Waktu Posting : 07-10-2021 06:47 | Dibaca : 526x
Dalam hal menjaga kesehatan para lansia tidak jarang menjadi hal yang kerap terlupakan. Salah satu penyebabnya, banyak lansia lebih memilih untuk mengutamakan kesehatan fisik dibandingkan dengan kesehatan jiwa. Padahal, kesehatan jiwa yang baik dapat mendukung terjaganya kesehatan fisik juga. Nah, untuk mengatasinya berikut cara menjaga kesehatan mental lansia.
Cara Menjaga Kesehatan Mental Bagi Lansia Saat di Rumah Aja
1. Batasi Informasi
Cara pertama menjaga kesehatan mental lansia yaitu dengan batasi informasi mengenai virus Corona. Informasi mengenai hal ini memang penting untuk diketahui. Namun, WHO menyarankan agar membatasi untuk menonton, membaca, dan mendengarkan berita yang malah membuat lansia jadi cemas dan gelisah.
Karenanya, utamakan untuk mencari informasi dari sumber-sumber yang sudah terpercaya, termasuk juga Halodoc. Karena dalam situs Halodoc, selain menyediakan fitur konsultasi dan buat janji dengan dokter, Halodoc juga menyediakan informasi yang valid terkait dengan kesehatan.
2. Berbagi Cerita Positif
Cara selanjutnya yaitu berbagi cerita positif. Bila kamu aktif di sebuah komunitas, cobalah untuk memberi informasi dan cerita positif terkait virus Corona. Jika kamu mengenal orang yang terkena COVID-19 lalu dia bisa pulih dan kembali bersama keluarganya, kamu bisa bagikan kisah tersebut di komunitas.
Bisa juga dengan memberikan informasi dari pemberitaan tentang para mantan pasien di negara lain yang sudah sembuh dan sudah bisa melakukan aktivitas seperti biasa. Hal ini penting dilakukan agar tidak membuat cemas dan paradigma bahwa orang yang terkena virus ini sudah pasti akan mati.
3. Apresiasi Tenaga Medis
Mungkin salah satu keluarga atau orang terdekat kamu termasuk petugas medis yang sedang menangani virus Corona ini. Atau, kamu sendiri yang termasuk bagian di antara mereka? Nah, cobalah untuk mengapresiasi diri sendiri bahwa kamu sudah melakukan yang terbaik untuk menangani pandemi ini. Maka jagalah diri kamu dengan cukup istirahat selama bekerja atau antara shift, makan makanan yang sehat, dan kelola stres dengan baik ya.
Lalu bagi kamu yang memiliki keluarga, kerabat, atau teman tenaga medis, berikanlah apresiasi dengan pesan-pesan penyemangat atau tetap berhubungan secara berkala melalui media sosial. Hal ini akan membuat mentalnya semakin kuat menghadapi wabah Corona dan tentunya membantu agar virus ini segera berlalu.
4. Dukungan Emosional
Seperti yang diketahui, virus Corona sangat rentan menyerang para orang tua lanjut usia terutama yang sedang mengidap penyakit.
Oleh karena itu, isolasi pun dilakukan untuk mencegah mereka terkena virus tersebut. Namun, hal ini tentu saja akan berdampak bagi kesehatan mentalnya. Misalnya bagi lansia yang sedang mengalami penurunan kognitif atau demensia akan membuat mereka lebih cemas, marah, stres, dan gelisah.
Bukan hanya itu, dukungan praktis dan emosional dari keluarga terdekatnya, tentu akan sangat membantu untuk menenangkannya. Untuk itu cobalah berbagi fakta sederhana tentang apa yang terjadi dan memberikan informasi yang jelas tentang cara mengurangi risiko infeksi menggunakan kata-kata yang mudah dipahami.                    Â
5. Menjaga Kesehatan Lansia
Cara terakhir yaitu dengan menjaga kesehatan lansia. Agar kesehatan lansia tetap bugar, kamu bisa mengajak mereka untuk mempelajari latihan fisik yang sederhana selama #dirumahaja.
Selain itu, kamu bisa mengajak mereka untuk melakukan kegiatan menyenangkan bersama dengan bercerita, melukis, menanam dan berbagai kegiatan bermanfaat lainnya yang bisa membuat mereka lebih produktif.
