Waktu Posting : 03-10-2014 01:53 | Dibaca : 2316x
26-01-2016 13:44
Penyakit Kanker kulit merupakan penyakit kanker yang menyerang permukaan kulit dan dapat dialami oleh siapapun tanpa adanya pengecualian baik pria maupun wanita. Apabila sel kanker kulit ini tidak ditangani lebih lanjut, maka akan menyerang organ bagian tubuh yang lainnya. Kanker kulit adalah salah satu penyakit yang semakin lama semakin mengancam dan membahayakan kesehatan setiap manusia. Tercatat ada dua juta kasus kanker kulit yang menyerang manusia disetiap tahunnya. Kulit merupakan pelindung yang berada di bagian terluar tubuh manusia. Kulit berfungsi untuk melindungi tubuh dari bakteri, zat-zat kimia yang berbahaya, dan lain sebagainya. Selain itu kulit juga berfungsi sebagai bagian yang dapat mengatur suhu tubuh manusia. Kulit memiliki peranan penting dalam sistem tubuh manusia, oleh sebab itu apabila Anda terkena penyakit kanker kulit sebaiknya Anda langsung mengunjungi dokter atau para ahli kulit agar Anda dapat langsung mendapatkan penanganan serta pengobatan yang tepat. Baca juga : Pentingnya Menjaga Kesehatan Jantung Gejala Kanker kulit Waspadai apabila Anda memiliki noda atau bercak yang tiba-tiba ada dengan sendirinya di permukaan kulit Anda. Hal itu kemungkinan merupakan gejala awal dari kanker kulit, sebaiknya Anda rutin memeriksakan kulit Anda untuk mencegah kanker kulit sejak dini. Ada beberapa gejala kanker kulit yang dapat Anda kenali sendiri tanpa bantuan para ahli antara lain: - Color (warna) Warna dari noda atau bercak yang tiba-tiba muncul di permukaan kulit Anda akan memiliki warna yang merata dan khas. Dan apabila Anda memiliki bercak atau noda yang tiba-tiba muncul dan memiliki warna yang tidak merata, maka Anda harus segera memeriksakan kulit Anda ke dokter atau para ahli karena bisa jadi itu adalah gejala awal dari kanker kulit. - Diameter (ukuran) Apabila noda atau bercak yang tiba-tiba muncul tersebut memiliki ukuran yang besar mulai dari 4 sampai 6mm maka sebaiknya Anda segera mengecek kondisi kesehatan kulit Anda ke dokter atau para ahli karena kemungkinan besar itu adalah gejala awal dari kanker kulit ini. - Border (batas) Selalu waspadai dan perhatikan bercak atau noda yang muncul pada permukaan kulit Anda. Apabila noda atau bercak tersebut memiliki bentuk yang tidak teratur dan mempunyai batas-batas tertentu, kemungkinan itu adalah gejala awal yang ditimbulkan oleh kanker kulit. Periksakanlah secara rutin kesehatan kulit Anda ke para ahli untuk melakukan tindakan pencegahan. - Asymetry (bentuk asimetris) Bentuk dari noda atau bercak yang tiba-tiba muncul pada permukaan kulit Anda harus diperhatikan. Noda atau bercak yang berbentuk asimetris maupun miring dan tidak beraturan, maka kemungkinan saja itu adalah salah satu gejala awal kanker kulit. - Evolving (perkembangan) Selalu waspadai dan benar-benar perhatikan noda atau bercak yang tiba-tiba muncul dipermukaan kulit Anda, apakah noda atau bercak itu berkembang atau mengalami pertumbuhan? Jika iya, kemungkinan besar itu adalah gejala kanker kulit. Mencegah Kanker Kulit Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan agar dapat mencegah terjadinya penyakit kulit ini, namun sebelum itu Anda harus mengenali penyebab kanker kulit ini dapat menyerang kulit Anda. Banyak para ahli yang berpendapat bahwa hal yang menjadi penyebab utama kanker kulit adalah matahari yang sinarnya memiliki kandungan ultraviolet yang dapat merusak jaringan sel-sel kulit di tubuh. Oleh sebab itu sangat di anjurkan untuk memakai sunblock maupu sunscree untuk melindungi kulit dari terkena sinar