Waktu Posting : 30-05-2014 23:33 | Dibaca : 14934x
Bedah atau operasi sering kali harus ditempuh sebagai solusi menyembuhkan tubuh dari penyakit. Tetapi, muncul banyak kekhawatiran terhadap kesulitan pascaoperasi seperti rasa sakit, opname berhari-hari, dan pemulihannya yang lama. Sebaiknya operasi atau jangan, ya?
Kekhawatiran itu sering membuat kita menunda-nunda untuk melakukan operasi. Padahal dokter yang dijadikan tempat konsultasi menyatakan bahwa operasi harus dilakukan supaya segera bisa disembuhkan.
Akan tetapi karena khawatir kondisi pascaoperasi yang membuat kita sulit untuk kembali beraktivitas, akhirnya kita terus menunda-nunda. Hasilnya, penyakit itu sudah semakin parah dan biasanya ditambah lagi muncul peradangan atau infeksi.
Daripada kondisi itu harus kita hadapi, ada satu teknik bedah atau operasi yang saat ini memnimalkan dampak pascaoperasi itu. Namanya laparoskopi atau disebut keyhole surgery. Teknik itu disebut juga bedah invasif minimal atau bedah akses minimal.
Bca juga : Cara Menjaga Kesehatan Tulang Selagi Muda
Laparoskopi mampu memberikan keuntungan meminimalkan nyeri pascabedah bagi pasien secara signifikan, dan memiliki keunggulan tambahan kosmetik yang baik karena luka operasinya hanya berupa beberapa sayatan kecil sepanjang 0,5 – 2 cm.
Teknik laparoskopi itu biasanya membuat minimal tiga lubang sayatan atau lazimnya disebut port. Melalui lubang-lubang itulah alat bedah akan dimasukkan dan operasi pun dilakukan. Saat ini teknik laparoskopi pun sudah semakin berkembang dengan munculnya teknik single port laparoscopic surgery. Tidak lagi ada tiga lubang atau lebih, proses operasi itu hanya akan menyayat satu lubang, yaitu di pusar.
Proses bedahnya secara sederhana dimulai dengan pembiusan umum. Kemudian dokter bedah akan membuat satu sayatan di pusar 2-3 cm untuk memasukkan gas CO2 yang sangat aman untuk menciptakan lapang operasi. Setelah itu dimasukkanlah teleskop dan isntrumen pembedahan.
Setelah pembedahan selesai, specimen jaringan akan dikeluarkan melalui lubang yang sama secara steril. Kemudian dikeluarkan juga gas CO2 dan instrumen bedah. Lukapun dijahit dan dirawat secara biasa.
Tetapi harus diingat bahwa teknik laparoskopi bukan merupakan senjata pamungkas yang selalu berhasil dilakukan pada semua kondisi. Terkadang jika radang atau infeksi penyakit pasien sudah sangat hebat, maka terpaksa dibatalkan dan dilakukan konversi menjadi bedah konvensional dengan sayatan besar.
Infeksi itu terjadi karena pasien sering menunda-nunda pelaksnaaan operasi yang sudah disarankan dokter. Akhirnya, muncullah radang dan perlengketan usus hebat yang tidak cocok lagi untuk ditangani dengan teknik laparoskopi.
Baca juga : Betapa Pentingnya Merawat Organ Intim Wanita
Oleh karena itu, jangan terlambat atau menunda-nunda pelaksanaan operasi. Selain itu ada pula kondisi yang membuat teknik laparoskopi tak bisa dilakukan, yaitu bila pasiennya sangat gemuk. Penyakit yang sama memang bisa ditangani berbeda pada tiap-tiap orang. Karenanya konsultasi ke dokter yang tepat memang harus dilakukan dengan intensif supaya bisa diketahui penanganannya yang tepat.
Berikut ini kelebihan dan kekurangan teknik laparoskopi.
Kelebihan laparoskopi
1. Nyeri pascabedah minimal
2. Trauma jaringan minimal
3. Perdarahan minimal
4. Kondisi rongga perut atau dda apat devaluisi dengan lebih jelas dan diperbesar (zoom)
5. Proses penyembuhan pasien lebih cepat
6. Lama rawat inap yang diperlukan lebih singkat
7. Risiko komplikai infeksi luka operasii , perdarahan, dan perlengketan usus lebih jarang terjadi.
Kekurangan laparoskopi
1. Waktu operasi yang berpotensi lama
2. Biaya operasi lebih tinggi karena dibutuhkan alat dan keterampilan khusus.
3. Risiko operasi
4. Tidak bisa dilakukan bila sudah terjadi infeksi atau peradangan
Bila operasi memang harus dilakukan, jangan khawatir dengan kondisi pascaopersi karena sudah ada teknik laparoskopi. Namun harus juga disiapkan biayanya yang memang lebih mahal. Jadi memang, lebih baik mencegah daripada mengobati. Selain itu, kalau memang masih merasa ragu dengan teknik penanganan medis yang masih berisiko dan menimbulkan efek samping, lebih baik coba menggunakan terapi herbal yang berbahan alami seperti jus herbal dan semacamnya.
