak orang juga yang memakainya sebagai alternatif dari obat biasa. Beberapa manfaat lain yang bisa didapat dari obat herbal adalah: Mengurangi resiko efek samping Seperti yang sudah diketahui banyak orang. Obat biasa meski dibuat dari tanaman juga akan tetapi mengandung bahan kimia, sehingga berpotensi menyebabkan berbagai efek samping. Sementara itu, obat herbal lebih minim resiko terkena efek sampingnya sehingga lebih banyak orang yang memilih obat herbal. Lebih hemat biaya Manfaat lainnya adalah karena harganya cenderung lebih murah dibandingkan dengan obat tradisional, maka otomatis jumlah pengeluaran oleh pasien juga lebih sedikit dibandingkan saat membeli obat tradisional. Tidak perlu menggunakan resep Obat herbal cenderung memiliki dosis ringan dan biasanya dipakai pada masa penyembuhan. Oleh karena itu pembeliannya tidak perlu menggunakan resep dari dokter, meskipun ada juga dokter herbal seperti yang ada di Korea Selatan. Itu tadi beberapa manfaat pemakaian obat herbal. Semoga bermanfaat bagi kita semua.
12-06-2014 07:27
Tak seluruh jenis olahraga dapat dilakukan oleh seluruh umur. Tentukan yang sesuai supaya tak membahayakan diri sendiri. Mengukur kekuatan olahraga bukan hanya dari kekuatan untuk mengerjakannya. Teratur tidaknya Anda olahraga, berat tubuh dan umur juga mempengaruhi, lho. Anda pasti tetap ingat sebagian masalah kematian yang menimpa kaum artis, saat selesai melaksanakan olahraga. Agar terlepas dari beberapa hal yang tak dikehendaki waktu olahraga, baiknya tentukan olahraga yang sesuai dengan umur Anda. Di bawah ini ialah ketentuan-aturan olahraga menurut umur. Baca juga : Mengetahui Serba-serbi Kanker Payudara Umur 20-an Umur 20-an ialah umur di mana metabolisme manusia tengah ada di puncak paling tinggi. Pada umur ini badan mempunyai kekuatan untuk bekerja sangat optimal. Mereka yang ada pada umur ini tidak bermasalah untuk melaksanakan macam olahraga apa pun. Walau begitu, latihan yang teratur terus mesti dilakukan untuk bikin badan gampang menyesuaikan. Umur 30-an Pada umur ini orang gampang tertipu. Umumnya lantaran semangat serta kekuatan paling tinggi yang didapat pada umur 30-an, banyak yang berasumsi tetap mempunyai kekuatan sama di umur 30-an. Walau sebenarnya masuk umur 30-an adalah tanda keadaan badan menjalani penurunan. Seperti bantalan antar ruas tulang punggung, saat masuk umur 30-an terjadi penurunan, hingga fungsinya juga jadi tak optimal. Jenis olahraga yang pas dilakukan baiknya terkonsentrasi pada olahraga kardio, seperti jogging, bersepeda santai, atau berenang jarak menengah. Baca juga: Ada Apa Di Balik Terapi Pijat Umur 40 serta 50-an Masuk umur ini, olahraga permainan atau kompetitif seperti sepakbola baiknya memanglah telah tak dilakukan lagi. Terkecuali Anda betul-betul mempunyai kesehatan ekstra. Kaum pakar merekomendasikan mereka yang ada di umur ini lebih konsentrasi melaksanakan olahraga tai-chi, yoga, santai, pilates, jogging ringan, dan jalan kaki. Umur diatas 60-an Pada umur ini seluruh tugas organ badan telah terjadi penurunan perannya. Anda yang ada di umur ini terus diharap untuk waspada dalam melaksanakan olahraga yang paling mudah sekalipun. Tetapi, memutuskan tak bergerak juga sama bahayanya. Tai chi serta Yoga umpamanya, tetap dapat dilakukan seandainya jeli menentukan gerakan.
