Waktu Posting : 02-06-2014 16:51 | Dibaca : 2289x
25-07-2014 05:50
Tumor otak terjadi karena perkembangan sel otak yang abnormal. Kondisi ini bisa mencetus kanker jinak bahkan kanker ganas. Keadaan ini dikenal sebagai tumor intrakranial yang disebabkan oleh pembelahan sel abnormal dan tidak bisa dikendalikan. Perkembangan tumor bisa menekan jaringan otak sensitif yang bisa mengganggu fungsi saraf dan otak. Penerapan obat herbal untuk tumor otak sebaiknya dilakukan, karena terbukti lebih manjur tanpa efek samping negatif. Baca juga : Rahasia di Balik Warna Buah dan Sayuran Penyakit tumor bisa disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya faktor kebiasaan buruk, faktor pola makan yang tidak sehat dan pengaruh zat karsinogenik. Kebiasaan buruk seperti merokok dan konsumsi minuman beralkohol sangat baik anda hentikan. Makanan yang tinggi kandungan lemak dan minim kandungan serat juga penting untuk anda perhatikan. Hati-hati juga berbagai zat karsinogenik yang bisa mencetus tumor, seperti penyedap rasa, pewarna makanan, pengawet dan sebagainya. Serangan tumor juga bisa dikarenakan oleh terapi antibiotik, terapi radiologi, stres karena kesibukan kerja dan lain sebagainya. Baca juga : Tanaman Obat Keluarga Sedangkan gejala yang ditimbulkan sebagai pertanda serangan kanker tumor bermacam-macam. Gejala tersebut bisa berupa kesulitan untuk berkonsentrasi, gampang terasa mual, sebagian badan dan wajah mengalami kelumpuhan, kesulitan dalam berjalan, penurunan fungsi penglihatan dan pendengaran, tubuh terasa lemas, rasa kantuk berkepanjangan dan sebagainya. Pada penderita wanita bisanya masa haid berhenti dengan tidak normal dan pada bayi terlihat ubun-ubunnya menonjol.
16-06-2014 11:13
Pamor minuman berenergi naik daun seiring dengan musim pertandingan Piala Dunia. Alasannya, tentu saja untuk membuat badan tetap bugar saat beraktivitas esok harinya. Namun, adakah dampak buruk untuk kesehatan tubuh? Minuman berenergi diciptakan untuk dikonsumsi agar badan tetap berstamina meski kurang istirahat. Oleh karenanya, jenis minuman ini sering dipilih banyak orang untuk begadang atau memulihkan badan setelah begadang. Kalau dilihat di kemasannya, minuman itu memiliki kandungan yang sebenarnya bisa dikatakan baik. Ada vitamin B Complex, ginseng, dan ada juga yang mengandung despantal. Meski memang ada juga nikotin dan kafeunnya. Vitamin B complex yang juga merupakan vitamin neurotropik, dikatakannya memberikan manfaat pada kesegaran tubuh. Ginseng pun bermanfaat untuk kesegaran tubuh, sementara despantal berfungsi untuk merangsang nafsu makan. Baca juga : Cara Mudah Turunkan Gula Darah Sementara, kafein dalam minuman itu bekerja layaknya kopi. Kafein membuat irama atau frekuensi jantung meningkat sehingga seakan-akan tubuh merasa kuat untuk terus "on" meskipun sudah waktunya untuk istirahat. Begitupun nikotin, ia bekerja seperti kafein yang akhirnya ikut merangsang sistem syaraf dan pembuluh darah ikut meningkat. Apakah lantas minuman itu bisa dikatakan suplemen yang baik? Tentu saja ada risiko kesehatan akibat mengkonsumsi minuman berenergi untuk meningkatkan stamina. Apalagi bila itu dikonsumsi dalam jumlah banyak untuk jangka waktu yang panjang. Minuman itu akan membuat tubuh merasa fit tanpa istirahat. Padahal, seluruh organ tubuh mulai dari otak, jantung, hati, dan semuanya memerlukan istirahat yang wajar untuk pemulihan fungsi selnya. Risikonya, pasti organ tubuh akan terganggu fungsinya kalau dipaksa bekerja keras. Jantung adalah organ yang paling terkena dampaknya. Bila tubuh tidak istirahat dan malah terus beraktivitas, maka kerja jantung akan terganggu. Efek samping ringan yang muncul adalah rasa berdebar-debar, sementara risiko fatalnya adalah serangan jantung. Otak juga akan terganggu karena didorong untuk terus bekerja. Tanda-tanda awal gangguan di kepala adalah dengan munculnya rasa pusing. Selain itu, konsumsi minuman benergi juga bisa mengganggu sistem pencernaan seperti gangguan maag. Bila dikonsumsi sekali-sekali dan amat jarang, dampak negatifnya tidak akan muncul. Namun, yang mengkhawatirkan, di dalam minuman itu ada kafein dan nikotin yang memberikan efek adiktif atau candu. Seseorang akan merasa butuh terus, jadinya minum sangat banyak. Minuman itu bisa menimbulkan ketergantungan. Baca juga : Kiat Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan Konsumsi dalam jumlah banyak itu juga akan berisiko penyakit diabetes. Hal itu diakibatkan kandungan gula yang cukup tinggi di dalam minuman tersebut. Kandungannya akan berkali-kali lipat kalau dikonsumsi lebih dari satu botol. Kalaupun boleh dikonsumsi, berapa botol? Minuman itu bukanlah obat yang memiliki takaran konsumsi. Jadi jangan terbuai dengan sensasi rasa segar saat meminumnya, tetapi setelahnya malah menjadi sakit. Dan, yang pasti diingat, seluruh organ tubuh kita membutuhkan istirahat berkualitas supaya memperbaiki sel-selnya. Meminumnya sekali saja demi begadang nonton bola oke-oke saja, asal jangan dijadikan kebiasaan sampai akhirnya tubuh tidak bisa lagi menemukan waktunya untuk beristirahat. Saat minuman berenergi dibutuhkan agar badan tetap fit, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan, salah satunya adalah : Untuk minuman berenergi dalam bentuk botol, saat mengkonsumsinya paling banyak adalah dua botol untuk hari tu saja. Namun, tetap saja jangan dikonsumsi terus-menerus di hari-hari berikutnya. Bila sudah meminum minuman berenergi, pastikan jangan lagi mengkonsumsi kopi dan teh yang mengandung kafein. Bila semua dikonsumsi, risiko jangka panjangnya akan lebih berbahaya bagi tubuh. Bila sudah terasa jantung berdebar, kepala pusing, atau nyeri lambung,berhenti mengkonsumsinya. Setelah mengkonsumsinya, perbanyak minum air putih. Hal ini akan membantu ginjal untuk mengeluarkan hasil dari metabolisme tubuh sehingga diharapkan bisa mengurangi efeknya.
01-07-2014 22:29
Hampir 6 bulan ini saya mengalami sejenis depresi,perasaan selalu tidak nyaman,ingin marah2 terus,selama ini saya minum xanak yg dosisnya 0.5mg 2 tablet setiap hari,sering juga saya mengalami sakit kepala,yang ingin saya tanyakan apa extra jus kulit manggis bisa digunakan sebagai anti depresi?saya juga sudah melakukan cek darah lengkap,tontegen torak,USG semua hasilnya normal