23-05-2014 16:54
Anak merupakan anugerah terbesar yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa kepada setiap orang tua. Karenanya sebagai orang tua yang baik harus senantiasa melindungi dan menyayangi buah hati yang dimiliki tersebut. Tentunya dengan hal ini diperlukan bayak hal untuk menunjukkan bagaimana orang tua mencintai anaknya. Salah satunya adalah selalu mengawasi perkembangan anaknya dengan mengonsultasikannya kepada dokter anak. Mengapa harus dokter anak? Seberapa pentingkah berkonsultasi pada dokter anak ini? Untuk mendapatkan jawabannya maka anda dapat menemukannya dengan membaca ulasan berikut ini dengan seksama. Karena di sini saya telah merangkum sebuah sajian spesial untuk anda tentang pentingnya berkonsultasi ke dokter anak. 1. Hal pertama yang harus anda ingat adalah bahwa konsultasi ke dokter anak ini bukan hanya terjadi saat anak sedang sakit saja. Tetapi juga pada setiap perkembangan yang dimiliki oleh anak. Hal tersebut sangat penting guna memberikan kasih sayang orang tua yang sesuai dengan tahap perkembangannya. 2. Anda perlu untuk melakukan konsultasi ke dokter anak ini dalam menanggapi pertumbuhan fisik yang terjadi pada anak anda. Anda wajib memastikan apakah pertumbuhan fisik yang dialami oleh anak anda tersebut dalam keadaan normal atau tidak. Dan jika ternyata terdapat sesuatu hal yang tidak anda inginkan terkait dengan perkembangan fisiknya maka akan dapat segera dilakukan sebuah upaya yang tepat. Baca juga : Manfaat Konsultasi Dokter 3. Dengan berkonsultasi kepada dokter anak secara teratur akan anda dapat mengetahui sejauh mana perkembangan psikologi yang dimiliki oleh anak anda. Dalam hal ini melingkupi masalah kejiwaan semisal bagaimana perkembangan mental yang dimiliki oleh anak tersebut. Dalam hal ini akan sangat bermanfaat bagi anak anda. Karena dengan anda mengetahui bagaimana perkembangan anak anda. Maka anda akan dapat memberikan sebuah tindakan yang akan mendukung proses perkembangan mental anak anda tersebut menjadi lebih baik. 4. Selanjutnya melalui konsultasi ke dokter maka anda juga dapat mengetahui bagaimanakah tingkat perkembangan intelejensi anak anda. Apakah anak mengalami gangguan atau tidak. Dan jika memang terdapat gangguan yang mengakibatkan kemampuan intelegensi anak kurang maka dapat dilakukan terapi-terapi khusus untuk meningkatkan daya intelegensi anak tersebut. 5. Perkembangan kebahasaan yang dimiliki oleh seorang anak pun dapat dikonsultasikan kepada seorang dokter anak. Perlu untuk anda ketahui bahwa bahasa merupakan sebuah hal yang teramat penting bagi kehidupan. Jadi memantau perkembangan anak sama halnya dengan memantau bagaimana anak dapat berkomunikasi dan bersosialisasi dengan baik, ketika ia telah dewasa nantinya. Baca juga : Mengenal Depresi dan Cara Mengobatinya 6. Berkonsultasi kepada dokter anak juga memberikan manfaat perlindungan terhadap berbagai macam penyakit yang mungkin di alami oleh anak anda. Anda dapat mengetahui gejala-gejala yang dialami oleh anak anda dan kemudian melakukan upaya pengobatan sedini mungkin. yang perlu ditakuti adalah saat gejala penyakit tidak tampak pada fase awal dan baru terlihat saat penyakit telah parah. Tentu anda tidak menginginkan hal ini terjadi pada anak anda. Sehingga konsultasi secara teratur merupakan upaya yang nyata untuk anda lakukan. 7. Anak yang hiperaktif sering kali membuat orang tua merasa jengkel. Nah jika hal semacam ini terjadi pada anak anda maka sebaiknya anda segera mengonsultasikannya kepada dokter anak. Agar anda dapat mengetahui apakah hal tersebut masih dalam batasan yang normal atau perlu penanganan khusus. Jika tidak, maka suatu saat mungkin akan terjadi sebuah hal yang tidak pernah anda inginkan pada anak anda karena kelalaian anda tersebut. Demikianlah beberapa ulasan yang dapat saya sajikan kepada anda tentangnya. Semoga beberapa hal di atas dapat anda mengerti dan akhirnya dapat bermanfaat untuk anda dan keluarga anda tercinta.
