Waktu Posting : 05-10-2014 19:04 | Dibaca : 2079x
06-07-2024 17:04
Rahim merupakan bagian dari organ reproduksi dari wanita. Fungsi utamanya sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya janin sebelum dilahirkan. Sayangnya, sel-sel kanker yang muncul pada organ ini bisa membuat seorang wanita kehilangan rahimnya. Faktor Risiko dan Penyebab Kanker Rahim Meski penyebab kanker rahim belum diketahui secara pasti, ada beberapa faktor yang mungkin bisa meningkatkan risiko wanita terkena penyakit ini, yaitu: Berat badan berlebih atau obesitas Berusia 50 tahun ke atas Menstruasi pertama sebelum usia 12 tahun Menderita diabetes Riwayat kanker rahim di keluarga Pernah menjalani terapi radiasi pada panggul Menderita tumor ovarium atau sindromovarium polikistik Konsumsi obat hormone estrogen tanpa progesteron atau obat tertentu, seperti tamoxifen untuk mengobati kanker payudara Faktor-faktor risiko di atas tidaklah mutlak karena ada juga wanita yang masuk dalam daftar tersebut tetapi tidak menderita kanker rahim. Ada pula wanita yang terjangkit kanker rahim, tetapi tidak memiliki faktor risiko di atas. Tanda-Tanda Kanker Rahim Penting bagimu untuk mengenali tanda-tanda awal kanker rahim agar penyakit ini dapat terdeteksi sedini mungkin. Berikut ini adalah beberapa gejala yang merupakan tanda awal kanker rahim, yaitu: 1. Perdarahan abnormal Tanda awal ciri-ciri kanker rahim yang paling sering dialami oleh wanita adalah pendarahan vagina yang tidak normal atau berkepanjangan. Contohnya, pendarahan setelah menopause. di antara siklus menstruasi, dan perdarahan setelah berhubungan seks. 2. Keputihan berbau Keputihan yang normal umumnya berwarna jernih, tidak berbau, dan jumlahnya tidak berlebihan. Munculnya keputihan yang berwarna merah muda atau cokelat, mengandung darah, atau disertai bau busuk bisa menjadi pertanda adanya masalah atau gangguan pada sistem reproduksi termasuk kanker rahim. 3. Nyeri saat berhubungan seksual Tanda kanker rahim berikutnya adalah munculnya rasa sakit saat berhubungan seksual. Biasanya nyeri ini akan diikuti dengan perdarahan setelah berhubungan seksual. 4. Nyeri panggul Nyeri panggul juga bisa menjadi gejala kanker rahim. Nyeri panggul yang termasuk tanda kanker rahim biasanya disertai dengan rasa sakit pada perut bagian bawah pusar. Nyeri yang dirasakan bisa muncul terus-menerus atau dan hilang-timbul. 5. Nyeri saat buang air kecil Meski ini jarang terjadi, nyeri saat buang air kecil juga bisa menjadi tanda kanker rahim. Rasa nyeri ini bisa muncul akibat pertumbuhan sel kanker yang menekan kandung kemih dan saluran kemih. Selain gejala-gejala di atas, hal lain yang bisa menjadi tanda kanker rahim adalah hilangnya nafsu makan, penurunan berat badan secara tiba-tiba, rasa lelah yang tidak diketahui penyebabnya, nyeri punggung, hingga nyeri kaki. Jika kamu mengalami tanda kanker rahim yang dipaparkan di atas, segera periksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan beberapa tes, termasuk Pap smear untuk memastikannya. Apabila dari hasil pemeriksaan tersebut ditemukan adanya pertumbuhan sel kanker pada rahim, dokter akan memberikan penanganan sesuai dengan stadium kanker rahim dan kondisimu secara umum. https://pafipccibinong.org/
