Waktu Posting : 15-08-2014 19:09 | Dibaca : 7549x
20-08-2014 01:37
Apakah Anda tergolong kepada orang yang hoby mengonsumsi roti tawar? Walau jadi menu andalan yang sering disantap waktu sarapan, tetapi menurut berbagai pendapat mengkonsumi roti tawar pun bisa menghadirkan efek negatif lho! Seperti yang di ketahui bila disamping gampang serta cepat di sajikan, roti tawar pun diakui memiliki kandungan karbohirat yang pas semacam pengganti nasi. Baca juga : Cara Mengatasi Efek Buruk AC Pada Kulit Tetapi kenyataannya roti tawar tak selama-lamanya baik untuk kesehatan. Tersebut di bawah ini berbagai efek negatif dari roti tawar untuk kesehatan, diantaranya : 1. Tak Mengenyangkan Serat adalah unsur utama yang bisa menolong mengurangi kandungan cholesterol, menolong pencernaan, serta menyebabkan dampak kenyang lebih lama. Tak seperti roti gandum, roti tawar terbuat dari tepung halus yang beberapa besar seratnya hilang waktu diolah. Hal semacam ini menjadikan Anda cepat terasa lapar. 2. Menambah Kandungan Gula Darah Roti tawar terbuat dari biji-bijian olahan yang gampang diserap sepanjang sistem pencernaan. Hal semacam ini condong mengakibatkan lonjakan tajam gula darah serta insulin. Roti putih ialah makanan yang tinggi glisemik menjadikan orang lebih rawan pada penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, obesitas, dan sebagainya. 3. Tak Bernutrisi Sepanjang sistem penyulingan, tepung meninggalkan serat serta nutrisi lain seperti vitamin B6 serta E, magnesium, asam folat, seng, serta kromium. Kurangnya nutrisi menyebabkab roti tawar jadi tak sehat. Baca juga : Meredakan Stres Dengan Makanan Bermanfaat Alami 4. Susah Diolah Roti tawar pun memiliki kandungan gluten yang membuatnya susah untuk diolah. Kecuali itu roti tawar tak mempunyai enzim alami yang diperlukan pankreas untuk memecah lemak, karbohidrat, serta protein. Hal semacam ini bisa menyebabkan pankreas Anda lebih rawan terkena penyakit. 5. Tepung Halus Tepung halus tak mempunyai serat serta nutrisi utama. Roti tawar tak menyajikan manfaat kesehatan, hingga jadi penyebab beragam penyakit seperti obesitas serta diabetes.
07-07-2016 16:30
Stroke merupakan kegawatan medis. Pada tahun 2008, data dari Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa sebanyak 17,3 juta jiwa penduduk Indonesia harus terenggut nyawanya karena stroke. Penyebab Stroke terjadi ketika aliran darah di otak berhenti seketika. Dalam hitungan menit, sel otak mulai mati. Terdapat 2 jenis dari penyakit ini. Pertama, stroke iskemik, merupakan yang paling sering terjadi. Stroke iskemik merupakan akibat dari adanya jendalan darah yang menyumbat pembuluh darah. Kedua, stroke hemoragik, disebabkan karena pecahnya pembuluh darah sehingga darah mengalir keluar. Ada yang disebut dengan “Stroke Mini†atauTransient Ischaemic Attacks(TIA). TIA ini terjadi ketika aliran darah di otak hanya berhenti sebentar. Baca juga : Seks Itu Menyehatkan Gejala Mati rasa tiba-tiba atau kelemahan wajah, lengan atau kaki (terutama pada satu sisi tubuh) Kehilangan kesadaran tiba-tiba, kesulitan berbicara atau memahami pembicaraan Masalah tiba-tiba melihat pada satu atau kedua mata Tiba-tiba kesulitan berjalan, pusing, kehilangan keseimbangan atau koordinasi Sakit kepala parah tiba-tiba tanpa diketahui penyebab Ingat, satu kata kunci untuk gejala penyakit ini: gejala awalnya TIBA-TIBA. Pengobatan Jika mendapati diri Anda atau anggota keluarga mengeluhkan gejala-gejala tersebut seketika, Anda harus pergi segera ke rumah sakit mengingat penyakit ini merupakan suatu kegawatan medis. Penatalaksanaan awal yang biasa dilakukan di UGD adalah membaringkan pasien dan memfleksikan kepala (menekuk leher ke arah depan) 30 derajat, lalu dilakukan CT-Scan sebagai pemeriksaan standar baku emas untuk menentukan apakah ini stroke iskemik atau stroke hemoragik, karena obat untuk keduanya amatlah berbeda. Prinsip pengobatan stroke iskemik adalah melarutkan bekuan darah atau sedangkan stroke hemoragik adalah untuk menghentikan pendarahan. Rehabilitasi pasca stroke membantu individu mengatasi cacat yang dihasilkan dari kerusakan penyakit ini. Sedangkan TIA sendiri merupakan “alarm†terhadap stroke sehingga meskipun pasien dengan TIA akan “sembuh†seperti sediakala dalam waktu
30-06-2014 19:31