07-07-2016 03:30
Tak seperti wanita yang punya masa menopause dan mengalami masa di mana tak bisa lagi hamil, pria punya potensi seumur hidup untuk bisa memiliki anak. Ini karena pria bisa tetap menghasilkan sperma sehingga bisa membuahi sel telur. Tapi benarkah pria bisa terus subur seumur hidupnya? Well, ternyata itu tak sepenuhnya benar lho. Umur pria ternyata sangat berpengaruh terhadap tingkat kesuburan dan kualitas sperma. Semakin tua, pria cenderung kehilangan kemampuannya untuk memiliki anak.  Baca juga : Waspada, Ini 5 Penyakit yang Sering Salah Diagnosis! Seiring bertambahnya usia, sperma mengalami penurunan pergerakan dan jumlah. Setelah pria mencapai usia 40 tahun ke atas, kualitas sperma juga menurun. Inilah alasan mengapa pria sulit mendapatkan anak ketika usianya sudah di atas 40 tahun. Jika seorang pria muda bisa membuat pasangannya hamil dalam beberapa bulan saja, seorang pria usia 40 tahun ke atas membutuhkan kurang lebih 2 tahun agar istrinya hamil. Itulah mengapa pasangan di atas usia 45 tahun kecil kemungkinan memiliki anak biologis, bukan hanya karena kondisi wanita tapi juga dipengaruhi kondisi pria.  Baca juga : Sepatu Bau Bisa Bikin Kaki Lecet Bukan hanya itu, faktor penurunan kualitas ini ternyata juga berpengaruh pada besarnya potensi istri mengalami keguguran. Beberapa penelitian juga mengatakan bahwa anak yang terlahir dari ayah yang tua kemungkinan memiliki risiko besar mengalami masalah kesehatan mental dan fisik semacam autis, dibanding anak yang lahir dari ayah yang masih muda. Jadi, jika memungkinkan untuk menikah muda dan masih diberi kesempatan untuk memiliki anak, akan lebih baik jika pasangan suami istri memiliki anak sebelum usia mereka di atas 40 tahun. Jadi ingin menikah muda ladies?
10-06-2014 10:42
Potensi keracunan makanan dapat berlangsung bila kita kurang betul menaruh makanan serta minuman di kulkas. Lho, kok bisa ya? Selanjutnya kita simak saja segera beberapa strategi sehat menaruh makanan serta minuman yang baik serta sehat di bawah ini: Penataan Suhu Atur suhu kulkas (non-freezer) di antara 3°C sampai 5°C. Terlalu dingin atau terlalu hangat juga tak baik untuk makanan yang lain serta sangat mungkin bakteri jadi tumbuh lebih gampang. Penyimpanan Daging, Ikan, Ayam/Unggas Bila Anda menaruh ikan, ayam atau unggas-unggasan seger yang lain di area non-freezer upayakan janganlah melebihi 2 hari. Untuk daging seger, janganlah melebihi 3 terlebih 5 hari. Secepatnya masak atau bila akan menyimpannya lebih lama, maka bekukanlah dengan menyimpannya didalam area freezer. Baca juga : Mengenal Efek Ganja Bagi Kesehatan Duren atau Makanan Aroma Menyengat Bila Anda merencanakan menaruh beberapa makanan yang beraroma, maka yakinkan Anda mempunyai tempat yang mempunyai wadah yang bertutup rapat. Hal semacam ini untuk mencegah rusaknya makanan lain lantaran aroma makanan yang menyengat itu. Taruh makanan yang beraroma menyengat di wadah tertutup serta tak bocor hawa. Jauhi Meletakkan Penuh-Sesak Janganlah bikin kulkas Anda padat, penuh, sesak dengan makanan atau minuman. Upayakan selalu ada jeda supaya aliran hawa bisa terjaga. Baca juga : Hal yang Harus Dihindari Ketika Sikat Gigi Wadah Makanan Upayakan Anda mempunyai wadah tertutup rapat untuk seluruh makanan. Hal semacam ini untuk menjauhkan diri dari kerancuan aroma, resiko tetesan dari makanan lain serta lebih gampang melindungi kesegaran makanan Anda didalam kulkas. Makanan Kaleng Bila Anda menaruh makanan berkemasan kaleng, cermati tiada sisa karat atau penyok ataupun lubang pada paket. Di bawah ini ialah tabel beberapa makanan serta ketahanannya seberapa lama bisa disimpan didalam kulkas: