Tips Hidup Sehat Bersama Darah Tinggi (Hipertensi)

Additional Image

Waktu Posting : 25-04-2014 20:50 | Dibaca : 2207x

Tips Hidup Sehat Bersama Darah Tinggi (Hipertensi)  - Tidak semua kasus darah tinggi atau hipertensi terelakkan. Bila itu menjadi bagian dari hidup Anda, bagaimana bisa tetap sehat berdampingan dengan kondisi itu? Mungkin tak bisa ditumpas, tetapi darah tinggi bisa dijinakkan. Caranya?

Prinsipnya seberapa bisa tekanan darah dipertahankan pada nilai yang optimal. Terlebih pada mereka yang berisiko, seperti ada keturunan darah tinggi. Demikian pula bila mengidap pula kencing manis (diabetes melitus), lemak darah abnormal (kolesterol, trigliserida), dan ada riwayat gangguan jantung. Darah tinggi bergabung dengan keadaan tersebut bersifat memperburuk.

Bukan saja tidak bijak kelewat cepat minum obat medis, seberapa bisa tidak perlu minum obat dulu. Kalau tanpa minum obat tensi darah masih bisa ditekan normal, obat jangan dipilih dulu. Obat baru diminum apabila dengan cara-cara tanpa obat, tensi masih berada di atas normal. Sedapat mungkin tensinya optimal. Apa sajakah cara-cara tanpa obat itu?
 
Baca juga : Mengenal, Mencegah dan Mengobati Penyakit Kanker 

Pertama, bila berat badan lebih dari berat idealnya, turunkan dulu sampai ideal. Berat badan ideal diukur dengan BM (Body Mass Index), yakni berat badan (Kg) dibagi tinggi badan (M) pangkat dua. Bila indeksnya 23-25, berarti ideal. Di atas 25 kegemukan, di bawah 23 mungkin kurus.

Seraya dengan menurunkan berat badan sampai ideal, perlu diet rendah garam. Bukan tawar sama sekali, melainkan membatasi saja. Tanpa sadar, konsumsi garam dari menu harian kita rata-rata lebih tinggi tiga kali lipat dari yang tubuh butuhkan.

Hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi) orang dengan kultur modern sering disebabkan oleh kelebihan sodium (natrium) dalam darah, khususnya pada tubuh yang salt sensitive. Hipertensi masyarakat di pedesaan yang hidupnya lebih papa, juga sering gara-gara menu hariannya yang serba asin (ikan asin, kecap asin).
 
Baca juga : Tips Hidup Sehat Bersama Darah Tinggi (Hipertensi)
 
Selain itu, perlu rutin bergerak badan (olahraga). Tak perlu olahraga atau senam khusus, dengan memilih rutin jalan kaki cepat ( brisk walking), dengan laju 100 M/menit, atau 6 Km/jam, selama 40-45 menit, lima kali seminggu, tensi darah diharapkan terbantu untuk turun.

Berat badan menjadi ideal, diet rendah garam, dan gerak badan teratur, mendukung upaya penurunan tensi darah. Selebihnya cukup kalium (dari buah-buahan) dan kalsium. Kalium dan kalsium membantu mengendurkan tensi darah juga.

Lain dari itu, jiwa juga perlu tenang, tidak stres, dan hidup tidak tergesa-gesa. Perlu ada waktu untuk bersilaturahmi, ada orang yang mau mendengar isi hati, berekreasi, dan perlu hidup lebih santai.

Orang yang tak ada riwayat darah tinggi, tensinya bisa mendadak melonjak kalau pikirannya lagi gundah. Pada kasus demikian, langsung memberinya obat pun tidak arif karena tahu sejatinya dia bukan kasus darah tinggi sejati.
 
Baca juga :  Fakta Hubungan Perokok Dengan Kejadian Hipertensi
 
Demikian pula orang yang takut kepada dokter (white coat hypertension). Begitu ketemu dokter, darahnya langsung tinggi. Namun, tak demikian kalau mengukurnya sendiri di rumah. Kasus demikian harus bijak ditanggapi. Memberinya obat berarti mencelakakan lantaran begitu keluar dari kamar praktik dokter, tensinya sudah normal lagi. Pemberian obat di sini hanya menambah anjlok tensi darahnya.

Untuk mengganti obat medis bisa dicoba beberapa obat herbal yang terbuat dari bahan alami berkhasiat yang secara ilmiah sudah terbukti. Sebut saja mengkudu, buah naga, kulit manggis, daun sirsak, seledri, mentimun, belimbing, dan bawang putih. Kalau bisa pilih yang sudah buatan farmasi dan berizin Depkes karena pasti berbeda khasiatnya bila dikonsumsi langsung dari bahan mentahnya.

Jus Ultra Noni tentu lebih berkhasiat dari sekian buah mengkudu yang Anda blender atau peras sendiri. Tak cukup makan mentahnya sebab butuh proses dengan teknologi tinggi untuk menyaripatikan zat berkhasiat yang ada dalam mengkudu. 


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Cara Mengatasi Gatal Di Selangkangan

28-08-2014 00:33

Gatal pada daerah selangkangan adalah permasalahan yang kerap berlangsung, serta dapat menimpa siapapun, meskipun biasanya seringkali berlangsung pada pria. Tak cuma pada selangkangan, gatal serta iritasi pula kerap menerpa bagian-bagian lipatan kulit yang lain seperti sela-sela jari serta di seputar pantat. Rasa gatal yang muncul mungkin saja amat tak nyaman, apabila tak diatasi dengan benar bisa mengakibatkan ruam serta lecet pada kulit Anda.  Apa yang mengakibatkan gatal serta ruam pada selangkangan?  Paduan panas, lembab, serta gesekan kulit dengan baju adalah pemicu umum yang menyebabkan kulit jadi merah serta teriritasi. Kecuali itu, gatal pula dapat muncul disebabkan mikroorganisme seperti jamur serta bakteri yang bersarang di daerah selangkangan. Jamur bisa berkembang dengan gampang ditempat yang hangat serta lembab.  Diatas itu semuanya, aspek kebersihan badan serta rutinitas tiap hari adalah aspek terpenting seorang alami permasalahan gatal di selangkangan.    Baca juga : 4 Cara Sehat Menambah Nafsu Makan   Langkah menyembuhkan gatal di selangkangan  Bila Anda alami permasalahan gatal-gatal di selangkangan, Anda dapat coba berbagai langkah penyembuhan di bawah ini :  Yakinkan daerah selangkangan senantiasa bersih serta kering  Berikanlah perhatian spesial pada kebersihan daerah selangkangan Anda. Sesudah mandi, keringkan daerah selangkangan dengan jalan menepuk-nepuknya memakai handuk. Kerjakan dengan cara lembut sampai selangkangan betul-betul kering.  Pakai cream, salep atau mungkin bedak antijamur  Berikan salep atau mungkin cream yang memiliki kandungan 1% hidrokortison pada daerah selangkangan Anda, sekurang-kurangnya 2 kali satu hari. Idealnya ialah sesudah mandi. Cream antijamur ini dapat dengan gampang Anda peroleh di apotik atau mungkin toko obat umum tanpa ada resep dokter. Aplikasikan pola ini sepanjang satu minggu atau mungkin lebih, sampai rasa gatal hilang dari selangkangan.  Pakai baju yang longgar  Untuk mencegah iritasi serta lecet, gunakan celana ataupun dalaman yang longgar. Baju yang ketat serta sempit pula bikin selangkagan jadi panas serta lembab, hingga jamur makin berkembang.  Janganlah menggaruk kulit yang gatal  Tahan hasrat Anda untuk menggaruk selangkangan yang gatal . Menggaruk bakal makin merangsang kulit, bahkan juga dapat mengakibatkan infeksi. Bila dapat, untuk memudahkan rasa gatal Anda dapat menyiram dengan air dingin. Kecuali itu, potong kuku jari tangan atau mungkin pakai sarung tangan waktu tidur, untuk menghindar Anda menggaruk tanpa ada sadar saat tidur.  Bila permasalahan gatal di selangkangan tak kunjung pulih sesudah melebihi satu minggu, atau mungkin kondisinya makin memburuk, secepatnya periksakan ke dokter. Dokter mungkin saja bakal menyajikan lotion maupun gel antijamur yang lebih kuat buat Anda pakai. Bila daerah selangkagan Anda sudah terinfeksi atau mungkin alami iritasi kronis, dokter kemungkinan bakal menyajikan antibiotik buat Anda.    Baca juga : Cara Mudah Menghilangkan Stres   Bila rasa gatal sudah terselesaikan, Anda dianjurkan untuk terus memakai cream antijamur pada selangkangan Anda selama 1-2 minggu ke depan, untuk menghindar kembalinya jamur.  Menangkal selangkangan gatal di hari selanjutnya  Untuk menghindari terjadinya kembali permasalahan diatas, Anda dapat mengaplikasikan berbagai panduan di bawah ini :  Sesudah olahraga atau mungkin melaksanakan kegiatan yang berkeringat, cepatlah mandi serta mebersihkan badan Anda.  Yakinkan daerah selangkangan senantiasa bersih serta kering. Janganlah memakai pakian dalam situasi badan yang masih tetap belum terlampau kering. Bila ada sinyal tanda gatal di selangkangan, secepatnya berikan cream atau mungkin bedak antijamur di selangkangan Anda sesudah mandi.  Jauhi baju dalam yang ketat, alih-alih pakai katun yang longgar atau mungkin boxer, untuk meminimalisir gesekan pada kulit serta pakian Anda.  Senantiasa pakai baju yang bersih serta kering, dan tukar celana dalam Anda dengan cara teratur.  Janganlah memakai handuk atau mungkin baju dengan cara bertukaran dengan orang lain. Bakteri serta jamur pemicu gatal amat gampang beralih ke orang lain.