26-05-2014 23:51
Masalah kesehatan menjadi sebuah masalah yang kian dihadapi oleh masyarakat saat ini. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para ahli menyatakan bahwa penyakit yang diderita oleh masyarakat modern kini semakin kompleks karena banyak kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat yang tidak memperhatikan kesehatan. Sebut saja konsumsi makanan instan yang kian hari semakin meningkat. Selain itu masih terdapat pola hidup kurang sehat lainnya yang timbul sebagai dampak adanya kemajuan dalam bidang teknologi yang tidak terbendung saat ini. Jelas hal tersebut akhirnya menimbulkan masalah kesehatan yang kian menakutkan bagi para manusia modern. Menyimak tentang masalah kesehatan yang semakin kompleks ini pun akhirnya mengantarkan kita untuk lebih mengetahui tentangnya. Salah satunya yang akan kita bahas di sini tentang permasalahan kesehatan adalah tentang sakit kepala. Ya hampir setiap orang di antara kita pernah mengalaminya di dalam hidup ini. Biasanya ketika kita mengalami sakit kepala, mungkin banyak di antara kita yang memilih untuk tidur, tetapi sebagian lainnya ada yang membiarkannya dan sebagian yang lain, yang lebih perhatian terhadap kesehatannya memilih untuk berkonsultasi ke dokter. Penting untuk anda ketahui bahwa dari beberapa hal yang saya katakan di atas saat seseorang mengalami sakit kepala, maka yang paling baik untuk dilakukan adalah segera berkonsultasi ke dokter. Terlebih saat anda merasakan sakit kepala belakang. Hal ini dikarenakan ketika kita berkonsultasi ke dokter maka kita dapat mengetahui apakah yang mengakibatkan kita mengalami sakit kepala. Baca juga : Kenali Ciri-ciri Kanker Lambung Secara umum dapat kita simpulkan bahwa sakit kepala yang terjadi pada diri seseorang ini terjadi akibat kurangnya suplai oksigen yang masuk ke otak. Saat pasokan oksigen yang masuk ke otak ini terganggu, maka yang terjadi adalah otak akan melakukan kinerja yang lebih berat dari biasanya. Sehingga kerja otak yang berlebihan ini akhirnya membuat kepala terasa sakit. Yang perlu anda waspadai saat sedang sakit kepala adalah karena sakit kepala seperti sakit kepala belakang menjadi indikasi akan terserang penyakit berbahaya. Banyak di antara penyakit berbahaya layaknya jantung, paru-paru dan juga penyakit lainnya ditandai dengan sering merasakan sakit kepala terlebih dahulu sebagai gejala awal. Karenanya ketika anda mengalami sakit kepala terlebih sakit kepala belakang maka sebaiknya anda segera melakukan konsultasi ke dokter terkait. Hal ini semata-mata bertujuan untuk mengetahui informasi terkait penyebab sakit kepala yang anda alami. Dan jika kemudian sakit kepala tersebut timbul sebagai sebuah indikasi penyakit berbahaya, maka anda akan segera mendapatkan perawatan yang lebih dini sebelum penyakit tersebut bertambah parah. Baca juga :Luka Diabetes Sembuh Sangat Sulit Selain melakukan konsultasi ketika mengalami sakit kepala. Maka anda juga dapat melakukan upaya preventif atau pencegahan terhadap sakit kepala ini. Cara yang paling baik untuk dilakukan adalah dengan selalu berpikiran positif. Dengan selalu berpikir positif, tubuh akan bekerja dengan baik termasuk otak yang dapat bekerja secara seimbang. Pikiran positif tersebut dapat anda kembangkan dalam kehidupan anda ketika anda merasa nyaman, sehingga anda perlu mendapatkan suasana nyaman tersebut. Hal ini dapat anda peroleh salah satunya dengan melakukan refreshing ketika anda memiliki banyak beban pikiran. Jika hal ini anda terapkan dalam kehidupan anda maka resiko untuk terkena sakit kepala terlebih sakit kepala belakang pun dapat anda kurangi. Dan demikianlah beberapa ulasan yang dapat saya berikan kepada anda tentang sakit kepala belakang tersebut. Semoga beberapa ulasan yang telah saya sampaikan di atas, mampu memberikan banyak manfaat bagi anda sekalian. Sekian, dan sampai jumpa pada ulasan menarik pada perjumpaan yang selanjutnya. Selamat beraktivitas!