Waktu Posting : 10-09-2014 17:34 | Dibaca : 2223x
18-06-2014 23:06
Pernahkah Anda menonton video di YouTube tentang telur yang matang lebih cepat karena pengaruh telepon genggam? Ancaman radiasi dari ponsel memang tak bisa dianggap sepele. Jika radiasi telepon genggam saja bisa membuat telur matang sempurna, apa jadinya telinga kita jika hampir setiap hari menempel dekat sekali dengan alat elektronik itu? Perdebatan mengenai bahaya gelombang elektromagnetik dan radiasi dari telepon seluler bagi kesehatan manusia sudah berlangsung sangat lama. Ada ilmuwan yang membenarkan mengenai bahaya tersebut, ada pula yang membantahnya. Dasarnya, penelitian seputar pengaruh telepon genggam terhadap manusia menunjukkan hasil yang berbeda. Namun, pada intinya semua perangkat yang mengeluarkan gelombang elektromagnetik pasti bisa mempengaruhi tubuh manusia. Eksperimen sederhana seperti menggoreng telur menggunakan radiasi dari telepon genggam yang tengah aktif menunjukkan bahwa gelombang itu mengubah sesuatu yang organik. Baca juga : Cara Mengurangi Risiko Ancaman Gangguan Pendengaran Eksperimen itu cukup masuk akal karena frekuensi yang digunakan telepon genggam mirip dengan microwave yang juga mengandalkan gelombang elektromagnetik, memang digunakan untuk memanaskan makanan dalam kehidupan sehari-hari. Yang menjadi masalah adalah, penggunaan telepon genggam sangat dekat ke telinga dan otak yang sangat sensitif terhadap gelombang frekuensi tertentu. Orang yang secara rutin berdiri di dekat antena microwafe selama dua-tiga tahun dapat dipastikan akan sakit. Gelombang elektromagnetik dapat mempengaruhi struktur dalam tubuh, termasuk komposisi berbagai macam cairan dalam telinga seperti ion kalium, ion natrium, protein, serta berbagai enzim. Padahal cairan-cairan itu sangat penting dalam proses pendengaran. Penyebab gangguan pendengaran yang lebih signifikan sebenarnya adalah suara. Jangan pikir hanya suara keras seperti konser dan kegaduhan pabrik yang bisa membuat seseorang kehilangan pendengarannya. Suara musik dari pemutar musik MP3 juga berpotensi membuat pendengaran kita terganggu jika kita terbiasa menyetel volume musik di atas 60% dengan durasi lebih dari satu jam setiap hari. Paparan suara yang keras dapat merusak sensor yang berada di sel rambut dalam rumah siput telinga. Ironisnya, suara-suara itu menyerang frekuensi percakapan di atas 2.000 Hertz terlebih dahulu. Sementara itu, frekuensi percakapan itu berada pada 500 Hertz, 1.000 Hertz, 2.000 Hertz, dan 4.000 Hertz. Dengan begitu, banyak penderita gangguan pendengaran yang terlambat menyadari bahwa pendengarannya bermasalah. Baca juga : Tips Sukses Diet Sehat Baik telepon genggam maupun suara gaduh bukanlah hal asing dalam hidup kita. Bagaimana pun harus diakui, kita tidak bisa begitu saja melepaskan diri dari kedua hal tersebut. Telepon genggam (ponsel) misalnya, mengambil peranan penting dalam kelangsungan komunikasi kita. Sementara itu, kebisingan juga tak dapat terhindarkan terutama untuk masyarakat perkotaan. Yang bisa kita lakukan mungkin menekan risiko sampai sekecil mungkin, demi menghindarkan diri dan keluarga dari segala ancaman kesehatan. Ini bisa kita lakukan dengan aktif melakukan pencegahan. Cara Mengurangi Risiko Ancaman Gangguan Pendengaran Gunakan handsfree untuk menerima panggilan dari telepon genggam. Semakin dekat telepon genggam dengan telinga, semakin besar pula potensi radiasi yang akan terpaapr pada kepala kita. Usahakan tidak menerima panggilan telepon terlalu lama. Pilih jenis telepon genggam dengan tingkat radiasi terendah. Jika suhu telepon genggam terasa meningkat alias memanas, sebaiknya jauhkan dari tubuh kita. Jauhkan telepon genggam dari anak-anak karena otak dan tubuh mereka masih dalam tahap perkembangan yang sangat sensitif terhadap segala potensi gangguan. Setel volume pemutar musik MP3 atau radio maksimal 60%. Sebaiknya tidak mendengarkan musik melalui earphone lebih dari satu jam. Hindari membiarkan anak-anak berada di pusat permainan di mall selama berjam-jam. Hindari berada di tempat bising seperti konser dan klub malam dalam waktu lama. Periksakan telinga ke dokter THT setiap 3-6 bulan sekali.