18-08-2014 01:25
Rasa kesemutan yang kerap berlangsung umumnya nampak jika seorang ada dalam satu posisi untuk saat yang lama. Sisi tubuh yang tak digerakkan dalam kurun waktu yang lama ditambah karenanya ada beban yang dirasakan oleh anggota tubuh spesifik itu bisa menyebabkan munculnya kesemutan. Kesemutan pula adalah tandanya bahwasanya ada masalah pada saraf yang ada dibagian tubuh yang merasakannya, dapat lantaran ada desakan atau mungkin penjepitan pada saraf. Posisi tidur ataupun duduk yang menghimpit saraf anggota tubuh spesifik bisa menyebabkan kesemutan dari penjepitan yang berlangsung.  Baca juga : Simptom yang Tak Boleh Diabaikan  Kecuali keadaan sisi tubuh yang terhimpit kurun waktu yang lama, kesemutan pula bisa jadi tanda-tanda dari ada keadaan medis yang lebih serius. Penyakit-penyakit yang bisa menyerang sisi saraf pula bisa menyebabkan kesemutan yang berlangsung dengan cara terus-menerus. Pasien penyakit diabetes mellitus serta radang sendi (rheumatoid arthritis) condong pula menanggung derita masalah saraf pinggir pada tangan, jari, atau mungkin kaki. Kecuali itu, masalah saraf pinggir bisa berlangsung disebabkan ada konsumsi alkohol yang terlalu berlebih dan ada kekurangan vitamin B12. Kecuali itu, keadaan spesifik seperti Carpal tunnel syndrome atau mungkin penjepitan saraf pinggir pada anggota tubuh khusus seperti di pergelangan tangan pula punya potensi menyebabkan kesemutan. Untuk tahu apakah kesemutan yang dihadapi terkait dengan diabetes mellitus atau mungkin tak, butuh dikerjakan kontrol kandungan gula darah. Kandungan gula darah yang bakal di check ialah kandungan gula dalam darah waktu tengah berpuasa serta tak berpuasa. Dengan lakukan penelusuran ini, baru bisa diambil kesimpulan apakah tanda-tanda kesemutan yang dihadapi ialah disebabkan diabetes mellitus.  Baca juga : Mata Minus Bisa Dicegah Dengan 5 Cara Ini Penekanan saraf pinggir yang berlangsung pada orang tanpa ada penyakit spesifik pula bisa menyebabkan kesemutan. Keadaan medis ini di kenal dengan nama paresthesia serta bakal hilang dengan sendirinya sesudah berbagai lama. Bila pasien kesemutan yang kerap berlangsung sudah berusia 40 tahun ke atas, pilihan yang paling aman ialah dengan lakukan kontrol kesehatan umum atau mungkin general check up yang teratur untuk mengecek adakah penyakit spesifik yang menyerang saraf. Yang terutama, di umur yang rawan terserang penyakit ini, hindarilah konsumsi alkohol. Meminum suplemen yang memiliki kandungan vitamin B, terlebih vitamin B12 amat dianjurkan untuk mendukung kesehatan sekalian melakukan perbaikan manfaat saraf pinggir.
