Waktu Posting : 05-05-2016 11:15 | Dibaca : 2098x
13-11-2018 17:05
Melakukan pernikahan sekali seumur hidup adalah keinginan semua orang. Pernikahan akan membuat kita terhindar dari hal-hal buruk yang dapat berdampak negative dalam kehidupan sehari-hari. Saat memutuskan untuk menikah, ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan agar pernikahan dapat berjalan dengan lancer sesuai keinginan. Banyak hal yang perlu dipersiapkan dan salah satunya adalah masalah kesehatan. Usia pernikahan telah diatur oleh undang-undang Nomor 1 tahun 1974. Undang-undang tersebut menyebutkan jika batas minimal usia pernikahan untuk laki-laki 19 tahun sedangkan untuk perempuan 16 tahun. Namun walaupun sudah diatur oleh undang-undang tetap saja masih sering terjadi pernikahan di bawah umur. Mereka yang melakukan pernikahan di bawah umur memiliki banyak alas an seperti pendidikan rendah, kemiskinan, hokum adat, norma sosial maupun hokum yang kurang tegas. Padahal banyak sekali risiko kesehatan yang dapat mengancam bagi mereka yang melakukan pernikahan dini. Berikut ini beberapa risiko kesehatan yang dapat terjadi saat melakukan pernikahan dini : 1. Saat hamil di usia muda maka berisiko terserang tekanan darah tinggi. Perlu dilakukan pengobatan agar tidak terjadi komplikasi dan tekanan darah tinggi sangat berbahaya bagi pertumbuhan calon bayi. 2. Bayi berisiko lahir premature. Hal ini karena berat badan bayi rendah dan belum siap untuk dilahirkan. Kelahiran premature dapat mengalami gangguan pencernaan, pernapasan, penglihatan dan lainnya. 3. Berisiko besar ibu meninggal saat melahirkan. Hal ini terjadi karena perempuan di bawah 18 tahun belum siap fisiknya untuk hamil dan melahirkan seperti panggul yang masih kecil sehingga bayi akan mengalami kesulitan untuk keluar. 4. Berisiko besar mengalami keguguran. Hal ini terjadi karena menikah di usia belia belum siap secara fisik dan mental. Organ tubuh yang belum matang akan berakibat pada pertumbuhan bayi yang juga tidak akan bisa berkembang dengan maksimal. 5. Sering mengalami bentrok dan kekerasan rumah tangga. Secara psikologis mental pasangan belum dewasa sehingga lebih rentan terjadi kekerasan rumah tangga.
08-09-2024 04:33
Ada berbagai jenis kawat gigi yang bisa dipilih berdasarkan berdasarkan bahan maupun metode pemakaiannya. Dengan mengenal jenisnya, pasien bisa lebih mudah memilih kawat gigi sesuai kebutuhan, baik untuk kebutuhan estetika maupun untuk menjaga kesehatan rongga mulut. Behel atau kawat gigi merupakan salah satu alat untuk mengatasi kelainan susunan gigi  yang menimbulkan keluhan. Kelainan susunan gigi yang dimaksud di antaranya adalah gigi tonggos, gingsul, renggang , dan rahang bawah maju. Selain menimbulkan masalah penampilan, kelainan susunan gigi tersebut juga dapat mengganggu fungsi bicara, mengunyah, serta meningkatkan risiko terjadinya kerusakan gigi. Kelainan susunan gigi bisa diatasi dengan pemakaian kawat gigi. Pemilihan jenis kawat gigi akan disesuaikan dengan kelainan susunan gigi, pertimbangan estetika, serta biaya. Mengenal Jenis-Jenis Kawat Gigi Berikut ini adalah berbagai jenis dari kawat gigi yang umum digunakan untuk mengatasi kelainan susunan gigi : 1. Kawat gigi konvensional Kawat gigi konvensKawat gigi  jenis ini terbuat dari logam stainless steel yang ditempelkan pada bagian depan gigi menggunakan semen khusus. Logam (bracket) yang ada pada masing-masing gigi akan dihubungkan dengan karet elastis (elastic band) dan kawat khusus (wire) untuk memberikan tekanan pada gigi. Ini dilakukan agar gigi dapat bergeser perlahan ke posisi yang diinginkan. Selain terbuat dari logam, bracket gigi konvensional juga ada yang berbahan dasar keramik. Kawat gigi jenis ini memiliki tampilan yang lebih menarik karena warnanya mirip dengan warna gigi, sehingga tidak begitu terlihat jika dibandingkan dengan bracket dari bahan logam. Efektivitas bahan keramik sama baiknya dengan bahan logam dalam merapikan gigi. Namun, kawat gigi bahan keramik tidak direkomendasikan untuk digunakan oleh penderita deep bite, yaitu kelainan susunan gigi yang membuat gigi bagian atas menutupi gigi bawah secara berlebihan saat menggigit. 