Demikian cara menjaga kesehatan mental bagi lansia saat di #RumahAja. Semoga dapat membantu.
05-06-2014 19:27
Dada Terasa Deg – Degan perlu diwaspadai karena hal ini bisa membahayakan kesehatan jantung anda. Setiap kali cemas ataupun khawatir, tentu jantung akan berdebar – debar sehingga dada terasa deg – degan atau mungkin dengan detak jantung lebih kencang dari biasanya. Tetapi jika sering deg – degan tanpa sebab bisa jadi hal itu menandakan adanya gangguan irama jantung. Terjadinya gangguan irama jantung sebenarnya adalah salah satu spektrum penyakit jantung yang luas. Dimana, gangguan ini bisa menjadi pertanda awal dari adanya penyakit jantung yang serius. Gangguan irama jantung akan muncul karena adanya kekacauan sinyal listrik yang berfungsi menstimulasi otot jantung untuk memompa darah secara teratur. Pasalnya gangguan jantung menjadi pemicu utama terjadinya penyakit stroke dimana, darah tidak bisa mengalir dengan normal sehingga seiring dengan berjalannya waktu penyakit stroke dapat terjadi. Dengan demikian ketika merasa deg – degan dalam waktu sering sebaiknya segera melakukan pemeriksaan pada dokter. Baca juga : Kenalilah MERS dan Gejalanya Gangguan irama jantung dapat disebabkan karena terjadi penyumbatan pada pembuluh darah. Jika sumbatan tersebut pecah dan masuk kedalam pembuluh darah di otak, dapat menyebabkan penyakit stroke karena adanya kelumpuhan saraf. Salah satu hal yang dikhawatirkan ketika dada terasa deg – degan, adalah ketika menjadi gejala lanjutannya dimana seringkali lebih parah akibat penyumbatan yang terjadi dan dapat masuk ke pembuluh darah otak lebih hulu. Gangguan irama jantung ditandai dengan detak jantung yang tidak normal. Normalnya, jantung manusia berdetak sekitar 60 hingga 100 kali per menitnya. Detak jantung dapat dikatakan tidak normal jika kurang dari 60 detak disetiap menitnya. Detak jantung yang tidak normal sebenarnya dapat diperiksa sendiri dengan tangan kosong. Gangguan irama jantung yang ditandai dengan deg – degan akan berpengaruh aktivitas sehari – hari karena penderitanya sering lemas, mudah capek, bahkan pingsan. Apabila irama jantungnya tidak beraturan, terkadang lambat dan terkadang cepat sehingga dipenderita lebih beresiko terserang kematian mendadak karena penyakit jantung. Sehingga ketika terjadi gangguan irama jantung harus ditindak lanjuti secara tanggap. Gangguan irama jantung dapat terjadi pada beberapa kalangan usia mulai dari dewasa hingga usia lanjut. Baca juga : Sudahkah Anda Membersihkan Kulit Wajah dengan Benar Tidak berbeda dengan penyakit jantung pada umumnya, gangguan irama jantung adalah akibat dari gaya hidup seseorang yang kurang sehat. Karena kesehatan organ dalam terutama jantung sangat dipengaruhi oleh pola hidupnya terutama pola makanan yang dikonsumsi dalam sehari – hari. Ketika seseorang terlalu sering mengkonsumsi makanan berlemak dengan kolesterol tinggi bisa menyebabkan gangguan irama jantung. Kandungan kolesterol di dalam daging akan menyebabkan meningkatnya kadar kolesterol di dalam darah. Kolesterol jahat di dalam darah ini menyebabkan terjadinya penyumbatan proses peredaran darah di dalam tubuh. Ketika kolesterol terlalu tinggi maka jantung tidak dapat memompa darah secara normal sehingga sering menimbulkan rasa deg – degan. Jarang melakukan olahraga terutama lari – lari bisa menyebabkan penyakit jantung karena getar iramanya tidak dapat berfungsi secara sehat. Faktor – faktor penyakit jantung, yang saat ini sering terjadi adalah adanya gangguan darah tinggi dan kadar kolesterol tinggi di dalam darah sehingga menyebabkan gangguan irama jantung. Untuk mengatasi gangguan irama jantung, dapat dilakukan dengan mengkonsumsi makanan sehat terutama sayuran hijau dilengkapi dengan makan oat meal supaya nutrisinya terpenuhi secara baik. Selain itu irama jantung akan berdetak secara normal ketika seseorang rajin berolahraga terutama pada pagi hari. Dada terasa deg – degan yang terjadi sesaat bisa diatasi dengan minum air hangat dan mengurangi konsumsi rokok ataupun minuman beralkohol.
