Waktu Posting : 28-06-2014 05:38 | Dibaca : 2678x
05-07-2016 16:52
Kamu mungkin merasa aneh ketika mendengar bahwa ada beberapa orang yang memakai kaos kaki pada malam hari dan menaruh irisan bawang merah di dalamnya. Kamu pasti bertanya, BUAT APA?, benar kan? Ternyata hal ini bukan lah suatu hal aneh lho. Ada manfaat mengejutkan di balik kebiasaan unik ini. Dan setelah membaca ini, kamu mungkin justru ingin mencobanya. Baca juga : Beberapa Makanan yang Mempercepat Datangnya Stroke 1. Membunuh bakteri di kaki penyebab bau Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa kulit dapat menyerap nutrisi (vitamin dan mineral) dari bawang merah jika kamu meletakkannya di kaki saat akan tidur. Termasuk salah satunya mendapatkan manfaat antibakterial dari bawang merah. Sifat antibakterial karena adanya kandungan sulfur ini membantu membunuh bakteri penyebab bau kaki. 2. Melembutkan kaki Jika kamu memiliki kulit keras atau sering juga disebut "kapalan" di kaki, bawang merah juga bisa membantu melembutkan kulit kaki tersebut. Caranya, rendam potongan bawang merah di dalam cuka. Campuran asam dan sulfur dari kedua bahan ini ampuh melembutkan kaki kasar dan keras. Baca juga : Efek Terburuk Jika Bayi Diberi Vaksin Palsu Untuk menyingkirkan bau kaki, kamu cukup menempelkan irisan-irisan bawang merah di telapak kaki, dan sepanjang punggung kaki, baru pakai kaos kaki. Jika pun kamu tak punya bawang merah, bisa juga digantikan dengan bawang bombay, karena khasiatnya dan kandungannya hampir sama. Bagaimana, tertarik mencoba tidur pakai kaos kaki yang diisi bawang merah?
07-08-2014 12:18
Ass....dok sy mw tanya gmn caranya ngobatin kolestrol sma keputihan
20-05-2020 06:48
Tidak ada satupun orang tua yang tidak mengalami tantangan dalam membimbing anak belajar dari rumah selama masa pandemik Covid-19 selama dua bulan ini. Pada awal pandemik, anak sangat bersemangat karena tidak perlu repot-repot bangun pagi dan sarapan sebelum menempuh kurang lebih 30 menit untuk bersekolah. Tidak hanya itu, waktu mereka untuk mengakses ponsel pintar pun jauh lebih banyak ketimbang saat bersekolah. Seiring berjalannya waktu, mereka pun mulai bosan di rumah dan ingin kembali bertemu teman-temannya. Mereka juga lebih lama bermain dengan gadget ketimbang mengerjakan tugas, karena semua tugas bisa dengan cepat diselesaikan. Orang tua—terutama ibu—pun tak bisa sepenuhnya fokus dengan proses belajar mengajar, karena beberapa dari mereka tetap harus menjalani rutinitas pekerjaan. Nah, ini tantangan orang tua untuk mengembalikan minat belajar anak sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai lagi di bulan Juli 2020. Apalagi, selama bulan Juni hingga Juli 2020, kurikulum kegiatan belajar mengajar sudah selesai sehingga anak benar-benar bebas bermain—meski tetap di dalam rumah. Simak 8 tips mudah ajak anak untuk menyesuaikan diri untuk bersekolah lagi pasca liburan sambil tetap belajar dari rumah. Tetap Bangun Pagi Seperti Masuk Sekolah Seperti Biasa Butuh kedisiplinan orang tua untuk membangunkan anak di pagi hari—seperti saat mereka bersekolah—lengkap dengan kegiatan mandi dan sarapan. Persiapkan ruangan belajar Lengkapi ruang belajar atau kamar anak dengan sarana belajar yang menarik, sehingga mereka betah untuk tetap belajar dari rumah dengan mengerjakan beberapa latihan soal yang dikemas dengan cara yang tak kalah menarik Persiapkan materi latihan soal semenarik mungkin Lagi-lagi Anda harus menjadi seorang ibu ‘super’ yang dapat memberikan pendidikan terbaik bagi Anak. Kita dimudahkan dengan akses internet yang memberi banyak wawasan tentang metode belajar menarik , sesuai denga n usia tumbuh kembang anak. Jangan Terlalu Lama Tentukan Jam Belajar Metode belajar mengajar secara daring di negara-negara maju hanya membutuhkan waktu 10 jam untuk lima hari belajar. Jangan paksa anak terlalu lama belajar, apalagi dengan bentakan-bentakan karena Anda sudah tidak sabar melakukan rutinitas rumah tangga. Persiapkan Lagi Kelengkapan Sekolah Terkadang orang tua abai dengan hal ini, sehingga saat sekolah benar-benar akan dimulai, keributan terjadi dengan anak karena mencari kelengkapan sekolah. Tetap Berhubungan Intens dengan Pengajar Selama belajar dari rumah, orang tua berkomunikasi rutin dengan guru wali kelas murid. Hal ini harus dipertahankan meskipun anak nantinya akan naik ke kelas yang baru. Hal ini penting karena Anda tetap harus memantau perkembangan terbaru dari Dinas Pendidikan. Olahraga rutin di sekitar rumah Berada di rumah saja bukan berarti tidak keluar rumah untuk melakukan kegiatan olahraga. Jogging di kompleks perumahan atau sekitar rumah saja sudah sangat membantu anak untuk menjaga tubuh tetap bugar. Tentu Anda juga harus konsisten untuk melakukan hal yang sama Konsistensi Pernahkah Anda terpikir bahwa Anda pernah melarang anak mengakses gadget mereka terus menerus, padahal Anda sendiri ‘rajin’ update status? Anak memiliki kecenderungan meniru ketimbang mendengar. Jika Anda ingin memberikan pembelajaran efektif kepada anak, Anda perlu konsisten dan konsekuen dengan peraturan yang Anda buat sendiri. Belajar dari rumah bisa menjadi sangat menarik. Dukungan orang tua sangat penting dalam hal ini, karena Anda dan anak mendapat kesempatan untuk menikmati waktu berkualitas selama dua bulan. Bukankah sejatinya pendidikan anak yang terbaik adalah dari orang tua?