2. Kawat gigi self ligating Kawat gigi self ligating tidak menggunakan karet elastis, melainkan menggunakan klip kecil khusus pada masing-masing bracket. Jenis kawat gigi ini lebih tahan lama daripada kawat gigi konvensional. Selain itu, pemakainya juga tidak perlu sering kontrol ke dokter gigi. 3. Kawat gigi lingual Lingual braces atau kawat gigi lingual sebenarnya memiliki kesamaan dengan kawat gigi konvensional. Hal yang membedakannya adalah letak bracket kawat gigi lingual yang berada di sisi dalam gigi, sehingga kawat gigi tidak terlihat dari luar. Jenis kawat gigi ini umumnya dipilih oleh pasien yang tidak ingin terlihat jelas menggunakan kawat gigi. Meski demikian, pemasangan jenis kawat gigi ini bisa menimbulkan efek samping kesulitan bicara. Selain itu, kawat gigi jenis ini berisiko mengganggu kebersihan lidah dan menyebabkan nyeri saat mengunyah. Perawatan Kelainan Susunan Gigi Selain dengan Kawat Gigi Selain menggunakan kawat gigi, berikut ini adalah alat lain yang bisa digunakan untuk memperbaiki kelainan susunan gigi: Clear aligner Clear aligner merupakan alat yang saat ini mulai populer digunakan untuk mengatasi kelainan susunan gigi ringan. Tidak seperti kawat gigi yang bersifat semi permanen, clear aligner bisa dilepas dan dipasang sendiri oleh pasien. Clear aligner perlu dipasang selama 22 jam setiap hari dan bisa dilepas pada saat makan, minum, atau ketika menyikat gigi. Hal ini membuat pengguna clear aligner lebih mudah dalam menjaga kebersihan rongga mulut  dan gigi. Clear aligner merupakan alat transparan yang melapisi seluruh gigi, sehingga tidak begitu terlihat. Hal ini membuat clear aligner lebih unggul secara estetika. Selain itu, clear aligner juga lebih baik untuk kesehatan gusi dan jaringan di sekitar gigi. Clear aligner memang memiliki lebih banyak kelebihan daripada kawat gigi, tetapi alat ini membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memperbaiki susunan gigi. Headgear Jenis alat lainnya untuk mengatasi gangguan susunan gigi adalah headgear. Namun, alat ini lebih difungsikan untuk memperbaiki posisi rahang atas dan rahang bawah yang tidak sejajar, terutama pada anak-anak. Alat ini memiliki bagian-bagian yang dipasang di luar rongga mulut, yaitu leher dan kepala. Agar efektif, headgear harus digunakan selama 12–14 jam per hari atau bahkan lebih. Jika Anda berencana memakai kawat gigi, konsultasikan dengan dokter gigi mengenai jenis kawat gigi yang tepat sesuai kebutuhan Anda. Pemasangan kawat gigi sebaiknya dilakukan oleh dokter gigi. Salah satu klinik perawatan gigi yaitu Klinik GiO menawarkan berbagai jenis kawat gigi Jogja yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi pasien. Klinik GiO didukung oleh dokter spesialis kawat gigi Jogja yang berpengalaman dalam menangani berbagai kasus ortodontik. Dengan keahliannya, setiap pasien mendapatkan perawatan yang tepat dan hasil yang optimal. Selain  dilengkapi dengan teknologi ortodontik modern, harga kawat gigi yang ditawarkan juga terjangkau. Untuk  mendukung proses perawatan lebih efektif dan efisien, tmenggunakan alat-alat canggih agar membantu dalam diagnosa dan perawatan yang lebih akurat. Setiap pasien di Klinik gigi GiO ( klinik kawat gigi Jogja)  mendapatkan pelayanan yang personal dan profesional. Rencana perawatan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan individu pasien, sehingga hasilnya lebih efektif dan memuaskan.