matahari langsung. Sinar ultraviolet bukanlah satu-satunya hal yang dapat merusak jaringan sel-sel kulit pada tubuh, penggunaan bahan-bahan kimia yang berlebihan dalam perawatan kulit juga dapat memicu rusaknya jaringan sel-sel pada kulit dan dapat menyebabkan Anda terserang kanker kulit. Beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah kanker kulit adalah sebagai berikut: Menghindari terkena sinar matahari secara langsung Sebisa mungkin hindarilah terkena sinar matahari secara langsung, Anda dapat menggunakan topi atau payung untuk melindungi daripada terkena sinar matahari langsung. Anda juga dapat menggunakan cream yang berfungsi untuk menjaga kulit Anda dari efek buruk sinar matahari secara langsung. Hindari berada diluar ruangan pada jam-jam dimana matahari akan bersinar sangat terik yaitu antara jam 10 pagi sampai jam 4 sore. Menurut para ahli, apabila kulit terkena pancaran sinar matahari langsung dlam jangka waktu yang lama dan terjadi terus menerus, maka akan mengakibatkan kulit mengalami keriputan, mengalami perubahan warna menjadi agak kekuningan, dapat membuat kulit Anda menjadi lebih tipis, menyebabkan kerusakan pada jaringan sel-sel kulit dan dapat memicu terjadinya kanker kulit pada tubuh Anda. Memberi kulit dengan nutrisi yang cukup Berilah selalu nutrisi yang cukup bagi kulit Anda, karena kulit yang tidak sehat seperti kulit kusam serta kering adalah pertAnda bahwa kulit tubuh Anda kekurangan vitamin yang dapat menjaga dan melindungi kulit Anda dari kerusakan yang dapat memicu kanker kulit. Sebaiknya selain menjaga dan melindungi kulit melalui nutrisi dari luar, perhatikan juga asupan pola makan Anda yang juga memiliki pengaruh penting bagi kesehatan kulit tubuh Anda. Perbanyaklah mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin yang baik bagi kulit tubuh Anda seperti vitamin E, dan jangan lupa untuk selalu mengonsumsi sayuran serta buah-buahan yang memiliki banyak manfaat buat kesehatan kulit Anda. Rutin mengenakan sunscreen atau sunblock ketika akan keluar ruangan Apabila Anda diharuskan untuk berada diluar ruangan sementara matahari bersinar dengan terik, pakailah selalu sunscreen atau sunblock untuk melindungi kulit Anda dengan kandungan SPF yang umumnya terdapat pada produk sunscreen. SPF juga memiliki fungsi yang dapat menyerap sinar ultra violet, semakin tinggi kandungan SPF yang terdapat pada sunscreen semakin tingi pula tingkat perlindungannya. Namun apabila Anda berada cukup lama dibawah matahari, pakailah sunscreen sekala berkala setiap 2 jam agar Anda dapat terlindungi dari sinar matahari langsung secara maksimal. Baca juga : Mengenal Lebih Jauh Tentang Terapi Chiropractic Perbanyak berada di tempat teduh Apabila Anda memiliki kepentingan mendesak yang mengharuskan Anda berada di luar ruangan, carilah tempat yang rindang dan teduh untuk berlindung dari pancaran sinar uv yang terik. Sebaiknya Anda memakai pakaian yang tidak terbuka dan cenderung tertutup untuk menghindari dan melindungi kulit tubuh Anda dari sinar matahari. Janganlah sekali-sekali Anda memakai pakaian terbuka seperti celana pendek dan pakaian tipis saat keluar ruangan karena kulit tubuh Anda akan terbakar tanpa Anda sadari apabila terkena sinar matahari langsung. Memakai kacamata Memakai kacamata, apalagi kacamata hitam dapat melindungi kulit pada bagian daerah mata Anda yang memiliki kulit lebih sensitif dan tipis dibandingkan dengan kulit pada bagian tubuh yang lainnya. Dan dengan menutupi mata Anda dengan kacamata hitam dapat membantu Anda untuk menghindari dan mengurangi resiko terjadinya penyakit kanker kulit.