Featured Image
Hal Yang Harus Dihindari Ketika Sikat Gigi

10-06-2014 18:37

Banyak yang mengeluhkan kondisi gigi yang terus tak bersih meskipun sudah menyikat gigi, seperti tumpukan karang gigi yang ada pada bagian-bagian spesifik dari gigi. Hal semacam ini dikarenakan oleh kekeliruan dalam menyikat gigi, serta tidak cuma itu saja yang bisa berlangsung jika Anda salah dalam menyikat gigi bisa berlangsung juga rusaknya gigi serta gusi. Tersebut kekeliruan yang perlu dihindari dalam menyikat gigi : Menyikat gigi kurang dari 2 kali satu hari Manfaat melindungi kebersihan serta kesehatan gigi dianjurkan supaya menyikat gigi 2 kali satu hari pada saat pagi hari sesudah sarapan serta malam pas sebelum saat tidur, janganlah kurang serta janganlah ditinggalkan waktu-waktu itu. Menyikat gigi pada saat yang salah Seperti sudah diterangkan di awal tentang saran dalam menyikat gigi, maka saat paling baik dalam menyikatnya ialah pada saat itu. Bila Anda hendak menyikat di luar saat itu tak apa-apa seandainya ke-2 saat itu tak ditinggalkan serta tak terlalu berlebih jumlahnya.   Baca juga : Kiat Sehat Menyimpan Makanan dan Minuman di Kulkas   Menyikat lewat cara yang salah Ada banyak cara dalam menyikat gigi dengan maksud yang sama yakni untuk meraih kebersihan gigi yang maksimal. Kekeliruan yang kerap dikerjakan dalam menyikat gigi ialah memakai gerakan horizontal yakni gerakan ke kiri serta ke kanan, baiknya menyikat gigi dengan gerakan vertikal yakni gerakan dari gusi ke gigi dengan pojok 45 derajat pada gusi, hingga bisa menjauhi dari penurunan gusi serta sekalian memijat dan membuat lancar aliran darah gusi. Sikatlah juga seluruh sisi gigi yakni sisi kunyah, luar serta dalam yang berdekatan dengan lidah dan langit-langit. Tempo yang terlampau sebentar Sempatkah Anda mencermati berapakah lama saat yang di habiskan dalam menyikat gigi? Kecemasan bakal lama saat dalam menyikat gigi yang terlampau singkat ialah kebersihan yang dicapai tak optimal. Saat yang baik dalam menyikat gigi ialah 2-3 menit. Memakai sikat gigi yang telah lama Sikat gigi baiknya ditukar tiap-tiap 3-4 bln sekali sesuai sama dengan referensi dari American Dental Association (ADA), namun jika bulu sikat gigi sudah rusak atau megar maka baiknya ditukar, lantaran situasi itu tak bakal berikan hasil yang optimal dalam pembersihan gigi.   Baca juga : 6 Komplikasi Diabetes yang Paling Banyak Terjadi Memakai sikat gigi yang tak nyaman dalam pemakaian Situasi ini bisa dikarenakan oleh pemakaian sikat gigi dengan ukuran kepala yang kebesaran serta pegangan yang tak nyaman dalam genggaman Anda. Kenyamanan dalam pemakaian ini cukup perlu hingga sikat gigi bisa dipakai dengan cara benar. Menyikat gigi terlampau keras Hal semacam ini bisa mengakibatkan rusaknya di bagian permukaan gigi yakni e-mail gigi, serta tak cuma pada gigi saja namun menyikat terlampau keras dapat juga mengakibatkan kerusakan gusi. Menyikat gigi pada waktu mandi Menyikat gigi pada waktu mandi pagi serta mandi sore ialah satu hal yang sudah jadi rutinitas keseharian dari sebagian besar orang-orang. Rutinitas yang salah ini mengakibatkan sikat gigi pada saat yang benar tak dikerjakan. Kecuali waktu, cara serta jenis sikat gigi yang betul dalam melakukan sikat gigi, sisi yang terutama yang lain ialah memakai pasta gigi yang pas. Manfaatkanlah pasta gigi dengan kandungan beberapa bahan yang bisa mendukung kebersihan serta kesehatan gigi.