17-10-2014 19:26
Jantung adalah satu diantara organ utama pada badan yang perlu dijaga kesehatannya. Melindungi kesehatan jantung dapat dikerjakan dengan beberapa hal, satu diantaranya ialah dengan mengkonsumsi makanan yang sesuai. Lemak yang sehat dapat menyajikan nutrisi serta menyehatkan jantung. Lemak sehat tidak cuma dapat diperoleh dari makanan, tetapi pula dari berbagai macam minyak. Satu diantaranya ialah minyak zaitun. Tetapi tidak cuma minyak zaitun saja, masih tetap ada berbagai macam minyak yang dapat dikonsumsi untuk tingkatkan kesehatan jantung. Â Baca juga :Â 5 Cara Dapatkan Jantung Sehat Tersebut di bawah ialah berbagai macam atau jenis minyak yang dapat Anda mengkonsumsinya untuk menyehatkan jantung, dan menyehatkan tubuh keseluruhannya: 1. Minyak wijen Minyak yang diekstrak dari biji wijen ini dapat menghindar diabetes, gigi berlubang, dan menghindar kulit terbakar matahari. Kecuali itu, minyak ini pula memiliki kandungan anti-oksidan yang unik serta dapat menolong mengontrol tingkat gula darah dan cholesterol yang tinggi. Seperti di ketahui bahwa tingkat cholesterol tinggi adalah satu diantara pemicu penyakit jantung. Minyak ini dapat menghambat penyakit jantung serta diabetes. 2. Minyak alpukat Minyak alpukat dapat menolong menghindar serta menangani nyeri sendi dan baik untuk kesehatan kulit. Minyak alpukat pula memiliki kandungan zat anti peradangan yang dapat membuat perlindungan kulit dari radikal bebas. Walau demikian, minyak alpukat ini masih tetap amat mahal. Bila Anda tidak dapat membelinya, Anda dapat memperoleh faedahnya dengan konsumsi buah alpukat. Anda bakal memperoleh ekstra serat sekalian manfaat serta nutrisi di dalamnya. Â Baca juga :Â 3 Langkah untuk Mencegah Kanker Payudara 3. Minyak walnut Minyak walnut dikira mempunyai dampak yang sama baik dengan minyak ikan. Minyak walnut kaya bakal omega-3 serta ALA. Ke-2 zat ini bakal tingkatkan system kekebalan tubuh serta menyehatkan system saraf. Tidak cuma itu, minyak walnut pula menghindar stres serta tekanan darah tinggi, dan membuat perlindungan kesehatan jantung. 4. Minyak kelapa Minyak kelapa memiliki kandungan anti-oksidan uberoil yang mempunyai potensi besar. Minyak ini dapat membuat perlindungan kesehatan gigi serta mulut, tingkatkan system pencernaan, mengontrol cholesterol, serta bahkan juga kurangi lemak. Demikian tadi berbagai macam atau jenis minyak yang dapat menolong Anda menyehatkan jantung serta semua tubuh. Minyak diatas dapat menghindari peradangan, melindungi kesehatan gigi, mulut, kulit, dan mengontrol cholesterol serta tekanan darah yang dapat menyebabkan penyakit jantung.
