Waktu Posting : 10-07-2018 22:51 | Dibaca : 1099x
Sebum merupakan kelenjar lemak alami dari tubuh kita yang membuat kelembaban kulit tetap terjaga. Akibat rendahnya tingkat minyak, kulit kering terlihat kusam, pecah-pecah, tingkat kelembaban rendah, dan terasa kencang. Namun jika ternyata anda pemilik kulit kering, tidak perlu khawatir. Karena ada beberapa cara perawatan kulit kering agar cantik.
Permukaan kulit yang terasa dan terlihat kasar adalah gejala kulit kering yang sering muncul. Selain itu, pemilik kulit kering sering mendapati permukaan kulit mereka terasa kencang atau kaku saat mandi, setelah mandi, atau saat berenang. Bahkan kemerahan dan rasa gatal juga biasanya muncul. Berikut dijelaskan cara ampuh perawatan kulit kering yang alami.
Perawatan kulit kering secara alami
Gunakan sabun pelembap
Penyebab kulit kering memang sangat bervariasi. Salah satu yang paling sering menyebabkan seseorang mengalami gangguan ini adalah sabun yang kurang cocok. Terutama jika sabun badan digunakan untuk muka. Mulai sekarang pastikan menggunakan sabun pelembap untuk menjaga kesegaran kulit. Apalagi khusus untuk sabun wajah, sebaiknya pilih yang mengandung pelembap yang tinggi.
Pakai pelembap setelah mandi
Ketika cuaca berubah-ubah seperti sekarang ini, penggunaan pelembap kulit setelah mandi akan membantu mengatasi kulit kering sepanjang hari. Ada banyak sekali produk pelembap kulit yang dijual di pasaran. Masing-masing merek tentu memiliki keunggulan tersendiri. Apapun pilihanmu, pastikan pelembap tersebut mengandung banyak nutrisi untuk kulit.
Madu
Kelembaban kulit kering bisa dikembalikan dengan menggunakan madu. Madu juga dapat mengatasi siku yang kasar, dan bibir & tumit yang kering.
Tidak Mandi Terlalu Lama
Mandi terlalu lama dapat menyebabkan kulit semakin kering, jadi jangan biasakan menghabiskan banyak waktu di kamar mandi. Waktu mandi terlama adalah 15 menit. Selain itu, tidak perlu menggosok badan dengan kuat hingga badan terasa benar-benar bersih, karena itu hanya akan menghilangkan minyak alami pelembab kulit.
Hindari Mandi Air Panas
Setelah beraktivitas seharian penuh, memang mandi air panas terasa menyegarkan. Namun ternyata, mandi air panas justru tidak baik untuk kulit, karena menyebabkan kulit kehilangan kelembaban dan kering, yang kemudian bisa menimbulkan gatal-gatal, ruam, dan infeksi. Jadi, sebaiknya anda menggantinya dengan air hangat.
Mengatasi kulit kering sebenarnya cukup sederhana, namun juga perlu konsistensi. Hanya dengan mengubah beberapa kebiasaan hidup seperti yang sudah dijelaskan di atas tentang perawatan kulit kering, kebanyakan kulit kering bisa teratasi.