Stroke didefinisikan semacam manifestasi klinik masalah otak fokal (setempat) atau global (menyeluruh) yang berjalan lebih dari 24 jam disebabkan masalah pembuluh darah. Dengan kata lain, peristiwa stroke melibatkan komponen pembuluh darah (meliputi yang termuat di dalamnya) di otak, masalah saraf pusat (otak atau sumsum tulang), serta berjalan cukup lama. Rencana utama yang butuh dimengerti juga disini ialah kekurangan oksigen dari beberapa sel otak untuk bekerja. Oleh karenanya, sumbatan pembuluh darah serta kurangnya aliran sel darah merah didalam otak oleh hal apa pun bisa menimbulkan stroke pada ujung-ujumgnya. Dengan cara garis besar, stroke dikelompokkan jadi dua : stroke perdarahan atau stroke penyumbatan (dikatakan iskemik). Pada orang muda, stroke penyumbatan seringkali didapati dari pada stroke perdarahan. Baca juga : Turunkan Kadar Kolesterol Anda dengan 5 Makanan Ini Beberapa unsur resiko terkena stroke memanglah bisa ditemukan pada orang muda serta temuan itu sedikit tidak sama pada orang yang lebih tua. Pada umur atau usia muda, perhatian ditujukan pada berbagai unsur resiko seperti tersebut di bawah ini : Merokok. Merokok sejumlah 1-10 batang /hari mempunyai resiko 2.2 kali, sedang lebih dari atau sama juga dengan 40 batang rokok /hari berisiko 9.1 kali. Dalam hubungan dengan stroke, penambahan pembekuan darah dan rusaknya susunan pembuluh darah jadi mekanisme yang ditimbulkannya hingga memudahkan penimbunan lemak ataupun sumbatan didalam pembuluh darah dengan cara menyeluruh, tergolong didalam otak. Migrain. Migrain memegang fungsi sampai 2 kali lipat dari pada orang tidak dengan migrain dalam membuat stroke. Tetapi, belum banyak terjelaskan bagaimana mekanismenya. Sangkaan paling akhir memperlihatkan penurunan aliran darah di otak lantaran memanglah migrain memperlihatkan terjadinya penyempitan pembuluh darah disebabkan spasme waktu serangan. Umumnya pembuluh darah di tepi belakang semakin banyak terkena. Cermati juga bahwasanya kelainan di pembuluh darah itu sendiri bisa mengakibatkan migrain yang berlanjut jadi stroke, seperti rusaknya susunan pembuluh darah. Kehamilan. Kehamilan tidak sering mengakibatkan stroke. Biasanya peristiwanya berkisar pada berhari-hari mendekati sampai 6 minggu setelah kelahiran. Butuh dipahami bahwasanya kehamilan itu sendiri tidaklah jadi aspek resiko stroke, tetapi berbagai situasi yang diakibatkannyalah sebagai pencetus kemungkinan munculnya stroke. Kehamilan bisa mengakibatkan darah lebih kental, eklamsia, atau pergantian pada susunan jantung. Munculnya situasi tersebutlah sebagai aspek resiko terjadinya stroke. Obat Terlarang. Obat terlarang suntikan barangkali mengakibatkan terbentuknya sumbatan disebabkan dari beberapa bahan asing penyerta dan infeksi pada jantung selau asal-muasal peristiwa stroke pada pasien. Obat-obatan dengan efek pada saraf simpatis bisa mengakibatkan juga peradangan pada pembuluh darah, penambahan pembekuan darah, sampai hipertensi mendadak. Amfetamin serta kokain adalah misal obat yang bisa mengakibatkan hal itu. Kontrasepsi Oral. Kontrasepsi oral, terlebih dengan kandungan estrogen tinggi, mempunyai resiko 4 kali lipat, sedang estrogen rendah berisiko 2 kali lipat. Tetapi, dengan cara seluruh riset, masalah stroke pada mereka yg konsumsi pil kontrasepsi tergolong rendah (4 dari 100. 000 wanita per tahun). Resiko itu umumnya baru meningkat bila memanglah mempunyai migrain atau aspek resiko yang lain. Stroke Dimulai Kelainan Organ Badan Temuan lain yang lebih tidak sering semacam pemicu stroke pada umur muda ialah kelainan jantung, infeksi, serta kelainan ketahanan badan. Baca juga : Mengenal Penyebab Xerostomia (Mulut Kering) dan Cara Mencegahnya Kelainan Jantung. Kelainan jantung yang disebut meliputi masalah irama jantung, rusaknya katup jantung, serta kelainan susunan jantung. Seluruhnya menyebabkan munculnya bekuan darah yang tetap labil hingga bisa terbawa dalam aliran darah sebelum saat pada akhirnya menyumbat pembuluh darah yang diameternya lebih kecil dari ukuran sumbatan itu. Infeksi. Infeksi pemicu stroke bisa disebabkan oleh tuberkulosis, hepatitis C, hepatitis B, HIV, sifilis, serta parasit (sistiserkus). Kelainan Daya Tahan Badan. Kelainan imunitas seperti lupus ikut bertindak oleh lantaran pembentukan berlebihan dari reaksi ketahanan badan berkumpul membuat satu sumbatan. Aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah oleh lantaran endapan lemak) tidak sering didapati pada masalah stroke orang muda, namun memanglah di ketahui berlangsung penambahan pembentukan aterosklerosis di lingkungan orang muda saat saat ini tiada tanda-tanda. Untuk sifilis, tuberculosis, serta HIV, pengambilan cairan otak yang biasanya dikerjakan lewat tulang belakang dibutuhkan untuk konfirmasi diagnosis. Tak disangkal bahwasanya tetap ada kira-kira sepertiga masalah stroke pada umur muda yang pemicunya belum di ketahui, hingga riset selalu berjalan untuk mencari pemicu baru. Perhatian pada kesehatan jantung, infeksi, kelainan systemik lain, pemakaian obat-obatan spesifik barangkali mencetuskan stroke di umur muda. Tak tertutup kemungkinan bahwasanya di umur muda seorang telah memperlihatkan pembentukan aterosklerosis tidak dengan disadari hingga modifikasi gaya hidup telah dibutuhkan lebih dini.