23-06-2014 04:53
Hepatitis adalah satu diantara penyakit yang membayakan bila tak secepatnya diatasi. Penyakit yang menyerang hati atau liver ini makin beresiko lantaran gejalanya yang tak senantiasa terlihat. Tahu lebih jauh perihal hepatitis dapat menolong Anda serta orang yang Anda sayangi dari penyakit ini. Liver Manfaat utama dari hati atau liver ialah menyaring toksin-racun yang ada pada darah. Kecuali itu, tetap ada seputar 500 manfaat lain dari hati. Bila seorang menanggung derita hepatitis, yang disebut peradangan pada hati atau liver ini, dapat menghancurkan kesehatan orang itu dengan cara seluruh lantaran toksin tetap mengendap pada darah serta mengakibatkan kerusakan atau mengganggu kerja organ lain. Disebabkan yang lain ialah hati menampik darah yang mengalir hingga desakan darah jadi tinggi serta pecahnya pembuluh darah. Rusaknya manfaat hari atau liver ini dapat dikarenakan lantaran seorang konsumsi alkohol terlalu berlebih atau lantaran termakan toksin yang membebani kerja liver serta menyebabkan manfaat hati jadi rusak. Namun, pada umumnya masalah, hepatitis dikarenakan oleh virus yang ditularkan pasien hepatitis. Baca juga : Kenali Gejala Usus Buntu Sejak Awal Ada 5 jenis virus hepatitis yang dinamai sesuai sama abjad. Ke lima virus itu ialah virus hepatitis A (VHA), virus hepatitis B (VHB), virus hepatitis C (VHC), virus hepatitis D (VHD) serta virus hepatitis E (VHE). Virus-virus ini selalu berkembang serta juga diprediksikan sekurang-kurangnya tetap ada 3 virus lagi yang bisa mengakibatkan hepatitis. Virus yang paling banyak menjangkiti manusia ialah VHB, pemicu hepatitis B. Diprediksikan 1 dari 3 orang yang ada di bumi sempat terinfeksi. Seputar 350 juta hidup dengan virus mengendap pada tubuhnya serta punya potensi menulari orang lain. Seputar 78% pengidap hepatitis menimpa masyarakat Asia serta pulau-pulau di daerah Pasifik. Virus ini mengakibatkan kematian sekurang-kurangnya 600. 000 orang/tahun. Tanda-tanda Hepatitis Berbagai tanda-tanda yang umum dari hepatitis ialah rasa nyeri atau sakit pada perut sisi kanan, tubuh lemas, mual, demam serta diare. Pada berbagai masalah pula ditemukan tanda-tanda seperti bakal flu serta sakit kuning yang ditandai kulit serta mata yang tampak kuning. Namun, tanda-tanda penyakit hepatitis tak senantiasa terlihat, terutama pada umumnya masalah yang menimpa anak-anak. Baca juga : Memaafkan Bisa Membuat Tubuh Semakin Sehat Virus dapat beralih dari seseorang pasien ke orang yang sehat. Bila kekebalan tubuh seorang tengah lemah, virus bakal menjangkiti tubuh orang yang sehat. Walaupun sesungguhnya, virus dapat dibikin bersih oleh antibodi manusia itu sendiri bila system kekebalan tubuhnya baik. Hepatitis A Virus hepatitis A umum ada pada kotoran penderitanya. Virus dapat hidup pada air atau es batu. Jalan penyebaran virus ini ialah lantaran meminum air yang tercemar VHA. Dapat