27-05-2014 15:30
Apakah Anda tergolong orang yang susah mengontrol rasa lapar serta nafsu makan? Anda terhitung sosok yang normal kok, satu bagian besar orang yang merasakan masalah berat tubuh ialah yang susah mengatur nafsu makan serta rasa lapar. Biasanya sesudah melaksanakan diet, berat tubuh bakal kembali seperti awal mulanya lantaran perut tidak bisa menahan lapar. Bila semula turun dua kilo, kenaikan berat tubuh dapat 2 x lipatnya. Diet ketat ialah tipe diet yang terburuk jika Anda mempunyai masalah susah menahan lapar, Anda mesti coba langkah diet lain supaya berat tubuh terus dapat termonitor serta juga dapat turun. Di bawah ini kami sajikan langkah mengontrol rasa lapar supaya berat tubuh tak selalu naik : 1. Minum air yang cukup Minium air yang cukup sekurang-kurangnya 1-2 liter /hari. Minum air ini dapat dikerjakan sebelum saat makan pagi, siang, atau malam serta diusahakan kira-kira 10-20 menit sebelum saat makan. Lewat cara ini, kita dapat menahan diri untuk mengambil porsi makan berlebihan lantaran telah kenyang terlebih dulu oleh air yang kita minum pada mulanya. Baca : 5 Makanan Diet Alami Untuk Turunkan Berat Badan 2. Minum yogurt Kecuali lantaran memanglah terasa unik, yogurt dapat dibuktikan bisa membuat rasa kenyang yang cukup lama, hal semacam ini lantaran yogurt mempunyai kandungan protein yang membuat berat tubuh kita lebih gampang untuk dikontrol. 3. Dahului makan dengan sup Langkah tersebut dapat dikerjakan sebelum saat mengawali makan hidangan utama, Anda dapat memulai menu makanan dengan mengambil sup serta kuah seperlunya. Panduan supaya tak cepat lapar ini dapat mengurangi jumlah porsi makan menu hidangan utama, sup dengan semua kandungan nutrisi dari sayurnya amat baik untuk badan kita. 4. Minum teh Anda pengagum teh? Langkah tersebut dapat Anda kerjakan dengan lebih teratur lewat cara meminum teh sebelum saat aktitivas makan. Lewat cara ini, badan kita dapat lebih gampang mengontrol rasa lapar serta hasrat nafsu makan. Baca : Mengenal Limpa Bengkak dan Cara Pengobatannya 5. Imbuhkan bawang putih Mengapa bawang? Lantaran menurut riset, bawang bisa menolong menyampaikan sinyal kenyang ke otak hingga porsi makan dapat lebih ditata. Kandungan yang ada pada bawang putih dapat juga menolong pembakaran kalori dalam badan. 6. Janganlah takut makan pedas Tahukah anda bila makan pedas itu bisa membakar kalori berlebihan? Makanan pedas biasanya memiliki kandungan kapsaisin, vitamin A, serta C serta juga betakaroten. Panduan juga, bila kepedesan, minum air itu tak kurangi rasa pedas, bila ingin cobalah minum susu. 7. Cukupi keperluan makanan Nah panduan supaya tak cepat lapar yang satu ini cukup banyak nih yang terjerat dengan cara tak sadar, kita selau memikirkan bila menangguhkan jam makan akan membuat kita terasa kenyang lebih lama. Walau sebenarnya, dengan kita tunda jam makan, mungkin saja porsi makan saat kelaparan nati akan lebih membengkak lho. Nah paling akhir, panduan supaya tak cepat lapar dengan cara umum itu yakinkan kita senantiasa meluangkan waktu untuk berolahraga teratur sekurang-kurangnya 30-45 menit /hari. Keuntungannya yaitu tubuh kita dapat lebih sehat, kalori badan terbakar, serta yang pasti olahraga dapat membuat Anda kenyang lebih lama serta tak cepat lapar.
19-06-2014 00:35