24-06-2014 18:36
Kandung empedu ialah organ kecil yang terdapat dibawah hati. Kandung empedu bertanggungjawab untuk membuat cairan pencernaan yang diekskresikan ke dalam usus. Terdapat beberapa unsur yang berperan pada terjadinya batu empedu, umpamanya kisah keluarga, gaya hidup, serta jenis kelamin. Menurut National Digestive Disease Information Clearinghouse, wanita mempunyai resiko 2 x semakin banyak alami batu empedu dari pria. Terdapat beberapa upaya untuk mencegah terjadinya batu empedu, umpamanya dengan melakukan pengubahan diet serta gaya hidup. Inilah 5 panduan untuk mencegah dan menjauhi terjadinya batu empedu : 1. Batasi Jumlah Konsumsi Lemak Membatasi jumlah konsumsi lemak dalam diet tiap hari bisa kurangi resiko terjadinya batu empedu. Makanan yang tinggi dengan lemak jenuh, seperti daging merah serta mentega, dapat mengakibatkan terjadinya batu empedu. Baca juga : Tips Sehat Berpuasa Ramadhan Membatasi konsumsi lemak jenuh, atau berpindah ke lemak tidak jenuh tunggal, seperti minyak zaitun atau asam lemak omega-3, bakal menurunkan resiko terkena batu empedu. 2. Menjaga Berat Tubuh Sehat Berat tubuh yang berlebihan atau obesitas bakal mempertinggi resiko terjadinya batu empedu. Olahraga dengan cara teratur serta menjaga diet sehat yang seimbang mesti jadi sisi integral dari gaya hidup sehat. Melakukan olahraga paling sedikit selama 30 menit tiap-tiap hari bisa menolong kurangi kemungkinan terjadinya batu empedu. Konsumsi semakin banyak buah serta sayuran hijau pula utama untuk menghindar terjadinya batu empedu. 3. Jauhi Diet Ketat atau Penurunan Berat Tubuh dengan Cepat Bila Anda hendak menurunkan berat tubuh, tak disarankan untuk melakukan penurunan berat tubuh dengan cepat atau melakukan diet ketat. Hal semacam ini dikarenakan lantaran kehilangan berat tubuh dengan cepat bisa mengakibatkan pembentukan batu empedu. Menurut Mayo Clinic, penurunan berat tubuh yang sehat ialah seputar 1 kg dalam satu minggu. Kehilangan berat tubuh melebihi 1 kg dalam satu minggu, kecuali tak sehat pula bisa menyebabkan kenaikan berat tubuh dengan cepat pula. Olahraga moderat seperti jalan kaki serta berenang ialah latihan yang baik untuk menurunkan berat tubuh dengan cara bertahap. Baca juga : Memaafkan Bisa Buat Tubuh Makin Sehat 4. Alkohol serta Kopi Konsumsi alkohol dalam jumlah yang moderat bisa kurangi resiko terjadinya batu empedu. Dinilai jumlah moderat, bila Anda mengkonsumsi minumam mengandung alkohol optimal 2 gelas dalam satu hari. Menurut The New York Times Health Guide, bila wanita mimum 1 oz alkohol dalam satu hari, maka bisa kurangi resiko terjadinya batu empedu sampai 20 %. Minum kopi pula bisa menurunkan resiko terjadinya batu empedu. Kafein yang terdapat dalam kopi bisa berperan pada kontraksi kandung empedu yang bisa kurangi produksi pembentukan batu empedu. Tetapi, kafein yang terdapat dalam minuman bersoda serta teh belum dapat dibuktikan dapat menolong menghindar terjadinya batu empedu. 5. Aksi Pencegahan Lainnya Diet tinggi serat bisa menghindar batu empedu. Konsumsi kacang-kacangan seperti kacang tanah, almond, serta kenari amat baik untuk menghindar tejadinya batu empedu. Aksi pencegahan batu empedu yang lain ialah dengan menurunkan konsumsi gula serta karbohidrat. Makan dengan cara teratur serta tak melupakan saat makan pun perlu dalam pencegahan batu empedu