05-10-2018 04:26
Liburan merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu untuk melepas penat setelah melakukan banyak aktivitas yang padat. Berlibur bersama teman-teman memang menyenangkan, namun ada juga yang lebih memilih untuk melakukan perjalanan liburan sendirian (solo traveling) dengan berbagai macam alasan. Dengan melakukan liburan sendirian, maka risiko pun akan semakin besar dan ditanggung sendiri. Biaya yang seharusnya dapat ditekan karena bisa dibagi dengan teman harus ditanggung sendiri hingga risiko keamanan atau hal-hal tidak menyenangkan lainnya. Namun jangan khawatir untuk Anda yang berencana melakukan solo traveling, Anda pun dapat melakukan liburan dengan aman dan seru dengan mengikuti beberapa tips berikut ini : 1. Lakukan seservasi secara online Memesan hotel dadakan setelah sampai di tempat tujuan sangat tidak efektif apalagi saat melakukan solo traveling. Sebaiknya lakukan pemesanan hotel secara online karena lebih mudah dan praktis serta menghindari kejadian jika hotel telah penuh. 2. Selalu waspada saat berkenalan dengan orang baru Agar suasana tidak sepi memang perlu menjalin komunikasi dengan orang-orang baru di sekitar tempat wisata. Senyum saat ada yang menoleh merupakan senjata andalan dan ucapkan sepatah dua patah kata saat mereka mengajak mengobrol. Namun tetap harus berhati-hati dan jangan langsung percaya pada orang yang baru dikenal. 3. Jangan terlalu sering menggunakan earphone Earphone dapat menjadi teman selama perjalanan, namun terlalu sering menggunakan earphone akan menyebabkan tingkat komunikasi dengan orang lain berkurang sehingga Anda tidak mendapat teman baru untuk mengobrol saat melakukan solo traveling. 4. Pelajari budaya lokal Setiap daerah atau negara memiliki budaya yang berbeda. Saat hendak mengunjungi suatu tempat lebih baik pelajari terlebih dahulu, tempat, budaya dan kehidupan sehari-hari masyarakat disana agar dapat memahami kebiasaan penduduk setempat. Bisa juga dengan mempelajari bahasa mereka agar dapat berkomunikasi dengan baik. 5. Lakukan duplikasi dokumen penting Banyak risiko yang dapat terjadi selama perjalanan, untuk mengantisipasi hal-hal buruk yang dapat terjadi maka sebaiknya lakukan duplikasi beberapa dokumen penting seperti paspor, VISA, KTP, tiket pesawat dan hotel.
09-02-2021 14:01
Sering tidur tanpa menggunakan bantal? Hati-hati ya, karena secara medis ada sejumlah bahaya bila tidur tanpa menggunakan bantal. Tidur tanpa bantal bisa mengancam kesehatan. Karena tidur dengan menggunakan bantal merupakan cara beristirahat yang ideal serta disarankan oleh para medis. Hal tersebut dikatakan oleh Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan dan Bedah Kepala Leher, dr.Arina Ikasari Muhtadi Sp. THT-KI yang dikutip dari laman kompas.com. Lebih lanjut lagi menurutnya bahwa menggunakan bantal ketika tidur merupakan suatu keharusan karena bantal bisa memberikan efek yang positif pada tubuh manusia ketika terlelap. Tidur tanpa menggunakan bantal bisa menyebabkan bahaya terutama pada seseorang dengan kondisi tertentu.  Beberapa bahaya bila tidur tanpa menggunakan bantal di antaranya adalah : Sakit leher dan punggung Dilansir darilaman Medical News Today bahwa beberapa orang yang tidur tanpa menggunakan bantal dengan posisi telentang maupun menyamping bisa menyebabkan sakit leher dan punggung. hal tersbeut karena ada tekanan pada leher bila tidur tanpa bantal. Selain itu juga bisa mengganggu kualitas tidur dan memicu sakit tidak hanya pada leher tetapi juga pada punggung. Risiko terkena penyakit refluks Bantal mempunyai berbagai fungsi serta manfaat bagi tubuh dan kesehatan tubuh. Dan salah satu fungsi yang terpenting dari bantal yaitu bisa membantu meninggikan kepala ketika tidur dengan posisi minimal 30 derajat atau seukuran satu bantal. Dr Arina menyebutkan bila orang-orang yang memiliki kebiasaan tidur tanpa bantal jauh lebih berisiko terkena penyakit refluks atau penyakit asam lambung. Ini karena posisi kepala sejajar atau tidak lebih tinggi dari bagian badan ketika tidur. Berbahaya bagi penderita sakit jantung Bantal dianjurkan bagi orang-orang yang menderita sakit jantung atau yang pernah mengalaminya. Dan bahkan sebaiknya orang-orang yang pernah memiliki riwayat jantung sebaiknya menggunakan dua bantal agar jantung lebih mudah bekerja. Oleh karena itu tidur tanpa bantal bisa berbahaya pada kesehatan para penderita penyakit jantung karena membuat jantung bekerja ekstra.  Itulah beberapa bahaya yang bisa terjadi bila tidur tanpa menggunakan bantal sehingga sebaiknya bila anda tidur menggunakan bantal.Â