Bekerja itu merupakan aktivitas yang menyehatkan baik untuk fisik maupun psikis sekaligus dapat menjadi sumber penghasilan. Oleh karena itu, tidaklah sulit bila ada yang berpendapat bahwa orang yang sehat jiwanya adalah orang yang mampu bekerja dengan baik. Pada usia lanjut, bekerja dapat memelihara fungsi otak agar tak mudah lupa, sedangkan pada orang dewasa bekerja akan menjaga rasa percaya diri. Bekerja sebaiknya tak lebih dari 8 jam dalam sehari atau 40 jam seminggu. Sewaktu-waktu boleh bekerja lembur, terutama bila di kantor sedang sibuk. Bekerja terus-menerus selama 30 jam sangat berbahaya untuk jiwa karena yang bersangkutan mengalami kelelahan yang parah, baik fisik maupun mental. Kondisi dapat memburuk bila juga meminum minuman yang mengandung kafein. Kafein dapat memicu kerja sistem kardiovaskuler termasuk jantung. Baca juga : Obesitas Bisa Merusak Kesehatan dan Penampilan Ketika seseorang bekerja keras/lembur di atas batas kemampuan, awalnya tubuh akan menyesuaikan diri dengan memacu seluruh cadangan energi, baik fisik maupun mental sehingga semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik. Prestasi serta produktivitas kerja meningkat sangat mengagumkan. Akan tetapi, setelah beberapa bulan berlangsung semua cadangan energi habis terpakai sehingga akhirnya yang bersangkutan dapat mengalami exhausted atau kelelahan kerja dan itulah yang disebut sebagai burn out. Apa itu burn out? Kata burn out sangat populer di dunia kerja dan kadang sulit dibedakan dengan stres di tempat kerja. Pada abad ini,burn out banyak ditemukan pada karyawan wanita dengan usia sebelum usia 30 tahun. Gejala-gejala burn out yang sering ditemukan antara lain : Exhaustion yaitu perasaan lelah dan letih pada hampir setiap waktu, baik secara emosi, mental maupun fisik. Kehilangan motivasi atau antusias terhadap semua kegiatan, termasuk untuk kerja, sulit bangun pagi hari untuk memulai kerja. Berkembang frustasi, sinis, dan emosi negatif lainnya, biasanya yang bersangkutan cenderung bersikap sinis, selalu berpikiran negatif pada orang ilaini. Masalah kognitif berupa kesulitan konsentrasi dan memusatkan perhatian serta mengalami keseulitan memecahkan masalah atau mengambil keputusan (fight atau flight). Menimbulkan masalah dalam hubungan interpersonal baik di tempat kerja maupun rumah; lebih banyak konflik seperti melakukan perdebatan atau pertengkaran dan sebaliknya lebih menarik diri untuk berbicara dengan teman kerja satu tim atau dengan anggota keluarga. Tak peduli terhadap keadaan dirinya, misalnya dengan banyak merokok, minum suplemen yang mengandung stimulan, banyak makan junk food atau sebaliknya kurang makan dan tak cukup istirahat atau tidur. Mengobati diri sendiri dengan mengonsumsi obat tidur atau minum alkohol berlebih, minum kopi untuk meningkatkan energi pada pagi hari. Preokupasi terhadap kerja terutama ketika tidak bekerja. Akhirnya, kualitas hidup dan rasa puas akan menurun secara drastis. Setelah burn out berlangsung cukup lama, yang bersangkutan dapat mengalami berbagai penyakit fisik seperti gangguan pencernaan, serangan jantung sampai kematian mendadak, depresi yang disertai ide bunuh diri, dan obesitas. Angka bunuh diri akibat burn out banyak ditemukan di Jepang yang masyarakatnya terkenal gila kerja atau workaholic. Baca juga : Begadang Pengaruhi Sistem Endokrin dan Kardiovaskular Jika mulai merasakan keluhan-keluhan seperti tadi, berarti Anda mengalami burn out. Yang perlu Anda lakukan adalah segera ambil cuti untuk beristirahat. Mulailah dengan melakukan aktivitas yang Anda inginkan yang selama ini tidak sempat dilakukan seperti mendengarkan musik yang membuat relaks dan nyaman. Tinggalkan, sekali lagi tinggalkan semua pikiran tentang pekerjaan selama Anda istirahat. Meditasi akan membuat Anda menjadi lebih relaks dan tenang atau membaca buku atau mengunjungi keluarga/kerabat untuk bersilaturahmi atau buatlah sesuatu yang benar-benar dapat membuat Anda relaks. Sediakanlah waktu untuk itu. Temukan sesuatu di luar sana untuk melakukan aktivitas atau hobi. Semua komunikasi yang dapat mencetuskan stres dalam pekerjaan, tinggalkan. Sediakan waktu untuk kegiatan bersama keluarga, liburan, atau aktivitas sosial. Bukalah telepon atau e-mail (surat elektronik) Anda setelah makan malam. Bila dengan cara tersebut tadi belum juga membantu, segera hubungi psikiater untuk konsultasi lebih lanjut.