02-06-2014 04:57
Apakah kulit anda berjerawat? Jika iya maka anda perlu melakukan kulit anda lebih berhati-hati. Kulit yang berjerawat membutuhkanperawatan kulit berjerawat dengan cara ekstra. Misalnya dengan mengontol makanan yang di konsumsi dan rajin merawat kulit terutama wajah dengan cara alami. Makanan yang perlu anda kontrol misalnya makanan yang mengandung minyak atau kolesterol tinggi dan juga makanan yang mengandung jenis kacang. Hal ini perlu di hindari karena kolesterol yang ada pada makanan akan memicu timbulnya jerawat pada wajah. Berikut ini cara perawatan kulit berjerawat dengan cara alami yaitu 1. Siapkan bahan Anda perlu mempersiapkan bahan yang di perlukan antara lain yaitu putih telur, madu dan air panas. Setelah semua bahan telah siap maka kita akan mencampur putih telur dan madu. Menggunakan putih telur dan madu memiliki tujuan khusus. Adapun tujuan menggunakan putih telur agar semua minyak dan kotoran dapat di angkat oleh kulit wajah. Selain itu kulit wajah menjadi kencang kembali. Sedangkan madu akan membuat wajah anda lebih bersinar dan cerah. Baca juga : Manfaat Senam Hamil 2. Masker Langkah selanjutnya adalah mengoleskan campuran putih telur dan madu secara merata ke bagian muka. Tunggu hingga seluruh bagian mengering. Rilekskan tubuh anda dengan cara merebahkan diri. Tujuannya agar masker dapat bekerja secara maksimal. 3. Bilas dan keringkan Setelah semua benar-benar rata dan kering maka anda bisa membilas seluruh muka dengan air hangat. Setelah benar-benar kering maka anda dapat membilasnya dengan air dingin. Adapun tujuan di bilas dengan air dingin yaitu pori-pori yang terbuka karena air hangat maka dapat menutup kembali jika di bilas dengan air dingin. Anda dapat melakukan perawatan wajah ini seminggu satu kali untuk mendapatkan hasil yang bagus. Baca juga : Lakukan Perawatan Pasca Melahirkan Berikut Ini Setelah anda mengetaui bahwa perawatan wajah berjerawat sangat muda di lakukan maka di sarankan agar anda tidak malas ya. Karena perawatan wajah dengan cara alami tidak akan dapat di rasakan jika hanya di lakukan satu atau dua kali saja. Membutuhkan waktu yang berkesinambungan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Jangan khawatir jika akan melakukan perawatan ini karena tidak ada efek samping yang timbul jika perawatan ini di lakukan sering. Pemanfaatan bahan alami menjadi alasan mengapa tidak ada efek samping jika anda melakukan perawatan ini. Anda pun dapat menghemat biaya karena anda tidak perlu mengeluarkan biaya yang banyak untuk melakukan perawatan ini. Anda hanya tinggal mencari di kulkas pastilah tersedia. Hal ini karena bahan-bahan yang di gunakan biasa juga kita pakai sehari-hari. Untuk itu mengapa kita harus membuang-buang uang kita untuk pergi ke salon jika kita bisa membuat perawatan kulit terutama wajah kita dengan bahan alami yang kaya manfaat dan dengan harga yang terjangkau.