16-06-2014 02:30
Pencernaan adalah organ tubuh yang amat perlu serta mesti dijaga kesehatannya, sebab tiap-tiap hari makanan serta minuman di proses dalam organ pencernaan lalu disalurkan ke semua tubuh guna jadi makanan untuk organ tubuh yang lain. Sistem pencernaan manusia diawali dari mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar hingga ke anus. Pola makan yang tak teratur, kerap terlambat makan, kurang mengkonsumsi buah serta sayur, dan terlampau cepat menelan makanan ialah banyak hal yang mengakibatkan terjadinya masalah pencernaan. Stres juga jadi pemicu utama masalah pencernaan orang-orang saat ini. Masalah pencernaan bisa berbentuk mual, kembung, nyeri pada ulu hati, juga kanker usus yang timbul sebab usus alami infeksi disebabkan bekerja ekstra keras pada saat mengolah makanan yang kurang serat. Di bawah ialah cara-cara melindungi kesehatan sistem pencernaan : 1. Kunyah makanan dengan baik Makin lama kita mengunyah makanan, maka makin gampang makanan itu diolah oleh tubuh serta dapat juga memproduksi enzim semakin banyak. Mengunyah yang lama sampai makanan lembut ialah baik untuk pencernaan. Tidak usah hingga 32 kali, namun tak kurang dari 10-12 kali supaya makanan tak membebani usus. Baca juga : Mengenali Tanda-tanda Fisik Kolesterol Tinggi 2. Konsumsi makanan berserat Tidak cuma menolong sistem pencernaan, makanan memiliki serat dapat juga menghindari penyakit seperti diabetes, penyakit jantung koroner, wasir, kanker usus besar, mengurangii kandungan gula darah serta pula mengurangi kandungan kolesterol didalam saluran pembuluh darah. Sayuran, buah-buahan, biji-bijian serta kacang-kacangan ialah sumber utama serat. 3. Minum 8 gelas air sehari Sistem pencernaan dapat berjalan amat lambat apabila Anda tak dapat mencukupi keperluan cairan dalam tubuh. Air menolong gerakan makanan, melarutkan makanan, mengatur konsentrasi makanan yang diolah tubuh serta menolong penyerapan zat gizi oleh tubuh. 4. Batasi konsumsi daging Konsumsi daging yang seimbang baik untuk tubuh karena protein hewani dalam daging cukup besar. Jauhi konsumsi daging merah terlalu berlebih lantaran dapat menyebabkan masalah pada sistem pencernaan serta organ tubuh yang lain. Daging ialah bahan makanan yang sulit untuk diolah dengan cepat hingga memungkinkan menumpuk di perut. 5. Jauhi makanan serta minuman yang dingin Makanan serta minuman yang amat dingin mengakibatkan kontraksi pilorus, katup yang memisahkan lambung dengan duodenum, hingga memperlambat gerakan makanan yang diolah. Kecuali itu, lambung bakal bekerja ekstra untuk menghangatkan makanan, hingga makanan lebih lama tinggal di lambung. 6. Makan dengan cara teratur Makan dengan cara teratur menolong memaksimalkan kerja sistem pencernaan. Perut yang kosong menyebabkan nyeri serta kembung. Oleh karenanya, upayakan untuk makan dengan cara teratur dengan setiap hari menyebar jadwal makan Anda jadi 3 kali makan besar serta 2 kali makan ringan. Baca juga : Hati-hati Mengkonsumsi Minuman Berenergi 7. Olahraga teratur Kecuali menolong Anda menjaga pola hidup sehat, olahraga dengan cara teratur juga menolong memperlancar pencernaan serta menghindari konstipasi. 8. Tangani stress Stress yang berkelanjutan bisa mengakibatkan masalah pencernaan umpamanya produksi asam lambung terlalu berlebih. Usahakan dengan cara positif untuk menangani stress. Anda dapat mengelola stress lewat cara menjalankan latihan pernafasan atau pergi liburan. 9. Usahakan berat tubuh normal Berat tubuh yang berlebihan serta obesitas bisa mengganggu peranan hormon spesifik yang bisa memengaruhi sistem pencernaan. Berat tubuh dibawah normal dapat pula menimbulkan pengaruh jelek pada sistem pencernaan. 10. Jagalah kebersihan Jagalah kebersihan tangan serta makanan dari kuman-kuman merugikan apabila Anda tak mau menderita diare. Penyakit ini banyak tedapat, biasanya lantaran kurangnya kebersihan makanan serta minuman. Sistem pencernaan manusia amat terkait dengan organ-organ utama didalam tubuh kita, itulah sebabnya senantiasa dianjurkan untuk menjalankan gaya hidup sehat serta senantiasa mengkonsumsi makanan sehat dengan cara teratur sebab pencernaan yang sehat bakal menunjang ketahanan tubuh yang kuat.