pula lantaran konsumsi makanan yang tak dimasak dengan benar hingga virus tetap hidup pada makanan atau lantaran orang yang menyiapkan makanan tak punya kebiasaan bersihkan tangan dengan benar terlebih dulu, walau sebenarnya barangkali saja pada tangannya ada virus hepatitis A. Tak membersihkan tangan setelah memakai toilet pula mengakibatkan virus ada pada kotoran manusia ini pada akhirnya beralih. Hepatitis B Penularan virus hepatitis B (VHB) umumnya lewat darah atau cairan tubuh seperti air liur, cairan vagina, atau air mani yang masuk dalam aliran darah orang sehat. Ini lantaran hepatitis B ada dalam darah serta cairan tubuh itu. Tranfusi darah, darah pada pisau cukur, perawatan gigi, gunting kuku, jarum suntik atau jarum yang dipakai untuk bikin tato dapat memindahkan beberapa kecil darah yang terinfeksi virus hepatitis. Juga noda darah yang telah jadi kering dapat menulari orang lain sepanjang 1 minggu dari melekat disuatu benda. Jalan lain penyebaran virus ini ialah lantaran terbawa sejak dari kandungan dari seseorang ibu yang terinfeksi serta lantaran jalinan sex. Hepatitis C Pengindap hepatitis C umumnya ditularkan dengan jalan yang nyaris sama juga dengan penularan hepatitis B, namun pada umumnya orang ialah lantaran jarum suntik. Menangangi Hepatitis Perawatan awal mesti segara dikerjakan supaya pasien dapat sembuh, lantaran makin lambat dikerjakan, virus bakal makin mengakibatkan kerusakan hati serta juga jadi kanker. Namun, kadang-kadang lantaran tak memperlihatkan tanda-tanda yang pasti, umumnya orang tak mengerti bila dalam tubuhnya telah berdiam virus hepatitis serta terlanjur hati telah jadi rusak kronis. Vaksinasi dapat diberikan supaya seorang memperoleh antibodi dari virus hepatitis A (VHA) serta virus hepatitis B (VHB). Tetapi, untuk hepatitis C tiada vaksinasi untuk mencegahnya. Walaupun seorang belum terindikasi virus ini namun pemberian vaksin dapat mencegah virus mengakibatkan kerusakan hati lantaran tanda-tanda hepatitis mungkin baru nampak beberapa puluh th. lalu. Pemberian vaksin terutama butuh diberikan pada anak-anak lantaran kekebalan tubuh mereka lebih lemah untuk bersihkan virus hepatitis dibanding orang dewasa. Bila keadaan hati telah rusak kronis, pilihannya ialah lakukan pencangkokkan hati. Namun, ini bakal susah lantaran donor hati yang ada lebih sedikit dibanding daftar tunggulah dari pasien yang memerlukan hati. Pasien hepatitis semestinya konsumsi makanan yang bergizi serta istirahat yang cukup supaya tubuh dapat bertahan hadapi virus ini serta mencegah jumlah virus makin banyak yang bakal menggeroti kesehatan penderitanya. Gizi serta istirahat yang baik pula mesti dipenuhi untuk seluruhnya, lantaran mungkin tiada sepengetahuan kita, virus menulari serta menyerang hati atau liver. Namun, dengan kekebalan tubuh yang kuat, tubuh bakal dapat mengatasi virus hepatitis yang membahayakan ini.