Featured Image
Mengenal Penyebab Iritasi Mata

17-06-2014 18:18

Iritasi mata ialah persoalan umum yang dihadapi oleh tiap-tiap orang serta seluruhnya usia. Seperti gatal, rasa panas, terbakar atau iritasi yang menyakitkan di mata. Beberapa gejala umum yang terkait dengan iritasi mata gatal, kemerahan, nyeri, bengkak, robek, terbakar, sakit, kelelahan hingga penglihatan kabur serta ada banyak lagi. Dalam kondisi ini kerap terasa seakan-akan ada suatu hal yang ada di matanya. Beberapa situasi bisa menyebabkan iritasi mata hingga membutuhkan konsultasi segera dengan dokter mata, tetapi ada juga yang tak membutuhkan perawatan medis serta dapat pulih dengan sendirinya. Namun bila anda sempat menanggung derita keadaan iritasi mata, Anda mesti hindari menggosok mata Anda, memakai riasan mata serta anda juga mesti membuat perlindungan mata dari debu.   Baca juga : Berkenalan Dengan Infeksi Menular Seksual Tersebut merupakan banyak hal yang bisa membahayakan mata, salah satunya : 1. Benda asing yang masuk ke mata Benda asing seperti butiran debu, lensa kontak, atau bedak bubuk dapat juga membahayakan mata Anda. Benda itu bisa bikin kornea mata tergores serta saat telah terjerat di mata, bakal benar-benar susah untuk diidentifikasi. Sisa goresan itu bakal bikin Anda serta mengucek mata Anda serta pada akhirnya dapat jadi parah situasi mata Anda. 2. Luka bakar pada mata Luka bakar pada yang dikarenakan oleh uap bahan kimia, uap panas, cahaya matahari, pengeriting atau pengering rambut listrik (hairdryer), semburan api sampai ledakan kompor ialah hal yang benar-benar beresiko untuk mata. 3. Pukulan atau benturan segera pada mata Sebagian aktivitas olahraga terkadang ada yang membahayakan mata. Umpamanya saja gulat, tinju, tenis yang dapat mengena mata. Lantaran olahraga itu mempunyai kontak fisik yang cukup tinggi, kecuali itu pukulan atau benturan segera pada mata bisa dapat mengakibatkan kerusakan kulit serta jaringan di seputar mata, bola mata, juga tulang-tulang rongga mata.   Baca juga : Kiat Merawat Telinga Agar Tetap Sehat 4. Kantong hawa penyelamat (airbag) Pemakaian kantong hawa yang terbuka dengan cara automatis saat mobil alami suatu benturan keras. Sayangnya, hal itu malah bisa mencederai mata. Kecepatan kantong hawa waktu mengembang nyaris sama dengan pukulan pada mata. Tak cuma itu, bahan kimia yang ada pada kantong hawa juga dapat bikin luka bakar pada mata. 5. Serpihan yang berterbangan Serpihan yang berterbangan seperti, serbuk kayu hasil gergaji atau potongan rumput yang terurai dari mesin potong rumput bisa menusuk mata. Serpihan itu bisa terbang dengan cepat ke mata serta menyebabkan pendarahan pada irislah serta kornea mata, serta berbuntut pada rusaknya susunan bola mata. Nah, sebelum saat mata Anda terkena infeksi, baiknya Anda lakukan usaha pencegahan. Langkahnya dengan memakai kacamata pelindung waktu beraktivitas yang terkait dengan kontak fisik, bahan kimia, listrik maupun beberapa bahan lain yang beresiko untuk mata.

...