25-05-2014 21:56
Aktivitas pasti akan lancar jika semua anggota tubuh kita sehat. Khususnya yang sifatnya menopang dan menyeimbangkan tubuh seperti kepala. Kepala merupakan bagian penting tubuh karena di sana terdapat otak yang merupakan penerjemah dari semua rangsangan yang diterima saraf. Otak juga yang menjadi pusat keimbangan dan pusat berpikir. Jadi, ketika kepala kita sakit otomatis kita tidak akan bisa berpikir dengan baik, dengan tenang, dan pekerjaan atau aktivitas pasti akan terganggu. Gangguan kesehatan yang sering menyerang bagian kepala adalah pusing. Mulai dari pusing sebelah atu yang dikenal dengan migraine, hingga pusing seluruh bagian yang membuat kita merasakan semua yang ada di sekitar berputar. Bukan hanya pening dan pusing saja, kita juga akan merasa tubuh tidak seimbang. Baca juga : Pengobatan Alternatif Penyakit Anemia Pusing seluruh bagian kepala tersebut biasa disebut dengan vertigo. Jika vertigo sudah datang, kita tidak dapat berdiri dengan baik lagi karena tubuh hilang keseimbangannya. Menurut orang tua jaman dulu, vertigo adalah penyakit pusing tujuh keliling. Mengenai hal tersebut, secara medis, vertigo merupakan penyakit yang menyerang tonusvestibular dan membuatnya hilang keseimbangan. Hal ini disebabkan karena kerusakan yang terjadi pada labirin serta saraf vestibular yang kemudian menyebabkan perifer hilang. Vertigo yang sakitnya luar biasa ini memang merupakan penyakit. Namun, vertigo juga bisa menjadi indikasi bagi gejala adanya penyakit lain. Kurang lebih, sepuluh jenis penyakit mempunyai gejala serangan berupa vertigo. Jadi, ketika vertigo menyerang sebaiknya segera tangani atau periksakan ke dokter, agar jika ada penyakit lain kita bisa tahu lebih dini dan segera melakukan pencegahannya. Untuk penyebab vertigo sendiri, penyakit ini bisa disebabkan karena beberapa faktor. Mulai dari ketergantungan obat-obatan yang sifatnya kimia, adanya kelainan atau gangguan pada bagian telinga, gangguan pada sistem sirkulasi, gangguan pada sistem neurologis, dan adanya pengaruh dari lingkungan. Beberapa ada juga yang disebabkan karena terlalu seringnya migraine dan dibiarkan serta diobati dengan obat yang tidak tepat, mabuk perjalanan, peradangan pada bagian leher, serta adanya bakteri yang menginfeksi bagian telinga yang menyebabkan oksigen ke otak kurang. Begitu vertigo menyerang, biasanya kita akan merasa diri ini seolah melayang tidak menapak di bumi. Tapi, kepala pusingnya bukan main, ditambah lagi dengan mual-mual sampai muntah. Wajah pun pucat berkeringat. Beri\diri akhirnya tidak tegak dan solusinya biasanya dengan tidur. Sebagai salah satu usaha untuk menghindari penyakit ini, ternyata bisa dilakukan dengan menghindari makanan penyebab vertigo tersebut. Makanan peyebab vertigo diantaranya goreng-gorengan, jeroan, makanan manis, penyedap rasa, MSG, telur, daging, seafood, makanan bersantan, petai, jengkol, durian, nangka, es, soda, serta minuman yang beralkohol. Baca juga : Mengenal Gejala Kanker Darah Pada Anak Pada dasarnya, makanan yang harus dihindari agar terhindar dari vertigo hampir sama dengan makanan penyebab penyakit lain yang terhitung berat. Jadi, cara terbaik untuk sehat memang kembali kepada kebiasaan dalam memilih makanan. Makanan yang sehat akan menghindarkan kita dari penyakit-penyakit yang berbahaya. Untuk itu, kita juga bisa mencegah vertigo dengan pencegahan atau pengobatan penyakit berat tersebut. Salah satu pengobatan yang sifatnya menyeluruh dan hampir untuk semua penyakit adalah obat herbal. Obat herbal yang penggunaannya kini dimasukkan ke dalam gaya hidup sehat mampu membuktikan kelayakannya. Obat herbal telah menempuh penelitian para ahli dan kandungannya telah dimanfaatkan. Berbagai macam vitamin hingga antioksidan yang penting bagi kesehatan tubuh telah terbukti terkandung dalam obat herbal tersebut. Hebatnya, obat herbal fungsinya tak hanya mengobati tapi juga menjadi pencegahan sejak dini. Sifat obat herbal dalam mengobati, sifatnya menyeluruh tapi tidak akan merusak bagian yang sehat. Bagian yang sehat tersebut justru dilindungi. Pengobatan dengan obat herbal lebih terjangkau dan tidak akan disertai rasa sakit. Demikian juga untuk efek samping, sampai saat ini tidak ditemukan efek samping obat herbal yang berbahaya terhadap penderitanya. Setelah sembuh, obat herbal tidak akan menjadikan pasien ketergantungan. Beberapa jenis herbal alami untuk obat ternyata didapatkan dari bahan yang awalnya tidak pernah diduga dan jarang dimanfaatkan sebagai obat, seperti mengkudu, kulit manggis, dan daun sirsak.