15-08-2014 22:44
Kawat gigi atau mungkin lebih umum di kenal dengan behel sudah di kenal mulai sejak lama semacam alat therapy gigi, yakni membereskan gigi. Bersamaan dengan perubahan masa, kawat gigi juga selalu berevolusi, melakukan perbaikan kekurangannya serta menyempurnakan systemnya, hingga therapy perbaikan susunan gigi jadi lebih cepat serta efisien. Kawat gigi banyak dipakai orang-orang untuk melakukan perbaikan susunan gigi, estetis muka, pojok bibir, rahang, serta senyum. Pemasangan kawat gigi ini diinginkan bisa merubah susunan gigi serta bentuk rahang dengan mendorong serta menahan gerakan gigi. Umur maksimal untuk awal perawatan ortodonti umumnya seputar 12 th. yakni saat nyaris seluruhnya gigi terus telah tumbuh. (jumlahnya 28 buah) lantaran 4 buah gigi bungsu umumnya baru tumbuh seputar umur 17 th. bahkan juga dapat lebih lama lagi. Pada umur seputar 12 ini gigi geraham besar ke-2 (gigi ke 7 dari garis tengah) telah tumbuh. Gigi ini berbarengan dengan gigi ke 6 diperlukan semacam gigi penahan dalam perawatan dengan kawat gigi. Terkadang perawatan ortodonti dikerjakan pada umur 8-9 th. daripada umur itu tadi, misalnya untuk masalah di mana berlangsung susunan gigi terbalik, yakni gigi atas ada di belakang jejeran gigi bawahnya. Pada situasi normal, gigi depan atas ada di depan gigi bawahnya. Saat ini kerap pula didapati orang dewasa seputar umur 20 hingga 30an yang menggunakan alat ortodonti. Perawatan pada umur saat ini umumnya memerlukan periode waktu perawatan lebih lama tetapi akhirnya terus baik. Baca juga : Kiat Membasmi Bekas Jerawat dengan Tepat Persoalan kesehatan gigi yang paling umum menyebabkan perlunya perawatan kawat gigi diantaranya : 1. Mulut kecil. Mulut kecil bisa mengakibatkan terbatasnya ruangan untuk gigi untuk tumbuh. Hal semacam ini menyebabkan gigi tumbuh berjejalan dengan cara tak teratur. 2. Gigi tonggos. Berbagai anak sukai mendorong lidah mereka ke depan hingga menyebabkan benjolan gigi atau mungkin rahang atas serta bawah tak klop. Rutinitas jelek seperti mengisap jempol di saat bayi pula bisa menyebabkan persoalan ini. 3. Gigi terlampau rapat atau mungkin terlampau tidak sering. Terkadang, seorang bisa mempunyai gigi yang terlampau besar/menonjol atau mungkin gigi spesifik yang tak berkembang atau mungkin menonjol sekalipun. Hal semacam ini menyebabkan kesusahan dalam kunyah. Tanggalnya gigi susu sebelum saat waktunya atau mungkin cedera traumatis di muka, mulut atau mungkin rahang pula bisa memengaruhi kekuatan Anda kunyah. Kawat gigi atau mungkin umum dikatakan dengan behel awalannya mempunyai tujuan untuk melakukan perbaikan susunan gigi yang tak rata serta rapi, tetapi saat ini maksud pemakaian kawat gigi telah sedikit beralih. Bila dahulu orang bakal terasa sedikit malu memakai kawat gigi, sekarang justru orang-orang memakainya selain terkait masalah kesehatan juga untuk penampilan. Namun, pemasangan kawat gigi yang dikerjakan oleh tukang gigi menyebabkan bermacam dampak negatif. Terutama pada gigi yang punya masalah, baik untuk dampak negatif ringan sampai berat. Baca juga : Cara Menjaga Fungsi dan Kesehatan Ginjal Beberapa efek negatif pemakaian kawat gigi diantaranya : Keadaan gigi kemungkinan goyah Seperti pagar yang selalu memperoleh desakan, lama kelamaan pasti bakal goyah serta longgar. Sekian pula dengan gigi, jika terus-terusan memperoleh desakan serta dipaksa untuk ikuti landasan kawat gigi, maka dia juga bakal goyah. Gigi rusak lantaran sulit dibersihkan Cobalah Anda pikirkan sendiri, waktu tak menggunakan behel juga terkadang kita kesusahan untuk bersihkan gigi sampai ke sela paling kecil. Nah, kesusahan ini bakal jadi tambah besar waktu memakai kawat gigi, lantaran jangankan sela paling kecil, sela yang cukup besar yang oleh sikat gigi dapat terjangkau juga, nyatanya tak dapat terjangkau ketika memakai behel. Jadi tempat bersarang kuman serta bakteri Sisi gigi yang sulit dibikin bersih itu bakal jadi tempat bersarangnya kuman serta bakteri. Jika pemakaian behel terlampau lama, maka efek negatifnya pemakaian kawat gigi ialah kesempatan kemungkinan gigi rusak jadi amat besar. Kemungkinan penularan penyakit Tak sedikit orang yang lakukan pemasangan kawat gigi ke klinik atau mungkin pakar gigi yang tak berijin resmi, argumennya ialah dapat memperoleh ongkos yang murah serta terjangkau. Bakal namun, rutinitas itu kemungkinan menyajikan efek negatif yang membahayakan yang dikarenakan oleh pemakaian alat kurang steril, serta lain sebagainya.